Jum'at, 9 Juli 2021 / 30 Zulqa'dah 1442 H

Berita dari Anda

Menag dan Dubes Saudi Lepas Calon Mahasiswa Universitas Islam Madinah di Jakarta

Duta Besar Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi dan Menag Lukman Hakim Saefuddin, dalam pengarahan dan pelepasan 325 calon mahasiswa Indonesia yang diterima di Universitas Islam Madinah (UIM)
Bagikan:

Hidayatullah.com— Duta Besar Kerajaan Arab Saudi (KSA) untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi dan Menteri Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Saifuddin, hari Senin, 02 Oktober 2017 melakukan pengarahan dan pelepasan 325 calon mahasiswa Indonesia yang diterima di Universitas Islam Madinah (UIM).

“Kalian akan berkumpul bersama saudara-saudara Muslim dari 60 negara, dari Asia, Afrika, Eropa dan seluruh dunia,” Duta Besar Saudi

Pembekalan yang diadakan di Masjid Agung At-Tin Taman Mini Indonesia Indah Jakarta ini, Duta Besar Arab Saudi juga meminta penerima beasiswa untuk serius menuntut ilmu, tidak terlibat dalam kegiatan-kegiatan politik.

“Maka aku berwasiat untuk kalian,” lanjut Osama, “untuk berfokus mencari ilmu yang bermanfaat, jangan lelahkan diri kalian untuk mencari selain ilmu, menelisik politik dan hal-hal yang membuat fokus kalian terbagi. Carilah ilmu, dan nikmatilah kota dimana Nabi kalian hidup. Nikmatilah saat-saat dimana kalian bisa amat sangat dekat dengan tanah dimana Rasulullah berpijak,” ujarnya.

Baca: Silaturahim Nasional Alumni Universitas Islam Madinah di Jakarta …

Sementara itu Menteri Agama (Menag)  Lukman Hakim Saifuddin meminta calon mahasiswa  melakukan hal terbaik dan tidak menghilangkan identitas Indonesia.

“Jangan kita lepaskan keindonesiaan kita. Kita adalah interpretasi bangsa kita di hadapan warga dunia di Saudi sana. Pun ketika pulang nanti, kita akan menghadapi sebuah bangsa yang religius, bangsa yang tidak bisa lepas dari nilai-nilai agama,” ujarnya Lukman.

Para pelajar penerima beasiswa di Universitas Islam Madinah (UIM). Foto: ISTIMEWA

“Tebarkanlah nilai agama yang membumikan kedamaian. Yakni nilai nilai moderatnya Islam yang agung dan luhur, mencerahkan dan tidak mudah menyalah-nyalahkan,” tambahnya.

Baca: Deputi Menteri Kerajaan Arab Saudi Sepakat Usung Dakwah Washatiyyah

Sementara itu, Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta Syaikh Sa’d An Namasy meminta para pelajar ikhlas dalam menerjunkan diri dalam dunia ilmu.

“Adalah niat tulus dan ikhlas, sebagai asas segala jalan untuk menuntut ilmu,” ujar Syeikh Sa’d An Namasy.

“Bentuk aplikasi terbaik dari ilmu adalah dekatnya engkau, berakhlaqnya engkau dan bersungguh-sungguhnya engkau berinteraksi dengan Al-Quran. Sebagaimana Rasulullah tersifati oleh lisan Sitis Aisyah, bahwa beliau adalah Al Quran yang berjalan,” tambahnya.*/Edgarhamas, Imam Khairul Anas Imam

 

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Peneliti ISA: Peduli Baitul Maqdis Bukti Iman Menyala

Peneliti ISA: Peduli Baitul Maqdis Bukti Iman Menyala

Unida Kumpulkan Jurnalis Alumni Pondok Darussalam Gontor

Unida Kumpulkan Jurnalis Alumni Pondok Darussalam Gontor

Pemerintah, Kadin, dan MUI di Kota Bandung Jalin Program Ekonomi Berbasis Masjid

Pemerintah, Kadin, dan MUI di Kota Bandung Jalin Program Ekonomi Berbasis Masjid

MIUMI Gelar Bedah Buku Akidah Ahlus Sunnah

MIUMI Gelar Bedah Buku Akidah Ahlus Sunnah

Sabtu Besok, Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Bahas Peran Muslimah dalam Peradaban Islam

Sabtu Besok, Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Bahas Peran Muslimah dalam Peradaban Islam

Baca Juga

Berita Lainnya