Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Berita dari Anda

Tiga Sukses bagi Kader Dakwah

skr/hidayatullah.com
Peluncuran Gerakan Nawafil Hidayatullah pada penutupan Silatnas di Masjid Ar-Riyadh, Gunung Tembak, Balikpapan, Kaltim, Ahad (25/11/2018) siang.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pergantian waktu bagi seorang Muslim harus dimaknai sebagai upaya perbaikan diri menjadi lebih baik. Apalagi jika ia kader dakwah yang sehari-harinya disibukkan dengan berbagai urusan keumatan.

Pesan itu disampaikan oleh Hamzah Akbar, Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan di Hall Room kantor WKP Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur, baru-baru ini.

Menurut Hamzah, setidaknya ada tiga sukses yang harus diaplikasikan dalam keseharian kader dakwah. Yaitu, sukses organisasi, sukses ilmu, dan sukses keluarga.

Sukses organisasi, lanjut Hamzah, berarti menjalankan amanah keumatan secara optimal. Bahwa setiap waktu ia disibukkan dengan maslahat orang banyak.

“Sukses menandakan kerja organisasi yang ditunaikan itu bukan asal kerja. Ia harus termenej rapi dan tuntas,” ucap Hamzah memotivasi, Senin (07/01/2019).

Sukses kedua adalah sukses ilmu. Artinya, lanjut Hamzah, kader dakwah selayaknya senantiasa mengerjakan amanahnya dengan bekal ilmu yang cukup.

“Sehingga tidak ada alasan karena sibuk bertugas jadi tidak punya waktu membaca dan mengembangkan dirinya lagi,” jelas ustadz yang pernah diamanahi pengurus DPP Hidayatullah itu.

Adapun sukses ketiga berkait dengan keluarga sebagai lingkup terkecil dalam mengaplikasikan peradaban Islam.

Disebut Hamzah, bagi sebagian orang, keluarga tak jarang menjadi titik lemah yang kurang mendapat perhatian dikarenakan kesibukan aktivitas di luar rumah.

Olehnya, di hadapan para fungsionaris Yayasan Hidayatullah Balikpapan, Hamzah menegaskan agar tidak melalaikan sukses keluarga.

“Bagaimanapun keluarga menjadi tempat kembali dari semua urusan di luar. Ia menyatu dan terintegrasi dengan semua sukses lainnya,” lanjut Hamzah.

Terakhir, Hamzah mengingatkan bahwa semua pekerjaan yang dilakoni adalah amanah umat.

“Karena amanah, jadi tidak boleh cepat puas diri. Ini langkah awal untuk amanah yang lebih besar nantinya,” pungkas Hamzah semangat.* Kiriman Masykur, PENA Kaltim

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pengurus Baru KAMMI Komisariat Ngurah Rai  Dilantik

Pengurus Baru KAMMI Komisariat Ngurah Rai Dilantik

STIS Hidayatullah Tugaskan 42 Dai Muda Terjun di Daerah

STIS Hidayatullah Tugaskan 42 Dai Muda Terjun di Daerah

ACN: Mari Bersama Jadikan Feminisme Tidak Laku

ACN: Mari Bersama Jadikan Feminisme Tidak Laku

PPI Yaman Gelar Mubes ke 15, Tunjuk PPI Hadhramaut yang Baru

PPI Yaman Gelar Mubes ke 15, Tunjuk PPI Hadhramaut yang Baru

Program Kaderisasi Ulama untuk Peradaban Islam

Program Kaderisasi Ulama untuk Peradaban Islam

Baca Juga

Berita Lainnya