Rabu, 1 Desember 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Berita dari Anda

Pesan Kemerdekaan dari #IndonesiaTanpaJIL

Bagikan:

Hidayatullah.com– Sabtu (17/08/2019) lalu, akun Instagram @tanpajil milik Komunitas #IndonesiaTanpaJIL (ITJ) menayangkan sebuah gambar tangan yang mengepal dan teracung ke atas. Pada publikasi tersebut tertulis teks bercorak merah-putih: “Indonesia Merdeka, Merdeka Menjadi Indonesia”.

Bersama grafis itu, tercantum semacam seruan untuk merenungi kembali makna kemerdekaan. Beginilah teks yang tertulis:

“Alhamdulillaah, atas berkat rahmat Allah SWT, Republik Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya 74 tahun yang lalu. Untuk ukuran sebuah bangsa, 74 tahun masih relatif singkat. Setiap tahunnya, bangsa Indonesia menghadapi banyak tantangan, dan setiap saatnya juga bangsa ini membuktikan ketangguhannya.

Meskipun telah merdeka sejak 1945, perjalanan sejarah Indonesia tidak ‘lurus-lurus’ saja. Setelah umat beragama merebut kemerdekaan, justru kaum sekuler dan komunis-lah yang terus-menerus berupaya mengklaim kekuasaan. Demi memuluskan ambisinya, mereka bersedia melakukan apa saja, termasuk menumpahkan darah.

Mendekati tiga perempat abad usianya, Indonesia masih belum bebas dari tekanan asing, mulai dari hutang hingga pemikiran. Yang terakhir terbukti lebih gawat, sebab akibatnya lebih fatal. Bangsa Indonesia masih ‘dipaksa’ untuk melihat dirinya sendiri dengan kacamata Barat; masyarakat Jawa melihat sejarahnya dari kacamata Raffles dan Geertz, sekularisme terus dipaksakan, dosa-dosa komunisme hendak dilupakan, agama dinistakan dan sumbangsih umatnya diabaikan, bahkan kini penyimpangan seksual mau dianggap normal, demi mendapatkan penilaian baik dari bangsa-bangsa lain.

Kami, #IndonesiaTanpaJIL, menyambut Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2019 dengan menyeru seluruh elemen bangsa untuk meninggalkan perasaan inferior dan mengenang kembali kepribadian bangsa, yaitu kepribadian yang berdasarkan Pancasila, berakar tunjang dari Ketuhanan Yang Maha Esa. Jangan melupakan sejarah.

74 tahun yang lalu, Indonesia telah merdeka. Kini, saatnya kita merdeka untuk menjadi Indonesia!”

Menurut Koordinator Pusat (Korpus) ITJ, Akmal Sjafril, ITJ masih akan menyampaikan beberapa pesannya tentang kemerdekaan dalam beberapa hari ke depan.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap tanah air yang kami cintai ini. Indonesia bukan hanya harus merdeka, tapi harus benar-benar merdeka menjadi Indonesia,” tandasnya.* (lam/ITJ)

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Mahasiswa Yang Akidahnya Masih Lemah dan Shalat Belum Konsisten Jangan Belajar Filsafat

Mahasiswa Yang Akidahnya Masih Lemah dan Shalat Belum Konsisten Jangan Belajar Filsafat

Pesantren Darunnajah Kerjasama dengan  IIUI Pakistan

Pesantren Darunnajah Kerjasama dengan IIUI Pakistan

Pemblokiran Situs Islam Dinilai Ancaman Kebebasan Berpendapat

Pemblokiran Situs Islam Dinilai Ancaman Kebebasan Berpendapat

Adara Relief: Cukup Menjadi Manusia untuk Membantu Palestina

Adara Relief: Cukup Menjadi Manusia untuk Membantu Palestina

Aksi Damai, Ormas Islam se-Kalbar Desak Ahok Diproses Hukum

Aksi Damai, Ormas Islam se-Kalbar Desak Ahok Diproses Hukum

Baca Juga

Berita Lainnya