Menelusuri Jejak Islam di China

Di antara 56 kelompok etnis China, ada 10 etnis yang menjadikan Islam sebagai agama nasional mereka, yaitu etnis Hui, Uighur, Kazak, Dongxiang, Khalkha, Sala, Tajik, Uzbek, Ba’oan dan Tatar

Menelusuri Jejak Islam di China
AP
Petugas keamanan Uighur berpatroli di dekat Masjid Id Kah di Kashgar di wilayah Xinjiang, Tiongkok

Terkait

MUNGKIN di antara pembaca ada yang ingat sosok legendaris muslim yang pernah berlabuh di nusantara, yaitu: Laksamana Cheng Ho (1371-1433). Beliau adalah seorang pelaut dan penjelajah Tiongkok muslim terkenal yang melakukan beberapa penjelajahan antara tahun 1405 hingga 1433. Nah, kisah beliau yang cukup terkenal adalah sebagian kecil dari sejarah Islam di China.

Bagi pembaca yang ingin mengetahui lebih banyak jejak Islam di China, maka disarankan membaca buku “Islam in China: Mengenal Islam di Negeri Leluhur”. Buku ini merupakan terjemah dari “Islam in China”.

Buku ini menjadi menarik untuk dibaca bukan saja karena penyajiaannya yang cukup proporsional mengenai jejak Islam di negeri Tirai Bambu. Lebih dari itu, buku ini ditulis langsung oleh penulis asal China: Mi Shoujian dan You Jia.

Di samping itu, pembaca akan mengetahui secara ringkas bagaimana sejarah muslim Uighur yang sekarang sedang hangat-hangatnya. Dulunya tempat tinggal mereka disebut Turkistan Timur yang kemudian setelah dicaplok Rezim Komunis China diganti menjadi Xinjiang.

Dengan membaca buku ini, seakan pembaca diajak ikut menapaktilasi Islam di negeri China, perkembangannya dan persinggungannya dengan kondisi sosial dan budaya sekarang.

Buku ini terdiri dari lima bab.Pada bab ke-1, buku ini membahas penyebaran dan pengembangan Islam di China. Sidang pembaca akan dibawa dengan sajian ringkas terkait masuknya Islam ke China, penyebarluasan Islam di Cina, system kehidupan keagamaan Islam dan Perkembangan Masjid di China serta pemusatan dan penyebaran Islam di wilayah pedalaman China.

Sementara itu, bab ke-2 membahas tentang nasionalisasi Islam di China. Dengan menelaah bab ini, pembaca akan mengetahui secara ringkas mengenai sepuluh kelompok minoritas (di antaranya Uighur) dan dua system yang diterapkan oleh Pemerintah China, kelahiran dan partum buhan sekte, pendidikan, masjid dan inisiasi nasionalisasi Islam di China.

Sedangkan bab ke-3 mengupas tentang Islam dalam Periode Republik China. Selanjutnya, Islam pada awal periode China baru dan Islam di China pada era baru.

Pada pertengahan abad ke-7, Islam sudah dikenalkan ke China. Setelah dikembangkan selama 1300 tahun, Islam telah mencapai lebih dari 20 juta pengikut di China.

Ada yang unik dalam penyebutan umat Islam pada periode sejarah China. Pada masa Dinasti Tang (618-1949) Islam disebut “Dashi Jio”. Di masa Dinasti Ming (1368-1644), Islam disebut “Tian Jio Fang” atau “Hui Hui Jao”. Kemudian umat muslim dari berbagai etnis umumnya kemudian disebut Hui Hui sebagaimana Laksamana Chengho.

Pada akhir Dinasti Ming dan awal Dinasti Qing (1616-1911), Islam disebut “Qingzhen Jiao”. Pada Periode Republik (1912-1949) disebut “Hui Jiao”. Setelah China Baru didirikan pada 1949, Islam disebut Islam dan dilarang menyebut istilah “Hui Jio”. Sejak saat itulah nama Islam sering digunakan di daratan China.

Di antara 56 kelompok etnis China, ada 10 etnis yang menjadikan Islam sebagai agama nasional mereka, yaitu etnis Hui, Uighur, Kazak, Dongxiang, Khalkha, Sala, Tajik, Uzbek, Ba’oan dan Tatar.

Dengan membaca buku ini juga, pembaca bisa mendapatkan informasi ringkas terkait pengaruh besar Islam pada kehidupan sosial China, terutama pada pembangunan sosial dan tradisi dan tradisi 10 etnis minoritas. Pengaruh mereka di China masuk pada perkembangan politik, ekonomi dan budaya.

Buku ini cocok dibaca bagi yang ingin mengetahui secara ringkas sejarah Islam dan kontibusinya di China. Namun, sisi kekurangannya adalah sejarah Islam di China yang berabad-abad itu hanya dibahas sepanjang 154 halaman, tentunya perlu penelitian dan penyajian yang lebih detail agar umat Islam lebih tahu tentang ihwal saudara-saudara muslim di sana. Selamat Membaca!

 

Judul Buku                : Islam in China: Mengenal Islam di Negeri Leluhur

Peresensi                  : Mahmud Budi Setiawan

Kategori                   : Sejarah, Agama

Pengarang               : Mi Shoujiang & You Jia

Penerbit                   : LKiS

Alamat Penerbit       : Jl. Parangtritis Km. 44 Yogyakarta

Edisi Cetakan           : Cetakan Pertama

Bulan/Tahun Terbit : Maret 2017

Tebal Buku              : 154 Halaman

Harga Buku             : 50.000

 

 

Rep: Admin Hidcom

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !