Home Internasional

 
Share |
Zionis-Israel Menyiksa Para Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan


 
Mahmoud Sarsak mendapat pengawalan Rakyat Gaza saat pembebasan
 

Senin, 16 Juli 2012

Hidayatullah.com--Fakta lain kebengisan Zionis-Israel terungkap kepada para tahanan Palestina. Hak-hak kesehatan para tahanan Palestina pada kenyataan benar-benar menjadi suatu hal yang terlalaikan dalam pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Israel.

Seperti yang dijelaskan oleh Mahmoud Sarsak, salah seorang pemain sepakbola Palestina yang baru saja dibebaskan menjelaskan bahwa banyak hak kesehatan para tahanan yang dilalaikan selama di rumah sakit.

Mahmoud mengakui ia tidak merasakan bahagia atas pembebasannya selama masih ada saudaranya di dalam penjara yang masih melakukan mogok makan. Mahmoud tidak akan menghilangkan kesedihannya mengingat bagaimana kejamnya Israel menelantarkan dan meremehkan hak-hak para tahanan di dalam penjara.

"Pikiran saya masih terus memikirkan nasib kawan-kawan saya di dalam Penjara. Akram Rikhawi, Samer Al-Barq, dan Hassan al-Safadi, dan tahanan lainnya yang menderita kondisi kritis di Penjara Rumah Sakit Ramla. Saya dibebaskan dari sana, dan tahu benar para tahanan mendapatkan perlakuan medis yang lalai. Dinas Penjara Israel tidak mengalihkan kami ke sana untuk pengobatan, tapi untuk penyiksaan, " jelas murid dari Syeikh Hani Rafiq Hamed Awwad ini.

Mahmoud mengakui, 3 tahun ia dipenjara tanpa alasan oleh Israel juga terjadi karena Izin Allah. Dimana dari situ ia mendapatkan tempaan iman yang kuat untuk menyadari betapa keberadaan Palestina saat ini tidak lepas dari pertolongan Allah Swt. Diapun bertekad untuk lebih giat lagi mengambil bagian dalam perjuangan Palestina.

"Tekad saya untuk mengungkap praktek-praktek Zionis yang tidak manusiawi dan fasis, dan pelanggaran mereka terhadap hak asasi manusia, telah menjadi alasan mengapa saya hidup."

Saat ini jumlah tahanan Palestina di Penjara Zionis-Israel yang melakukan mogok makan masih terus berlanjut. Israel sendiri belum memenuhi koitmen kesepakatan antara mereka dan para tahanan. Semua ini dikarenakan masih banyaknya warga tahanan yang tidak diperjelas status dan jangka tahanannya, juga masih tidak diperbolehkan mendapat kunjungan dari keluarganya sendiri.*




 

Rep: Thufail al Ghifari
Red: Cholis Akbar

Share |
 
KOMENTAR
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

 
Info Anda
 
Busana Muslimah Syar'i

Pusat belanja online busana syar'i. Murah,berkualitas dan terpercaya.

http://www.deblishop.com/

https://www.facebook.com/DebliShop

 
Grosir Kaos Kaki

Kaos Kaki Muslimah, Kaos Kaki Wudhu dan banyak pilihan kaos kaki dengan HARGA GROSIR. Menerima pesanan Kaos Kaki Logo Sekolah.
http://grosirkaoskakionline.com, http://kaoskakisekolah.com

 
Mushaf Pena : Harga Obral

Al-Quran Elektronik, teknologi terbaru membantu Anda belajar membaca dan tadarus Al-Quran. Diskon Besar!

www.mushafpena.com

 
 
   Berita Internasional Lainnya
  Ini Alasan Kenapa "israel" Sewot dengan ...
  Surya Fachrizal jadi Saksi Korban Pengad...
  Hadapi Badai Bashar Al-Assad Tak Mau Mun...
  Mahathir Muhammad Kunjungi Mesir
  Rusia Usir Diplomat AS dan Ungkap Agen C...
  Hari Ke-100 Mogok Makan Guantanamo, Akti...
  Belum Mati, Harta Nelson Mandela Sudah D...
  Perempuan Dilarang Jadi Presiden Iran
  Tentara Mesir Diculik, Pelintas Batas Ra...
  Bunuh Rekannya di Iraq Tentara AS Dihuku...
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved