frontpage hit counter

MILF

Uni Eropa Sambut Baik UU Otonomi bagi Muslim Moro

Uni Eropa Sambut Baik UU Otonomi bagi Muslim Moro

Undang-undang ini bertujuan untuk meningkatkan hukum dan pendapatan ekonomi, memberikan otonomi populasi Muslim di pulau-pulau di sekitar Mindanao

Selengkapnya

Pimpinan Kelompok Moro Filipina Sambut baik UU Otonomi

Pimpinan Kelompok Moro Filipina Sambut baik UU Otonomi

Haji Murad Ebrahim menyambut baik ratifikasi Undang-Undang Bangsamoro — bagian penting legislasi yang dibutuhkan untuk memperluas otonomi di wilayah selatan Filipina

Selengkapnya

Usulan Otonomi Bangsamoro Disetujui Kongres Filipina

Usulan Otonomi Bangsamoro Disetujui Kongres Filipina

Dasar Hukum Bangsamoro yang diserahkan Presiden Duterte adalah puncak proses perdamaian yang telah berlangsung selama 20 tahun

Selengkapnya

Beniqno Aquino Sambut Baik Kesepakatan damai Filipina dan MILF

Beniqno Aquino Sambut Baik  Kesepakatan damai Filipina dan MILF

Kelompok MILF sudah melancarkan aksi perlawanan sejak tahun 1970-an

Selengkapnya

Pejuang Moro akan Tanda Tangani Pakta Perdamaian di Manila

Pejuang Moro akan Tanda Tangani Pakta Perdamaian di Manila

200 pejuang Muslim tiba di Manila hari Minggu untuk penandatanganan pakta perdamaian awal yang ditujukan untuk mengakhiri gerakan separatis di Filipina selatan

Selengkapnya

Muhammadiyah Masuk Anggota ICG untuk Bantu Damaikan Konflik Moro

Muhammadiyah Masuk Anggota ICG untuk Bantu Damaikan Konflik Moro

Selain pendidikan, kesejahteraan dan kesehatan, fakta kristenisasi juga membuat faksi MILF sulit mempercayai keberadaan MNLF dan pemerintahan Filipina

Selengkapnya

Sekjen PBB Puji Kesepakatan Damai Filipina-Pejuang Muslim

Sekjen PBB Puji Kesepakatan Damai Filipina-Pejuang Muslim

Perjanjian ini akan menciptakan pembentukan satu daerah semi-otonomi Muslim baru di wilayah yang kaya sumber alam di Mindanao, Filipina selatan

Selengkapnya

MILF – Manila Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata

MILF – Manila Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata

Dalam pertemuan di Kuala Lumpur, kelompok Muslim mengajukan pembentukan negara bagian tersendiri di bawah Republik Filipina.

Selengkapnya