Home Surat Pembaca


Rilis Pers
 
Share |
Pernyataan LSBO PP Muhammadiyah tentang Pentas Lady Gaga


 
Rilis Muhammadiyah Menolak Konser Lady gaga
 

Rabu, 23 Mei 2012

Lembaga Seni Budaya dan Olahraga Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Alamat: Jl. KHA. Dahlan No. 103 Yogyakarta Telp. +62 274 375025 Faks. +62 274 381031
E-mail: lesbor.ppmuh@yahoo.co.id
Nomor   :  121/I.20/MLM/2012 / 30 Jumadats Tsani 1433 H
Lamp.    :  - 20 Mei 2012 M
Hal :  Pernyataan LSBO PP Muhammadiyah  tentang Pentas Lady Gaga

SEHUBUNGAN
dengan akan diselenggarakannya pentas musik Lady Gaga (Stefani Joanne Angelina Germanotta) di Jakarta pada tanggal 3 Juni 2012 bertempat di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta maka dengan ini Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan menolak adanya pentas musik Lady Gaga tersebut.

Adapun pertimbangannya adalah sebagai berikut:

1.  Bangsa Indonesia memiliki kedaulatan budaya. Kedaulatan budaya ini sudah terbentuk dan membentuk dirinya selama Indonesia masih bernama Nusantara sampai ketika Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Dengan kedaulatan budaya ini bangsa Indonesia mengembangkan dan melindungi potensi budayanya sendiri yang berbasis etnisitas, nasionalitas, ajaran agama, moral, nilai luhur, kesantunan, dan kepatutan dalam mengatur kehidupannya.  Lembaga Seni Budaya dan Olahraga Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai bagian dari bangsa Indonesia merasa wajib dan berhak untuk mempertahankan kedaulatan budaya  bangsa Indonesia dari berbagai  kekuatan budaya  asing yang mengancam kedaulatan budaya bangsa Indonesia tersebut. Kekuatan budaya asing global, kini ditengarai tengah berusaha melakukan penjajahan budaya terhadap bangsa Indonesia.

2.  Pentas musik Lady Gaga, menurut Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dapat diketagorikan sebagai bagian dari kekuatan  budaya asing yang kehadirannya dapat mengancam dan menggerogoti kedaulatan budaya bangsa Indonesia. Bentuk ancaman terhadap kedaulatan budaya bangsa Indoensia adalah berupa penetrasi langsung kekuatan budaya asing berupa pentas musik Lady Gaga. Kalau pentas Lady Gaga dibiarkan, maka sama halnya kita semakin membiarkan berlangsungnya penjajahan budaya Indonesia oleh kekuatan budaya asing global itu.

3.  Bangsa Indonesia, sebagian besar  adalah  rakyat Indoensia sekarang tengah berada pada perjuangan besar untuk menyelamatkan diri dari  kondisi kemiskinan, dari kondisi pemiskinan, berjuang untuk melepaskan diri dari  kemelaratan dan upaya pemelaratan, berjuang untuk melepaskan diri dari kebodohan dan pembodohan. Proses kemiskinan dan pemiskinan, proses kemelaratan dan pemelaratan, maupun proses kebodohan dan pembodohan terhadap bangsa dan rakyat Indonesia  selama ini telah dilakukan oleh kekuatan modal dan kekuatan pasar global. Itulah yang disebut penjajahan ekonomi oleh kekuatan kapitalis global.

Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai bagian dari bangsa Indionesia merasa berhak dan merasa wajib untuk berpihak kepada rakyat Indonesia untuk bersama-sama dengan komponen dan elemen bangsa Indonesia yang lain mewujudkan kemakmuran, keadilan, dan kesejahteraannya secara mandiri.

4.  Dalam kondisi ketika rakyat Indonesia tengah berada di tengah kemiskinan dan pemiskinan, kemelaratan dan pemelaratan, maupun  kebodohan  dan pembodohan,  dan dalam kondisi ketika  rakyat Indonesia tengah berjuang untuk melawan  semua kondisi buruk yang dipaksakan oleh kekuatan modal dan pasar global maka adalah sangat tidak bermoral kalau pertunjukan musik Lady Gaga  yang mengumbar kemewahan dan hedonisme kehidupan  diselenggarakan di Indonesia. Dikhawatirkan, rakyat kita yang miskin, melarat, dan merasa dipecundangi oleh orang kaya dan para  pemodal serta kekuatan pasar global itu akan memicu kecemburuan sosial dan marah sehingga dapat menimbulkan konflik horizontal antara rakyat miskin yang jumlah mayoritas dengan segelintir orang kaya  yang melakukan  pesta kemewahan dengan menonton pertunjukan musik Lady Gaga.

5.  Dengan demikian Muhammadiyah bersama elemen dan komponen bangsa Indonesia yang lain  menolak pentas musik Lady Gaga  merupakan perjuangan melawan penjajahan budaya dan  ekonomi, demi kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia. Dalam  konteks inilah Muhammadiyah mendukung kebijakan Pemerintah, dalam hal ini Polisi Republik Indonesia yang tidak memberikan  izin bagi keberlangsungan pentas musik Lady Gaga tersebut.

Ketua,
H. Jabrohim

Sekretaris,
Mustofa W. Hasyim

Mengetahui
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah
HM. Sukriyanto, AR.

Rep: Panji Islam
Red: Cholis Akbar

Share |
 
KOMENTAR
   
  Gungun Mulyawan , Rabu, 23 Mei 2012
Sudah seharusnya Indonesia mandiri dan memp[ertahankan apa yang dimilikinya. Jagalah Indonesia dengan kebudayaannya. Sebagai seorang muslim saya juga mendukung keputusan POLRI untuk melarang konser ini berlangsung.
  
   
  Usman Mukarrom , Kamis, 24 Mei 2012
ALAHAMDULILLAH KARAKTERISTIK MUHAMMADIYAH TIDAK LUNTUR DAN TERGERUS OLEH ZAMAN YANG SERBA BENDAWI( MATERIALISTIS). INI BARU ORMAS ISLAM YANG BENAR. JANGAN SEPERTI ORMAS ISLAM YANG LAIN, YANG KETUANYA MENGATAKAN: "MESKIPUN 1000 LADY GAGA DIDATANGKAN, IMAN UMMAT KAMI TIDAK AKAN TERPENGARUH" (SAYA SENDIRI YAKIN PERNYATAAN INI HANYA PERNYATAAN PRIBADINYA SAJA YANG NOTA BENE BERFAHAM LIBERAL. DAN SAYA YAKIN MAYORITAS UMMATNYA MENOLAK LADY GAGA).
  
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

 
Info Anda
 
Busana Muslimah Syar'i

Pusat belanja online busana syar'i. Murah,berkualitas dan terpercaya.

http://www.deblishop.com/

https://www.facebook.com/DebliShop

 
Grosir Kaos Kaki

Kaos Kaki Muslimah, Kaos Kaki Wudhu dan banyak pilihan kaos kaki dengan HARGA GROSIR. Menerima pesanan Kaos Kaki Logo Sekolah.
http://grosirkaoskakionline.com, http://kaoskakisekolah.com

 
Mushaf Pena : Harga Obral

Al-Quran Elektronik, teknologi terbaru membantu Anda belajar membaca dan tadarus Al-Quran. Diskon Besar!

www.mushafpena.com

 
 
   Berita Surat Pembaca Lainnya
  Televisi: Sahabat atau Musuh?
  Miss World = Mis-akidah?
  Ketika Bawang Menentukan Nasib Generasi
  Mengapa Kau Deportasi Muhajirin Rohingya...
  Hidayatullah Online, Kenetralan dan Hijr...
  Penanganan Kasus Terorisme Hanya Sebarka...
  Hak Jawab AMTI Terkait RDP RUU Pertembak...
  Perda Berbau Syari’ah Kembali Digoyang?
  FOS ARMI Desak Densus 88 Hentikan Aksi M...
  PUSHAMI Desak DPR Panggil KaDensus 88 d...
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved