Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Berita dari Anda

Fahira Idris Terbitkan Buku Antimiras

@fahiraidris
Bagikan:

Hidayatullah.com–Ketua Gerakan Nasional Antimiras (GeNam), Fahira Idris tidak pernah berhenti mengkampanyekan gerakan moral anti miras. Setelah intensif berkampanye lewat berbagai saluran komunikasi membentuk struktur kepengurusan di berbagai wilayah provinsi dan kabupaten\kota, kini Fahira Idris menerbitkan buku “Say No, Thanks.”

Buku yang diterbitkan penerbit Gramedia ini merupakan gagasan tertulis Uni Fahira bersama pejuang antimiras dalam mengkampanyekan gerakan antimiras.

Menurut Uni Fahira, demikian ia akrab disapa, selama ini promosi minuman keras begitu gencar dilakukan, sementara apa yang dilakukan oleh GeNam masih sangat terbatas seperti mendatangi sekolah-sekolah untuk mengkampanyekan bahaya minuman keras bagi anak-anak dan remaja.

Menyadari hal tersebut. salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menerbitkan buku. “Mudah-mudahan penerbitan buku ini menjadi salah satu cara efektif untuk mengkampanyekan gerakan antimiras,” tutur Uni Fahira yang juga calon anggota DPD RI dapil DKI Jakarta.

Secara keseluruhan, buku setebal 200 halaman lebih ini menguraikan tentang beberapa hal tentang miras seperti sejarah miras, dampak miras hingga titipan bagi orang tua agar anaknya tidak terjebak menjadi pecandu miras. Selain itu, juga diuraikan mengenai berbagai aktivitas GeNam.  

Buku ini amat menarik karena dikemas  dengan gaya anak muda.  Melalui cerita bergambar serta gaya tulisan khas anak muda,  para pembaca, terutama anak-anak muda yang memang menjadi target market buku ini, akan lebih mudah memahami penjelasan yang diuraikan dalam buku ini.

Salah satu hal menarik lainnya, buku ini juga memuat gagasan-gagasan para blogger anak-anak muda tentang berbagai hal terkait dengan antimiras. Tulisan-tulisan tersebut diambil dari lomba blog yang diadakan GeNam dalam mengkampanyekan antimiras. Blogger Roni Irawan misalnya menulis “Generasi Emas Tanpa Miras” sedangkan sedangkan blogger Indarpuri mengemukakan gagasannya melalui judul “Miras dan Minol. Ibarat Etalase, Siapa yang Bisa Menutupnya.”

Istimewanya, buku ini tidak hanya menjadi buku-bukuan sich, yang sekadar memberikan informasi dan edukasi kepada para pembacanya, tapi buku ini juga menjadi sebuah tools komunikasi kampanye gerakan moral antimiras.*/kiriman Qadriany Bayyinah

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Santri Depok Galang Dana Peduli Banjir Jabodetabek-Banten

Santri Depok Galang Dana Peduli Banjir Jabodetabek-Banten

MTsN Gondowulung Adakan MoU dengan RBTV Isi Acara Ramadhan

MTsN Gondowulung Adakan MoU dengan RBTV Isi Acara Ramadhan

Halal bi Halal Forum Lingkar Pena Wilayah Jakarta Raya

Halal bi Halal Forum Lingkar Pena Wilayah Jakarta Raya

Mahasiswa dan Pemuda Batam Galang Dana Pengungsi

Mahasiswa dan Pemuda Batam Galang Dana Pengungsi

Wartawan Hidayatullah Beri Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Indonesia di Mesir

Wartawan Hidayatullah Beri Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Indonesia di Mesir

Baca Juga

Berita Lainnya