Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Berita dari Anda

Istri Wali Kota Depok Dukung Orangtua-Remaja Berkomunikasi Efektif

Bagikan:

Hidayatullah.com– Istri Wali Kota Depok Mohammad Idris, Hj Elly Farida, meminta untuk bersinergi dengan semua pihak termasuk Hidayatullah dalam membangun masyarakat.

Demikian disampaikan pada acara pengajian bulanan dan penutupan pengajian jelang Ramadhan. Acara digelar pihak Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, di Kantor Kelurahan Kalimulya baru-baru ini.

Dalam kesempatan itu, diangkat tema “Membangun Sinergitas Orangtua Bersama Remaja Melalui Komunikasi Efektif”.

Bu Wali menyambut baik materi yang diangkat dalam pengajian tersebut. “Karena memang remaja adalah tonggak bangsa di masa yang akan datang,” katanya.

Baca: Din Syamsuddin: RUU Ketahanan Keluarga Penting

Acara dihadiri Bapak Camat dan semua perwakilan Kelurahan se-Kecamatan Cilodong tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan pimpinan majelis taklim se-kecamatan.

Bu Elly juga merupakan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Depok. Acara ini diikuti oleh sekitar 200-an orang peserta. Pengajian ini juga diisi oleh Dr Sabriati Aziz M.PdI selaku Majelis Pertimbangan Pusat Muslimat Hidayatullah.

Dr Sabriati yang juga Presidium Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI), dalam materinya mengajak para orangtua agar mendidik anak sesuai dengan zamannya.

“Olehnya itu orangtua harus memahami psikologi anak remaja saat ini yang sangat beda dengan orangtua di zaman dahulu,” kata Sabriati sebagaimana rilisnya, Kamis (05/03/2020).

Baca: BMOIWI Dukung RUU Ketahanan Keluarga Lindungi dan Kokohkan Bangsa

Ketua Jaringan AILA ini pun menyampaikan sejumlah yang harus diperhatikan oleh para orangtua saat ini.

Pertama, katanya, orangtua harus memperlakukan remaja sebagai sahabat. Dalam hal ini, orangtua bisa bertukar pikiran dan menjadi teman berbagi dengan anak.

“Serta memahami perasaan dan pikiran remaja agar remaja bisa terbuka dan nyaman berinteraksi,” imbuhnya.

Kemudian, tambah Dr Sabriati, orangtua jangan menghakimi anak. “Jauhkan prasangka buruk dan selalu melihat remaja sebagai manusia muda yang sarat dengan potensi yang positif,” imbuhnya.

Kemudian, orangtua harus membuka peluang dan minta remaja untuk memberikan gagasan-gagasan dan pikirannya kepada orangtua.

“Sekali-sekali kenali dunia pergaulan anak. Tahu hobinya apa dan siapa temannya, serta yang lain sebagainya,” imbuhnya.

Baca: Psikolog Ajak Orangtua Budayakan Anak Baca Buku, bukan Gadget

Dr Sabriati menambahkan, orangtua juga harus menguatkan pondasi agama anak remaja, agar mereka mampu memilah dan memilih mana yang baik dan mana yang buruk.

Orangtua juga harus nanyak mendoakan anak. “Karena dengan doa, anak akan dijaga oleh Allah dan terarah baik, serta terhindar dari pengaruh negatif era saat ini,” terangnya berpesan kepada peserta pengajian Selasa (03/03/2020) lalu itu.* (SA)

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

MTs Ibnul Qoyyim Putri Adakan Workshop Administrasi Guru

MTs Ibnul Qoyyim Putri Adakan Workshop Administrasi Guru

“Jangan Kenal Istilah ‘Bad Mood’ dalam Menulis”

“Jangan Kenal Istilah ‘Bad Mood’ dalam Menulis”

Cegah Pemurtadan, Arimatea Perkenalkan Simbol-simbol ‘Kristenisasi’

Cegah Pemurtadan, Arimatea Perkenalkan Simbol-simbol ‘Kristenisasi’

Hapus Tato Digelar di Balikpapan

Hapus Tato Digelar di Balikpapan

Selain Logistik, Pengungsi Gunung Agung Bali juga Dapat Bantuan Spiritual

Selain Logistik, Pengungsi Gunung Agung Bali juga Dapat Bantuan Spiritual

Baca Juga

Berita Lainnya