Senin, 29 Maret 2021 / 16 Sya'ban 1442 H

Berita dari Anda

Sarasehan Ekonomi Syariah Indonesia di KBRI Kairo

al-Azhar telah miliki pondasi ilmu syariah kokoh sangat diperlukan mendukung perekonomian syariah
Bagikan:

Hidayatullah.com–Duta Besar (Dubes) RI di Mesir, Nurfaizi Suwandi, bersama Warga Negara Indonesia (WNI) di Mesir hari Rabu (21/11/2012) mengadakan sarasehan bertema “Perkembangan Ekonomi  Indonesia dan Peran Ekonomi Syariah dalam Transformasi Ekonomi di Indonesia”, dengan menghadirkan pembicara Dr. Aries Mufti, Presiden Komisaris Bank Panin Syariah sekaligus ketua Asosiasi Baitul Mal wa Tamwil (BMT) se-Indonesia.

Sarasehan tersebut, sebagaimana disampaikan Sekretaris II Fungsi Ekonomi KBRI Kairo, Respati Andriani,  ditujukan untuk meningkatkan pemahaman para peserta, yang mayoritas adalah mahasiswa Indonesia di Universitas al-Azhar, mengenai perkembangan perekonomian di Indonesia, khususnya ekonomi syariah seerta peran yang dapat dimainkan oleh para mahasiswa dan alumni dari al-Azhar Mesir.

Saat membuka acara tersebut, Duta Besar RI menyampaikan bahwa Indonesia saat ini diakui dunia sebagai salah satu kekuatan ekonomi yang sejajar dengan negara-negara lain yang tergabung dalam kelompok G-20.

Dubes menilai, ekonomi syariah memainkan peran yang cukup signifikan dalam transformasi ekonomi di Indonesia dan dunia serta dipandang sebagai bagian dari solusi permasalahan ekonomi.

Untuk itu, Dubes berpesan agar masyarakat Indonesia di Mesir yang mayoritas adalah mahasiswa yang belajar ilmu-ilmi ke-Islam-an diharapkan dapat berkiprah di garda depan ekonomi syariah di Indonesia.

Sementara itu, Dr. Aries Mufti dalam paparannya menyampaikan bahwa abad 21 adalah eranya “ethical economy” dan merupakan era kejayaan Asia. Indonesia diramalkan akan menjadi kekuatan ekonomi lima besar di dunia pada tahun 2030. Hal ini, tururnya, bukan mustahil mengingat pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga saat ini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan GDP nomor 12 terbesar di dunia.

Dalam konteks Indonesia yang mayoritas jenis usahanya didominsi UKM, kata DR Aries, kehadiran perbankan syariah dan baitul mal wa tamwil (BMT) untuk membina UKM dirasakan sangat efektif dan memiliki peluang pasar yang besar.

Dalam kaitan itu, Dr. Aries menekankan bahwa kontribusi alumni dari timur tengah, khususnya al-Azhar yang telah memiliki pondasi ilmu syariah yang kokoh sangat diperlukan untuk mendukung perekonomian syariah di Indonesia yang sedang berkempang pesat.

Dr. Aries Mufti berkunjung ke Mesir menghadiri Regional Islamic Finance Forum yang diselenggarakan oleh World Bank bekerja sama dengan Pemerintah Mesir.  Dalam forum tersebut, DR Aries membagi pengalaman perbankan syariah di Indonesia dalam membina UKM.

Selain Duta Besar RI, hadir pula dalam sarasehan tersebut para staf KBRI Kairo, Alumni dan Mahasiswa Program MM UNS Kelas Kairo, Forum mahasiswa S2 dan S3 Indonesia di Mesir “Muntada”, Pusat Kajian Ekonomi Islam (PAKEIS) ICMI Orsat Kairo dan perwakilan sejumlah organisasi Masyarakat dan Mahasiswa Indonesia di Mesir lainnya.*/N Salim, Kairo

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

“Musibah Tak Menyurutkan Spirit ber-Islam Korban Gempa Lombok”

“Musibah Tak Menyurutkan Spirit ber-Islam Korban Gempa Lombok”

PP Darunnajah Gelar Musabaqah Hifzhil Quran Antar Pesantren Tingkat ASEAN

PP Darunnajah Gelar Musabaqah Hifzhil Quran Antar Pesantren Tingkat ASEAN

Akademi Dakwah Indonesia Aceh Gelar ADI Fair 2018

Akademi Dakwah Indonesia Aceh Gelar ADI Fair 2018

PPMI Qassim Menyelenggarakan Seminar Kepenulisan

PPMI Qassim Menyelenggarakan Seminar Kepenulisan

MDC adakan Dakwah Poster Happily Ramadhan

MDC adakan Dakwah Poster Happily Ramadhan

Baca Juga

Berita Lainnya