Kamis, 21 Januari 2021 / 7 Jumadil Akhir 1442 H

Ghazwul Fikr

Senyum Iblis Geopolitik

Video Wakil Kepala pasukan keamanan Israel atau IDF, Letjen Yair Golan mendukung PKK
Bagikan:

oleh Dzikrullah

 

Video itu singkat dan sengaja dipotong di bagian terpentingnya. Lalu disiarkan ke seluruh dunia lewat media sosial.

Beginilah salah satu contoh cara kerja iblis-iblis berdasi dan berjas rapi, dalam membangun situasi-situasi geopolitik-militer sesuai yang digariskan organisasi dan aliansi-aliansinya.

Langkah pertama, bikin acara di lembaga think tank yang selama ini sudah dianggap punya orotitas “keilmuan” dan “riset” selama puluhan tahun: The Washington Institute for Near East Policy. Sehingga pernyataan apapun yang keluar di majlis itu akan “berbobot ilmiah”, layak diadopsi jadi kebijakan.

Langkah kedua, tentukan tema yang akan menempatkan seorang letnan jenderal gerombolan bersenjata penjajah Zionis Israel seakan-akan seorang juru kampanye perdamaian lewat sebuah diskusi tentang geopolitik strategis kawasan.

Langkah ketiga, tempatkan dia sebagai narasumber utama. Yair Golan adalah letnan jenderal gerombolan bersenjata Zionis Israel, bekas wakil kepala staf (wakil panglima) di struktur militer penjajah itu, hanya mengeluarkan dua kalimat ini: “Menurut sudut pandang pribadi saya, PKK bukan organisasi teroris…” Lalu tersenyum manis, dengan pandangan mata seperti seorang gadis yang sedang membagi sebuah rahasia romantis kepada teman-teman dekatnya.

Baca: Israel Manfaatkan Kurdistan, Turki Tidak Gentar

PKK yang dimaksud adalah Partiya Karkerên Kurdistanê alias Partai Buruh Kurdistan yang berideologi Marxisme-Leninisme (sama dengan PKI; Partai Komunis Indonesia yang haram itu) yang menggunakan pemboman dan pembunuhan demi mencapai tujuannya memisahkan diri dari Republik Turki. Untuk mencapai tujuannya, PKK juga menghalalkan cara lain seperti penyelundupan narkotika dan obat terlarang.

Sejak belasan tahun lalu Zionis Israel telah rutin melatih dan memasok senjata untuk PKK

Bahkan Senator Amerika Serikat berdarah Yahudi, Joseph Lieberman pun pada tahun 2012 ikut jadi pendukung utama ditetapkannya oleh Senat bahwa PKK merupakan organisasi teroris.

Tapi tentu saja Yair Golan harus bicara begitu, “PKK bukan organisasi teroris..” karena sejak belasan tahun lalu Zionis Israel telah rutin melatih dan memasok senjata untuk PKK. Terutama sejak Turki dipimpin oleh Recep Tayyip Erdoğan, yang sejak menjadi perdana menteri sampai menjabat presiden semakin jelas akan menggunakan kewenangan konstitusionalnya untuk melemahkan Israel.

Musuhnya musuh adalah teman. PKK yang merongrong Turki adalah teman bagi Zionis Israel.

Baca: Kelompok Kurdi Pecahan PKK Mengaku Sebagai Pelaku Serangan Bom di Istanbul

Langkah keempat, membentangkan sebuah tema strategis “pro-perdamaian” di kalimat kedua lisan iblis Yair Golan, “Iran, Suriah, Turki dan Iraq kalau disatukan akan jadi negara Kurdi Raya yang hebat…”

Meskipun di atas kertas tisu toilet yang sudah dipakai pun tema ini merupakan disruption yang dungu, kita akan mendengar ini  terus-menerus disuarakan oleh Zionis Israel.

Apa saja yang bisa mengacaukan kawasan, menumpahkan darah, mengadu domba semua bangsa-bangsa di sekitarnya, dan membuat Zionis Israel bisa dengan aman menyelesaikan penjajahannya atas Baitul Maqdis, akan dikampanyekan dengan serius. Silakan Zionis.

Tapi waktumu sudah hampir habis, wahai Iblis.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Mengapa Perlu Ada Nabi? (2)

Mengapa Perlu Ada Nabi? (2)

9 Hal ini Bisa Kita Lakukan Bantu Gaza

9 Hal ini Bisa Kita Lakukan Bantu Gaza

Melacak Radikalisme Zionis dalam Kitab Talmud

Melacak Radikalisme Zionis dalam Kitab Talmud

Tarbiyah Jihadiyah dan Pelajaran Pembantaian Muslim di Bosnia Herzegovina

Tarbiyah Jihadiyah dan Pelajaran Pembantaian Muslim di Bosnia Herzegovina

Menyoal Kunjungan Elit Indonesia ke Israel

Menyoal Kunjungan Elit Indonesia ke Israel

Baca Juga

Berita Lainnya