Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Berita dari Anda

BNN Balikpapan: Narkoba Lebih Berbahaya dari Teroris

Bagikan:

Hidayatullah.com–Status Indonesia khususnya Kalimantan Timur (Kaltim) dalam kondisi darurat narkoba. Sebab benda haram ini sudah masuk ke setiap lini kehidupan masyarakat, bahkan kalangan pesantren.

Demikian dikatakan Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan, dr Agus Iriansyah di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kaltim, Rabu (06/04/2016).

“Narkoba ini lebih berbahaya daripada teroris,” ujar Agus saat ditemui kontributor hidayatullah.com di sela-sela acara kunjungannya itu.

Oleh karena itu, lanjutnya, BNN Balikpapan tidak henti-hentinya melakukan langkah pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.

Ia mengatakan, dalam lingkup Kaltim, Balikpapan merupakan kota dengan pengguna narkoba terbanyak kedua setelah ibukota Samarinda.

Jumlah pengguna narkoba di Balikpapan itulah, kata dia, yang memberi kontribusi Kaltim pada tahun lalu menduduki peringkat ketiga nasional terbanyak pengguna narkobanya.

Bahkan pada tahun ini, ungkapnya dengan nada rendah, Kaltim sudah menduduki peringkat kedua terbesar setelah Jakarta.

“Satu hal yang ingin saya tekankan, zaman saat ini (sudah) tidak ada yang namanya pelosok maupun kota, semua sama. Semenjak ada internet dan smartphone, dunia saat ini tidak ada sekat lagi,” pesannya.

Jadi, didukung teknologi itu, menurutnya, kejahatan khususnya penyalahgunaan narkoba, sangat mudah menjangkau siapapun tanpa pandang tempat.*/Rizky Kurnia Sah

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Hasil Audit Keuangan BMH, Wajar Tanpa Pengecualian

Hasil Audit Keuangan BMH, Wajar Tanpa Pengecualian

KJRI Jeddah Buka Pekan Ilmiah dan Olahraga di Universitas Madinah 1435

KJRI Jeddah Buka Pekan Ilmiah dan Olahraga di Universitas Madinah 1435

Pelatihan Wirausaha Muslim

Pelatihan Wirausaha Muslim

UNS Jadi Tuan Rumah Rapimnas III FSLDK Indonesia

UNS Jadi Tuan Rumah Rapimnas III FSLDK Indonesia

Maroko kembali Lahirkan Doktor Maqhasid Syariah

Maroko kembali Lahirkan Doktor Maqhasid Syariah

Baca Juga

Berita Lainnya