Home Nasional

 
Share |
Acara Irshad Manji di Yogyakarta Berantakan


 
Irshad Manji dibawa aparat saat diskusi di Salihara
 

Kamis, 10 Mei 2012

Hidayatullah.com—Setelah acaranya di Jakarta dan Solo mendapat penolakan warga, diskusi yang menghadirkan feminis asal Kanada, Irshad di Kota Yogyakarta juga berakhir dengan berantakan.

Awalnya, hari, Rabu, (09/05/2012), Irshad Manji  direncanakan akan mengisi diskusi dengan topik, "Bincang Pagi Bersama Irshad Manji. Agama, Kebebasan dan Keberanian Moral," di Gedung Sekolah Pascasarjana UGM lt 3, ruang 306.

Namun acara yang diselenggarakan oleh Program Studi Agama dan Lintas Budaya (CRCS) UGM akhirnya urung dilaksanakan karena adanya surat dari pihak rektor UGM yang meminta diskusi tidak dilanjutkan.

Dalam keterangan resmi, pihak UGM melalui juru bicaranya, Wijayanti, sebagaimana dikutip Voice of America, pihaknya tidak pernah menolak kedatangan Irshad Manji. Namun pembatalkan karena adanya tekanan ratusan massa pada Selasa malam dan kewajiban UGM untuk menjamin keamanan tamu dan seluruh warga kampus.

Sebelumnya, hari Rabu pagi, puluhan aktivis dakwah Kampus UGM menggelar aksi penolakan ketika diskusi yang menghadirkan Irshad Manji.

Selain itu, acara Irshad Manji  di Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKIS), Jalan Sorowajan Baru, Plumbong, Banguntapan Bantul, Yogyakarta, juga dibubarkan massa. Ormas dari Majelis Mujahidin Indonesia, dan Gerakan Anti Maksiat menyerbut tempat acara yang membuat acara itu batal berantakan.

Massa meninggalkan lokasi setelah aparat kepolisian datang mengamankan Irshad Manji dan panitia pelaksana.

Sementara itu,  dengan ekspresi kekecewaan, Irshad Manji mengungkapkan keheranannya, karena empat tahun lalu dia datang ke UGM dan disambut dengan baik, tetapi kali ini ditolak dengan keras.

"Empat tahun kemudian saya menulis sebuah buku dengan kata-kata Allah, Kebebasan, dan Cinta sebagai judulnya. Tidak hanya mengalami aksi kekerasan di Jakarta, tetapi kemarin kegiatan kami di Solo digagalkan dan di sini di Universitas yang menerima saya dengan sangat baik empat tahun yang lalu, pimpinan universitas yang sekarang justru menutup kegiatan ini," ungkap Irshad Manji dikutip Voice of America.

Kampanye Lesbian

Seperti diketahui, Irshad Manji adalah seorang aktifis feminis, penulis buku dan juga dikenal sebagai pegiat lesbian. Beberapa penolak menilai, kedatangangannya dikhawatirkan berkampanye membawa ajaran dan faham lesbian ke Indonesia.

Koordinator aksi penolakan dari mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia, Yayan, hubungan sesama jenis berbahaya dan tidak sesuai dengan tata nilai masyarakat. 
"Mereka datang ke Indonesia itu dalam rangka untuk mengkampanyekan ide perkawinan sejenis, lesbian atau homoseks. Nah ide ini berbahaya, kalau ini berkembang di masyarakat ini akan menjadi senjata bagi mereka, peluru bagi mereka, untuk dibawa ke DPR untuk kemudian disahkan Undang-Undang sesama jenis di Indonesia. Ini akan merusak tatanan kehidupan keluarga di Indonesia yang sampai saat ini masih dijaga oleh rakyat Indonesia," papar Yayan dikutip Voice of America.

Sebelumnya, aktivis dari Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Jamaah Shalahuddin UGM juga mengungkapkan alasannya mengapa keberatan kehadiran feminis asal Kanada, Irshad Manji di kampus mereka, Universitas Gajah Mada (UGM).

Menurut para aktivis mahasiswa ini, mereka menolak pemikiran Irshad Manji, karena dalam banyak tulisannya, wanita ini jelas-jelas memperolok-olok Nabi dan al-Quran.

“Irshad Manji dalam bukunya telah jelas-jelas memperolok-olok Nabi dan mendeskriditkan Al-Quran, “ ujar Fahmi, juru bicara LDK Jamaah Shalahudin UGM kepada hidayatullah.com.*

Rep: Panji Islam
Red: Cholis Akbar

Share |
 
KOMENTAR
   
  Ludi Ratjani , Kamis, 10 Mei 2012
Alhamdulillah, orang Indonesia masih banyak yang waras.
  
   
  Semangat , Kamis, 10 Mei 2012
Selamat Kepada Para Dai yang telah berjuang Menggagalkan acara Irshad Manji..Sudah seharusnya para perusak Tatanan Masyarakan seprti Irshad Manji tidak mendapat tempat di Indonsia.. Wujudkan Indonesia Tanpa Lesbian & Liberal!
  
   
  Taufiqurrahman , Jum'at, 11 Mei 2012
MUDAH MUDAHAN LESBIAN INI TIDAK MEREPOTKAN BANDUNG
  
   
  Metal , Jum'at, 11 Mei 2012
Just Go.....! Irshad ....!!! You don't belong here ... leave us alone Just go... faggot...!!!
  
   
  Rony , Jum'at, 11 Mei 2012
Bila SBY adalah benar Muslim yang taat, dengan kekuasaan yang telah Allah berikan kepadanya sebagai pemimpin umat yang mayoritas Muslim, maka dia seharusnya memerintahkan aparatnya untuk mencekal pelesbi ini datang ke Indonesia, atau bila sudah terlajur datang, segera di deportasi.
  
   
  Ridha , Jum'at, 11 Mei 2012
Saya tidak mengerti dengn UGM sebagai kampus yang Mahasiswanya mayoritas Muslim, meberi ijin Irshad Manji untuk berbicara atas nama HAM walaupun yg bersangkutan melanggar HAM terhadap umat Islam. Inilah salah satu citra UGM yang terjalek yang dikiranya mendukung HAM sekaligus murusak HAM, sadarlah pimpinan UGM ?
  
   
  Sara , Jum'at, 11 Mei 2012
setuju dengan @RIdha: jika alasan HAM dan akademik diajukan agar kita masyarakat menerima kerusakan ini, bisa2 suatu hari, UGM mendatangkan pelaku INCEST praktek di depan hadirin. Alasannya, "Lho ini kan wilayah akademik, kita pingin tau caranya gimana?" AH UGM lama2 jadi semrawut pikirannya sejak ada CRCS, bayangkan kota dikenal lahirnya Muhammadiyah, kampusnya jadi liberal????
  
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

 
Info Anda
 
Busana Muslimah Syar'i

Pusat belanja online busana syar'i. Murah,berkualitas dan terpercaya.

http://www.deblishop.com/

https://www.facebook.com/DebliShop

 
Grosir Kaos Kaki

Kaos Kaki Muslimah, Kaos Kaki Wudhu dan banyak pilihan kaos kaki dengan HARGA GROSIR. Menerima pesanan Kaos Kaki Logo Sekolah.
http://grosirkaoskakionline.com, http://kaoskakisekolah.com

 
Mushaf Pena : Harga Obral

Al-Quran Elektronik, teknologi terbaru membantu Anda belajar membaca dan tadarus Al-Quran. Diskon Besar!

www.mushafpena.com

 
 
   Berita Nasional Lainnya
  Pelunasan BPIH Telah Dimulai Hingga 12 J...
  Menag: Sejarah Membuktikan Al Quran Terp...
  LGBT Kampanye di Kampus, Civitas Akadem...
  Gubernur Kaltim: Hidayatullah Mitra Peme...
  PKS Usulkan Integrasi Nilai Agama dalam ...
  200 Penghafal Qur'an Buka Pengibaran Mer...
  20 Jamaah Ahmadiyah Bersyahadat, Menag T...
  SAR Hidayatullah dan Berbagai Elemen Ban...
  Gerakan Anti Miras Desak Baleg DPR Prior...
  Pemerintah RI tak Setuju Relokasi Korban...
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved