Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Berita dari Anda

Selamatkan “Akidah” 20 Ribu Santri TPQ dengan Gerakan “Solo Mendongeng”

20 ribu santri ikuti acara "Solo Mendongeng" (foto: abd wahab)
Bagikan:

Hidayatullah.com–Selasa 25 Desember 2012, tepat dengan perayaan Hari Natal kaum Nasrani, di Solo Raya telah berkumpul  20.000 santri Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) dalam acara “Sillaturahmi Akbar 20.000 santri TPQ” yang serentak diadakan di Solo Raya dan 7 kota lain meliputi Surakarta, Sragen, Karanganyar, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Sukoharjo. 

Acara ini adalah adalah yang kedua kalinya diadakan oleh Lembaga Koordinasi Gerakan Taman Pendidikan Al-Quran (LKG TPQ) Solo Raya dan Komunitas – BADKO TPQ. Sebelumnya, pertama kali diadakan pada 25 Desember 2011 tahun lalu yang jumlah santri TPQ ada 8000 bertempat di Auditorim UNS Surakarta. Tahun ini peserta meningkat 2 kali lipat lebih, dari 8000 santri menjadi 20.000 santri TPQ. 

Untuk sillaturahmi akbar santri TPQ kita beri nama “Solo Mendongeng” dengan tema acara “Indahnya Kebersamaan”. Konsep acara meliputi sillaturahmi, mendengarkan dongeng/cerita dari master dongeng Persaudaraan Pendongeng Islam Indonesia dilanjutkan dengan pembagian door prize Sepeda, HP, meja belajar, dll.  dan ditutup dengan penggalangan dana untuk Gaza, santri TPQ peduli Gaza dan Alhamdulillah telah terkumpul  Rp 5.798.400.

Menurut panitia, acara dilaksanakan guna menangkal kristenisasi dan menyelamatkan akidah dikalangan generasi anak- santri TPQ.

“Biasanya di sekitar kita bila tanggal 25 Desember tiba, anak-anak di kampung- kota diundang oleh agama lain untuk mengikuti acara yang dikemas dengan bagi-bagi snack, permainan, piknik, dll.  demi menyelamatkan akidah generasi anak Islam atau santri TPQ. Maka LKG TPQ dan Komunitas TPQ menyelenggarakan acara Sillaturahmi Akbar Santri TPQ yang bertepatan pada tanggal 25 Desember,” demikian ujar Abdul Wahab dalam rilisnya yang dikirim ke kantor redaksi hidayatullah.com.

Ikut serta kegiatan ini adalah 37 komunitas TPQ antara lain: LKG TPQ Solo Raya, KOMPAQ, FOSIP, FOSPAK, FK TPA, FORKITA, LKD STAIMUS,BKPI, Pemuda MTA,FKG TPQ, Taman Santri Masaran, BADKO Sragen, BADKO Gemolong, BADKO Gondangrejo, FOSHREMA Jumapolo,FORSIKA Karanganyar, FOSPAM Mojogedang, BADKO Karanganyar, BADKO Polokarto, BADKO Wirun, BADKO Sanggrahan, H-TPQ, IRMAK, RISMAHID, BADKO Baturetno, BADKO Wonogiri, BADKO Juwiring, FOKUS Gaden, BADKO Kawedanan, PPAM Jogonalan, BADKO Boyolali, ARSADA, FOKUS MUSUK, FOKUS Ngemplak, Yayasan Bani adam, FOKUS Banyudono.* 

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

SPI: Wadah Belajar Islam di Era Kekinian yang Mengedepankan Tradisi Ilmu

SPI: Wadah Belajar Islam di Era Kekinian yang Mengedepankan Tradisi Ilmu

Wali Kota Bandung Apresiasi Dai Berkiprah Nyata di Tengah Umat

Wali Kota Bandung Apresiasi Dai Berkiprah Nyata di Tengah Umat

Jogja Berdzikir Membangun Kampung Indonesia

Jogja Berdzikir Membangun Kampung Indonesia

Haflah Akhirussanah Virtual SDIT di Depok, Kesyukuran dalam Suasana Pandemi

Haflah Akhirussanah Virtual SDIT di Depok, Kesyukuran dalam Suasana Pandemi

Lembaga Koordinasi Gerakan TPA/TPQ Solo Raya  adakan Acara “Indonesia Mendongeng”

Lembaga Koordinasi Gerakan TPA/TPQ Solo Raya adakan Acara “Indonesia Mendongeng”

Baca Juga

Berita Lainnya