Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Berita dari Anda

Dinilai Fasilitasi Asusila, FUSILAT minta Pemkab Karanganyar Tutup Hotel Mesum

Endro
Didatangi rombongan, diduga pelaku mesum lari kocar-kacir
Bagikan:

Hidayatullah.com–Dianggap menfasilitasi tindakan asusila dan maksiat, umat Islam Karanganyar yang dimotori oleh  Forum Silaturahmi Takmir Masjid Sekelurahan Tegalgede (FUSILAT) meminta Bupati Karanganyar menutup tempat-tempat maksiat.

Rabu pagi, (15/01/2014) pukul 09.00 kemarin, FUSILAT menggelar pertemuan dengan pejabat pemerintahan setempat.

Pertemuan di ruang rapat Garuda I Setda  Karanganyar itu dihadiri Asisten Pemerintahan, utusan Fusilat, Kesbangpol, Dinas Pariwisata, BPPT, Polres Karanganyar, Perwakilan dari Hotel Kendedes, dan utusan Karaoke Safira.

Dalam rapat yang dipimpin dari Asisten Pemerintahan diputuskan untuk Karaoke Safira langsung ditutup karena tidak memiliki ijin.

Sedangkan untuk Hotel Kendedes ijinnya masih berlaku hingga tanggal 2O Februari  2014, sehingga warga diminta menunggu hingga ijin habis.

Setelah menghadiri rapat, Fushilat dan komponen umat Islam Karanganyar langsung mendatangi Hotel Kendedes.
Beberapa pasangan mesum tertangkap tangan oleh Fusilat dan rombongan.

Atas kedatangan rombongan, pelaku mesum kocar kacir langsung melarikan diri.

Hal ini menambah bukti bahwa hotel Kendedes memang memfasilitasi hal hal yang mengarah pada kegiatan asusila.
Menurut Ketua Fusilat Baidi, dari data yang diberikan oleh Fusilat kepada Bupati Karanganyar, tempat yang dianggap mesum adalah Hotel Kendedes dan Karaoke Safira.

Hotel Kendedes sudah sering digrebeg polisi dan pelakunya diamankan oleh polres karanganyar. Sedangkan karaoke Safira ternyata tidak memilikim ijin.

Komitmen Kapolres Karanganyar

Sehari sebelumnya Selasa, (14/01/ 2014) bertempat di kantor BAZIS Karanganyar terjadi mediasi yang dihadiri oleh Kapolres Karanganyar AKBP Martireni Narmadiana, perwakilan umat Islam Karanganyar, Baidi (FUSILAT) dan KH Badaruddin (dari FKUB), utusan dari Ponpes Imam Bukhori.

Dalam pertemuan itu, Kapolres Karanganyar AKBP Martireni Narmadiana menjamin bahwa dalam waktu 2 bulan mendatang tidak ada praktek mesum di Hotel Kendedes.

Dari kejadian kemarin menurut sekertaris Fusilat Mulyono bahwa apa yang telah dikatakan dan menjadi komitmen kapolres tidak terwujud.

“Kami dari Fusilat dan KH Badarruddin dari FKUB merasa kecewa,” kata Mulyono.

Menurut Mulyono selaku sekretaris Fusilat bahwa Fuslilat dan umat Islam Karanganyar akan meminta Kapolres memenuhi janjinya bahwa tetap komitmen untuk karanganyar tidak ada ptaktik mesum.*/kiriman Endro Sudarsono (Solo)

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

STEI Tazkia Berencana Buka Konsentrasi Ekonomi Pertanian Syariah dan Ekonomi Kelautan Syariah

STEI Tazkia Berencana Buka Konsentrasi Ekonomi Pertanian Syariah dan Ekonomi Kelautan Syariah

Dialog Kebangsaan Muhammadiyah, Saatnya Integritas Diperkuat

Dialog Kebangsaan Muhammadiyah, Saatnya Integritas Diperkuat

Masjid IPB Launching “Gerakan Shalat Subuh Berjamaah”

Masjid IPB Launching “Gerakan Shalat Subuh Berjamaah”

IMS dukung Pegadaian Pecahkan Rekor Pengobatan Gratis Terbanyak

IMS dukung Pegadaian Pecahkan Rekor Pengobatan Gratis Terbanyak

Tabligh Akbar Bantu Suriah di Kabupaten Tojo Una-una

Tabligh Akbar Bantu Suriah di Kabupaten Tojo Una-una

Baca Juga

Berita Lainnya