Rabu, 29 September 2021 / 21 Safar 1443 H

Berita dari Anda

PIMPIN-INSISTS Kembali Gelar Bandung Berfilsafat 2

Bagikan:

Hidayatullah.com–Institut Pemikiran dan Pembangunan Insan (PIMPIN) Bandung bekerjasama dengan Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) Jakarta akan kembali menggelar program “Bandung Berfilsafat 2 (BB2) Lectures and Conversations on Western Philosophy and Islamic Philosophy.”

Program yang mengambil taglineLet Everyone Think” ini akan dilaksanakan pada tanggal 24-26 Februari 2017, bertempat di Dbest Hotel Sofia Dago Bandung.

Seri kuliah umum yang mengulas berbagai pemikiran filsafat ini akan menghadirkan dua intelektual Muslim terkemuka Dr. Syamsuddin Arif (speaker) dan Adian Husaini, PhD (interlocutor).

Bandung Berfilsafat pertama kali pernah digelar pada April 2016 silam.

Program ini digagas untuk menepis bahwa filsafat selalu identik dengan Barat dan bertentangan dengan agama, sehingga sebagian umat Islam ada yang mengharamkan pemikiran filsafat.

“Filsafat itu tentang mengetahui yang baik dan yang benar, tentang mengenal diri dan Ilahi. Belajar filsafat akan membuat kita semakin bijak dan dewasa memaknai kehidupan, memahami kebenaran dan mengobati keraguan,” ujar Dr. Syamsuddin Arif.

Dengan demikian, filsafat tidak bertentangan dengan agama, bahkan sejalan dengan Islam, sepanjang pemikiran filsafat itu dilandasi oleh worldview Islam yang benar.

Itu sebabnya, di masa lalu banyak ulama besar Islam dikenal sebagai filosof yang ulung juga.

Filsafat juga tidak melulu identik dengan Barat.

“Filsafat itu bukan monopoli bangsa atau agama tertentu. Filsafat kita temukan di Barat maupun di Timur. Ada filsafat Yunani, filsafat India, filsafat Cina, filsafat Kristen, dan -tentunya- filsafat Islam,” ujar Direktur Eksekutif INSISTS ini.

Perihal pelaksanaan program ini di hotel, ketua panitia kegiatan ini, Dr. Wendi Zarman menjelaskan bahwa PIMPIN dan INSISTS ingin agar ilmu pengetahuan, terutama ilmu keislaman, diletakkan di tempat terhormat.

“Kami ingin orang-orang menghargai ilmu dan mendiskusikannya di tempat terbaik. Jika mereka bersedia menghabiskan biaya jutaan rupiah untuk berekreasi, mengapa mereka tidak bersedia melakukan hal itu untuk memperoleh pencerahan?”

Di samping itu, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini mengharuskan peserta selama berjam-jam menyimakmateriyang cukup berat. Jika tempatnya kurang nyaman dan kondusif, peserta akan cepat lelah dan mudah kehilangan fokus.

“Di dalam meting room hotel yang nyaman dan sejuk, materi yang berat menjadi lebih mudah dipahami. Kami sudah buktikan hal itu di Bandung Berfilsafat pertama. Dari pagi hingga sore hampir semua peserta antusias mengikuti seluruh materi, padahal di antara mereka ada ibu rumah tangga dan pensiunan di atas enam puluh tahun,”ujar Direktur Pimpin ini.

BB2 ini terbuka untuk umum dan tidak mesti telah mengikuti program sebelumnya. Menurut rencana BB2akan mengupas pemikiran filsafat Islam mengenai Tuhan, agama, manusia, alam, politik, dan pendidikan serta membandingkannya dengan pemikiran filsafat Barat. Bagi yang berminat mengikuti seri kuliah ini dapat menghubungi no. 0819-0699-5910 atau 0896-0294-3418./kiriman PIMPIN (Bandung)

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

PPI Yaman Peringati Hari Pahlawan dan Tahun Baru Hijriyah

PPI Yaman Peringati Hari Pahlawan dan Tahun Baru Hijriyah

Kajian Bulanan PIMPIN: Soal Bela Negara, Muslim Nasionalis yang Tidak Sempit

Kajian Bulanan PIMPIN: Soal Bela Negara, Muslim Nasionalis yang Tidak Sempit

Tiga Rahasia Kehebatan Sahabat Nabi Menurut Pakar Tafsir Al-Qur’an

Tiga Rahasia Kehebatan Sahabat Nabi Menurut Pakar Tafsir Al-Qur’an

Mahasiswa Baru UIM Dingatkan Penghalang dalam Menuntut Ilmu

Mahasiswa Baru UIM Dingatkan Penghalang dalam Menuntut Ilmu

Hapus Tato Gratis di Bontang Diikuti 300 Orang

Hapus Tato Gratis di Bontang Diikuti 300 Orang

Baca Juga

Berita Lainnya