Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Berita dari Anda

Banjir Masih Terjadi, KSDA Kembali Serahkan Bantuan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Banjir yang terjadi di beberapa Kabupaten di Aceh sejak akhir tahun 2014 lalu masih terjadi hingga saat ini. Hari Rabu (31/12/2014) lalu Komunitas Solidaritas Dhuafa Aceh (KSDA) kembali menyerahkan bantuan kepada korban banjir di tiga Desa Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara.

Sebelumnya KSDA juga sudah menyerahkan bantuan kepada korban banjir Aceh Utara pada 25 Desember lalu.

KSDA menyerahkan bantuan ke tiga titik banjir sekaligus, yaitu ke Desa Cot Mane, Desa Anoe Timur, dan ke Pesantren Nurul Huda di Alu Puteh.

Perjalanan pertama KSDA saat menyerahkan bantuan dimulai dari Desa Cot Mane, sampai sekarang masih ada 93 Kelapa Keluarga (KK) yang mengungsi di Desa Cot Mane. Kondisi makanan di pengungsian Desa Cot Mane tampak memprihatinkan, penduduk yang mengungsi hanya menyantap menu ikan asin dan tumis kol seadanya. Warga yang mengungsi juga sudah mulai mengeluh sakit, 300 orang warga Desa Cot Mane menderita gatal-gatal, 100 orang menderita demam, dan 30 orang mengeluh sakit mata. Warga mengaku belum mendapatkan bantuan kesehatan dari pihak manapun.

Kunjungan kedua KSDA ke Desa Alu Anoe Timu. Perjalanan ke Desa Alu Anoe Timu tergolong ekstrim karena harus menggunakan sampan kecil selama 30 menit dengan kondisi masih banjir setinggi dua meter.

Di Desa Alu Anoe Timu, Tim KSDA disambut oleh warga yang masih mengungsi di Meunasah. Makanan Warga Alu Anoe Timu selama di pengungsian hanya berbekal nasi putih yang dicampur dengan Mie Instan dan telur.

Saat Tim KSDA berbincang dengan pengungsi, mereka mengeluhkan bawa ratusan hektar padi mereka gagal panen. Kepala Desa Alu Anoe Timu, Bapak Zulkarnain mengungkapkan bahwa beberapa warganya sakit parah, Tim KSDA langsung menjenguk warga yang sakit tersebut.

Tempat ketiga yang TIM KSDA kunjungi adalah Pesantren Nurul Huda di Alu Ie Puteh, Tim KSDA langsung disambut oleh pimpinan daya tersebut. Pesantren tersebut masih digenangi air setinggi 50 centimeter.

Dengan kondisi tersebut, aktifitas di Pesantren tersebut terpaksa diliburkan.

Bantuan KSDA ke beberapa tempat tersebut berupa makanan pokok seperti beras, mie instan, telur, dan air bersih untuk minuman.
Bantuan KSDA diserahkan langsung oleh Ketua Umum KSDA, H. Akmal Elhanief, Lc didampingi oleh Sekretaris KSDA Aceh Utara Alex, dan beberapa anggota KSDA Lhokseumawe.*/ H. Akmal Hanief, Lc, Ketua Umum KSDA

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Enam Pemuda Katolik Bersyahadat di Kupang Barat

Enam Pemuda Katolik Bersyahadat di Kupang Barat

Intelektual Liberal di Indonesia Dinilai Tak Kritis, Suka Terpengaruh Pikiran Asing

Intelektual Liberal di Indonesia Dinilai Tak Kritis, Suka Terpengaruh Pikiran Asing

5.000-an Peserta Mengikuti Training Online Vaksin Hati ESQ secara Gratis

5.000-an Peserta Mengikuti Training Online Vaksin Hati ESQ secara Gratis

Muhammadiyah Kuala Lumpur Kumpulkan 9 Ekor Sapi Kurban

Muhammadiyah Kuala Lumpur Kumpulkan 9 Ekor Sapi Kurban

Sekularisasi dan Deislamisasi merupakan Tantangan Pengajaran Sejarah di Indonesia

Sekularisasi dan Deislamisasi merupakan Tantangan Pengajaran Sejarah di Indonesia

Baca Juga

Berita Lainnya