Jum'at, 12 Februari 2021 / 30 Jumadil Akhir 1442 H

Berita dari Anda

Muhammadiyah Malaysia Potong Enam Ekor Sapi

Bagikan:

Hidayatullah.com–Program ibadah Qurban yang digelar setiap tahun oleh Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah dan Aisyiah Malaysia (PCIM dan PCIA) mendapatkan sambutan positif dari komunitas warga negara Indonesia yang tinggal di Kuala Lumpur Malaysia, terutama warga dan simpatisan Muhammadiyah. Tahun ini, ada enam ekor sapi yang diamanahkan oleh 36 peserta ibadah qurban kepada MY LAZISMU PCIM dan PCIA Malaysia.

Semua peserta ibadah qurban di atas adalah masyarakat Indonesia dengan latarbelakang pekerjaan yang beraneka ragam. Bahkan ada empat orang pekerja (TKI) yang ikut serta menjadi peserta ibadah qurban.

Jau-jauh hari, hamba Allah yang bekerja sebagai kuli atau buruh bangunan itu menyimpan uang hasil keringatnya sendiri dengan tujuan semata-mata bisa menunaikan ibadah qurban.

“Mudah-mudahan, dengan ibadah qurban ini diri kami menjadi lebih dekat dengan Allah dan rejeki kami pun bertambah berkah,” ujar seorang WNI yang ikut berpartisipasi dalam penyembelihan qurban.

Bentuk dukungan dan sambutan baik ini juga datang dari Celcom, yaitu salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Malaysia. Pihak Celcom memberikan satu ekor sapi kepada PCIM untuk dibagikan kepada WNI yang memerlukan.

Prosesi ibadah qurban ini digelar selama tiga hari berturut-turut, 26, 27 dan 28 Oktober 2012 di tiga lokasi yaitu Kg. Baru Kuala Lumpur, Batu Caves, Gombak dan Kelang Lama- Sungai Way, Selangor. Sedangkan daging hewan Qurbannya didistribusikan kepada rekan-rekan TKI atau  buruh bangunan yang memerlukan.

Program ibadah qurban yang menjadi program unggulan PCIM-PCIA ini berjalan dengan baik dan lancar. Selain dukungan dari lapisan masyarakat, Kegemilangan ini juga karena kekompakan jajaran pengurus dan penasihat, baik di tingkat Cabang maupun Ranting-ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah yang ada di Malaysia.

Penasehat PCIM- PCIA dan tokoh masyarakat seperti  Bapak Suardy Lumban Tobing, Bapak Slamet, Bapak Isra Febriyanto, Bapak Zeldy Suryady, Bapak Shariq Haseeb, ibu Medria Kusuma Dewi, ibu Joanita Srikandi, ibu Rahayu, ibu Nadiah binti Hayder Shahab, ibu Widjayanti dan lain-lain datang ke lokasi untuk menyaksikan prosesi penyembelihan dan distribusi hewan qurban.

Banyak hikmah yang bisa dipetik dari ibadah qurban, yaitu intinya adalah sebagai bentuk rasa syukur dan ibadah untuk  mendekatkan diri kepada Allah. Di samping itu, syariat ibadah qurban juga mendidik manusia untuk lebih taat, bertanggung jawab dan ikhlas dalam beramal shaleh (kepedulian sosial).

Bagi warga Indonesia yang sedang merantau di negeri  jiran ini, ibadah qurban terasa lebih menarik dan bermakna ketika ibadah qurban tersebut dilakukan secara berjamaah, tanpa membedakan golongan, suku dan mazhab. Bahkan ia mampu membangkitkan kesadaran tentang pentingnya nilai-nilai positif sepert hidup bekerjasama, gotong royong, tolong-menolong dan saling pengertian, kerukunan hidup di antara individu masyarakat.

Oleh sebab itu, Muhammadiyah dan Aisyiyah Malaysia senantiasa berusaha untuk tetap istiqomah dalam menjalankan  kegiatan sosial dan spiritual keagamaan ini. Kepercayaan yang telah diberikan oleh berbagai kalangan masyarakat kepada Muhamadiyah dan Aisyiyah di Malaysia sudah sepatutnya dijaga dan dipertahankan. Sehingga program-program konkrit yang memberikan manfaat dan maslahat kepada orang banyak dapat terus berkekalan dan lebih luas.*/Kiriman Imron Baehaqi, Kuala Lumpur, Malaysia

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

KAMMI Komisariat Dewata Peduli Bencana Banjir Nasional

KAMMI Komisariat Dewata Peduli Bencana Banjir Nasional

Prihatin LGBT, Komunitas Perempuan Sehat Peduli Lingkungan Diluncurkan

Prihatin LGBT, Komunitas Perempuan Sehat Peduli Lingkungan Diluncurkan

SDIT Hidayatullah Jogja Adakan Entrepreneurship for Students

SDIT Hidayatullah Jogja Adakan Entrepreneurship for Students

Baim Wong Mengaku Mantap Ber-Qurban Lewat BMH

Baim Wong Mengaku Mantap Ber-Qurban Lewat BMH

SPI: Wadah Belajar Islam di Era Kekinian yang Mengedepankan Tradisi Ilmu

SPI: Wadah Belajar Islam di Era Kekinian yang Mengedepankan Tradisi Ilmu

Baca Juga

Berita Lainnya