Belajar ‘Jurnalisme Syariah’ di Negara Sudan

Jurnalisme syariah adalah jurnalisme yang sesuai Islam, menyiarkan berita baik, tidak menyiarkan fitnah atau aib

Belajar ‘Jurnalisme Syariah’ di Negara Sudan
Peserta pelatihan berfoto di Jam’iyyah Al-Quran Al-Karim Conference Hall, Khartoum

Terkait

Hidayatullah.com–Kedutaan Besar Republik Indonesia di Khartoum bekerja sama dengan Persatuan Jurnalis Sudan (Sudanese Journalists’ Union), pada hari Jum’at tanggal 29 April 2016, telah menyelenggarakan pelatihan sehari jurnalistik bagi para mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Republik Sudan.

Pelatihan yang mengambil tema “Peningkatan Promosi Indonesia melalui Media Massa Sudan serta Peningkatan Keterampilan Mahasiswa Indonesia dalam Pembuatan Berita Jurnalistik”, bertempat di Jam’iyyah Al-Quran Al-Karim Conference Hall, Khartoum, dibuka langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Sudan merangkap Negara Eritrea, Burhanuddin Badruzzaman.

Training diisi para nara sumber dari Persatuan Jurnalis Sudan, yaitu Mrs. Fatimah Mohammad Osman dan Mr. Al-Teeb Ahmad Al-Thair dan diikuti oleh sekitar 60 mahasiswa Indonesia yang berasal dari berbagai universitas di Sudan.

Dalam pembukaanya Bapak Duta Besar menyampaikan “Jurnalisme syariah adalah jurnalisme yang sesuai dengan prinsip-prinsip keagamaaan yang kita anut, yaitu menyiarkan berita baik saudara kita serta tidak menyiarkan fitnah atau aib saudara kita”.

“Upaya jurnalisme ini menjadi tantangan tersendiri bagi kita semua, dalam rangka meningkatkan hubungan persaudaraan di antara negara-negara bersahabat, dikala prinsip utama jurnalisme saat ini selalu mengacu kepada ‘bad news it’s a good news’” tambah Duta Besar Burhanuddin Badruzzaman.

Pelatihan jurnalistik ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan arus informasi dan hubungan people to people contact antara Indonesia dan Sudan.

Keberadaan mahasiswa Indonesia di Sudan merupakan suatu aset yang sangat strategis dan berharga, yang perlu terus dikembangkan peran serta dan kontribusinya bagi proses peningkatan arus informasi dan hubungan people to people contact antara kedua negara.

Jurnalisme Islami Harus Kedepankan Proses Tabayun

Antara Iman dan Jurnalisme

Dengan pelatihan ini, kedepannya diharapkan bahwa Mahasiswa Indonesia di Sudan dapat ikut membantu menyampaikan berbagai informasi dan pemikiran yang positif bagi kemajuan masyarakat di kedua negara, baik di Indonesia maupun di Sudan, melalui karya-karya jurnalistik yang baik.

Sampai dengan April 2016, Jumlah Mahasiswa Indonesia di Sudan telah mencapai jumlah 626 orang, dimana sebagian besar di antara mereka tengah menempuh pendidikan S1, S2 atau S3 di bidang Bahasa Arab, Pendidikan Islam, Hukum Islam, Tafsir, dan Hadist pada sejumlah Universitas ternama di Sudan seperti di Universitas Internasional Afrika, Institut Bahasa Arab Khartoum Internasional, Universitas Omdurman, Universitas Al-Quran Al-Karim, Universitas Bukhtu Rudha, dan Universitas Gezira.*/kiriman Djumara Supriyadi (Khartoum)

Rep: Admin Hidcom

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !