Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Berita dari Anda

Muhammadiyah Jerman Raya Bentuk Kepengurusan Baru

muhammadiyah.or.id
Musyawarah Cabang Istimewa (Musycabis) Cabang Muhammadiyah Istimewa (PCIM) Jerman Raya
Bagikan:

Hidayatullah.com—Bertempat di Masjid Indonesia Frankfurt hari Ahad 6 Desember 2015. Pimpinan Cabang Muhammadiyah Istimewa (PCIM) Jerman Raya menyelenggarakan Musyawarah Cabang Istimewa (Musycabis) dengan dihadiri sekitar hampir 20 peserta.

Musycabis ini mempunyai agenda utama memilih pengurus baru serta menyusun program kerja satu periode kedepan, 2015-2017.

Acara ini dimulai pada jam 10.45 waktu Jerman dengan acara pembukaan, tilawatil Quran oleh Khanif Rifqi, prakata panitia lokal oleh Mudzakir dan sambutan PCIM Jerman Raya oleh Ridho Al-Hamdi. Adapun pembawa acara ini adalah Hamzah Hasyim.

Dalam sambutannya, Ridho mengatakan beberapa hal penting tetang keberadaan Muhammadiyah di Jerman Raya ini. Pertama, mensyiarkan ajaran Islam di Eropa di tengah image Islam sedang buruk di mata Barat.

“Kedua, kita melakukan rekruitmen warga dan simpatisan Indonesia yang berafiliasi ke Muhammadiyah serta orang lokal Jerman untuk bergabung dengan persyarikatan,” ujarnya dikutip muhammadiyah.or.id.

Dalam Musycab tersebut, terpilih Ketua PCIM Jerman Raya yaitu Ridho Al-Hamdi, mahasiswa doktor bidang ilmu politik di TU Dortmund yang berinisiatif untuk ‘menghidupkan’ kembali PCIM Jerman Raya.

Dalam acara itu terpilih juga sekretaris, bendahara, koordinator bidang sosial budaya dan seni, bidang kajian dan dakwah Islam, serta bidang IT dan publikasi.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Syiah dalam Sorotan

Syiah dalam Sorotan

Koordinator TPQ Solo Datangkan Kak Bimo dan Kak Wuntat

Koordinator TPQ Solo Datangkan Kak Bimo dan Kak Wuntat

Muslim at-Thahiry Kembali Tepilih jadi Ketua Tanfidhi FPI Aceh

Muslim at-Thahiry Kembali Tepilih jadi Ketua Tanfidhi FPI Aceh

Bubes RI Ajak Pengusaha Peshawar Berbisnis dengan Indonesia

Bubes RI Ajak Pengusaha Peshawar Berbisnis dengan Indonesia

Membuang Tradisi Berpikir Filosofis akan Jadi Konsumen Pemikiran Barat

Membuang Tradisi Berpikir Filosofis akan Jadi Konsumen Pemikiran Barat

Baca Juga

Berita Lainnya