Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Berita dari Anda

Pesat, Forum Sastra Bentukan Pemuda Persis

ali muhtadin
Hilman Indrawan (berdasi) memegang karyanya "Buku Tauhid Hasan".
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pimpinan Pusat Pemuda Persatuan Islam (Persis) melebarkan sayap dakwahnya ke dunia sastra, dengan membentuk Forum Sastra di bawah Lembaga Turats dan Pemikiran Islam PP Pemuda Persis.

Forum yang dinamai Pesantren Sastra (Pesat) ini di koordinatori oleh Hilman Indrawan. Ia salah satu kader yang baru saja menerbitkan buku antologi cerpen berjudul Buku Tauhid Hasan.

Di gedung PP Persis, Bandung, Jawa Barat, Ketua Umum PP Pemuda Persis, Eka Permana, menyampaikan pentingnya mengembangkan potensi dakwah yang lebih variatif dan komunikatif.

“Urgensi dari forum sastra ini adalah untuk memfasilitasi para remaja yang mencintai sastra, terutama di kalangan Pemuda Persatuan Islam. Terlebih kita memanfaatkan potensi dakwah yang lebih variatif dan komunikatif,” ujarnya saat ditemui penulis.

Selain itu, Eka juga menegaskan bahwa dakwah bil kitaabah (dengan tulisan) juga tak kalah pentingnya dari dakwah bil lisan (dengan ucapan).

“Dakwah bil kitaabah termasuk dakwah yang cukup lama atsar (pengaruh)-nya dibandingkan dengan dakwah bil lisan. Sehingga dengan kitaabah itu bisa membentuk potensi manusia sebagai makhluk yang naathiq (berfikir),” tambahnya.

Logo Forum Sastra Pesat.

Logo Forum Sastra Pesat.

Jihad Lewat Pena

Sementara itu, Ginanjar Nugraha, Ketua Lembaga Turats dan Pemikiran Islam tersebut, juga memberikan komentar terkait Pesat.

“Salah satu bentuk perjuangan jihad yang jarang tersentuh adalah jalan pena sastra. Termasuk kalangan asatidz Persatuan Islam. Padahal sebetulnya pesan-pesan al-Qur’an, banyak menggunakan bahasa sastrawi, sebagai media penyampaian dakwah,” ujarnya.

Di sisi yang lain, tambahnya, kondisi faktual dunia sastra, masih didominasi oleh sastra kiri sosialis dan kanan liberal. Ironisnya, genre sastra Islami masih berada di pinggiran, belum jadi pilihan di negeri dengan Muslim terbesar se-dunia ini.

“Di sinilah arti penting pembentukan inisiasi Forum Sastra Pemuda Persis,” ujarnya.

Pesat beranggotakan santri dan alumni Pesantren Persis dari beberapa daerah di Jawa Barat, bahkan dari Bangil.*/ Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muh. Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Berlomba dengan  Gereja, Relawan Masjid Bangun TK Al-Aqsha di Merapi

Berlomba dengan Gereja, Relawan Masjid Bangun TK Al-Aqsha di Merapi

Hakim Kasasi Saudi Ajak Pemuda Aceh Tekuni Ilmu untuk Kebangkitan Islam

Hakim Kasasi Saudi Ajak Pemuda Aceh Tekuni Ilmu untuk Kebangkitan Islam

Kisah Psikolog Jadi Relawan Bantu Pengungsi Palu di Balikpapan

Kisah Psikolog Jadi Relawan Bantu Pengungsi Palu di Balikpapan

Muslim Aid Bantu Atasi Kekeringan Desa Wangandawa dengan Sarana Irigasi

Muslim Aid Bantu Atasi Kekeringan Desa Wangandawa dengan Sarana Irigasi

Tersekulerkannya Pemikiran Jadi Pintu Masuk Pro-LGBT

Tersekulerkannya Pemikiran Jadi Pintu Masuk Pro-LGBT

Baca Juga

Berita Lainnya