Home Internasional


Pilpres Prancis
 
Share |
Sarkozy Akhirnya Terdepak dari Kursi Presiden


 
 

Senin, 07 Mei 2012

 

Hidayatullah.com—Francois Hollande menjadi presiden Prancis yang baru, setelah menang lebih dari separuh suara melawan incumbent Nicolas Sarkozy.

Dikutip dari Euronews, hasil akhir perhitungan suara resmi sampai pukul 20.00 waktu setempat hari Ahad (06/05/2012) menunjukkan Hollande unggul dengan 52,5% suara, sedangkan Sarkozy mendapatkan 47,5% suara.

Kemenangan Hollande ini menjadikan dirinya sebagai pemimpin Prancis pertama dari kelompok sosialis sejak pemerintahan Francois Mitterand, yang mengakhiri tugasnya 17 tahun lalu.

Sedangkan kekalahan Sarkozy, merupakan kejadian pertama di mana calon incumbent tidak terpilih kembali untuk kedua kalinya sejak masa Valerie Giscard d'Esting yang dikalahkan Mitterand pada tahun 1981.

Berbeda dengan Sarkozy yang menjanjikan pengurangan jumlah imigran kepada rakyat, Hollande berjanji bahwa setiap orang di Prancis akan diperlakukan sama dan ia akan memimpin persatuan seluruh penjuru negeri dengan misi mengubah Prancis beserta rakyatnya menjadi lebih baik.

“Dan ketika hasil (pemilu) diumumkan, saya yakin bahwa di negara-negara Eropa (kemenangan) ini menjadi angin segar dan harapan. Bahwa 'pengetatan' pada akhirnya bukan sesuatu yang tidak dapat dihindari,” kata Hollande dalam pidato pertamanya setelah dipastikan menjadi presiden Prancis yang baru. Dia menyinggung masalah krisis ekonomi di Eropa yang dihadapi para pemimpin di benua itu dengan kebijakan pengetatan anggaran.

Dalam pidatonya, Hollande juga mengucapkan terima kasih kepada pendukungnya di kota Tulle, Correze, sebuah kota kecil yang hening, tempat ia mulai berkarir sebagai anggota parlemen.

Sarkozy akan menyerahkan tampuk kepemimpinan Prancis kepada Hollande pada 15 Mei mendatang di Istana Elysee.

“Francois Hollande adalah presiden Prancis dan ia harus dihormati,” kata Sarkozy.

“Saya menerima penuh kekalahan ini,” ujar Sarkozy, yang menyalahkan krisis ekonomi sebagai penyebab kekalahannya.

Sarkozy menjadi pemimpin ke-11 di Eropa yang kehilangan kekuasaan karena krisis ekonomi, sebab rakyat lebih memilih pemimpin yang memiliki perhatian terhadap masalah etika dan sosial.

Kemenangan Hollande, mau tidak mau akan mempengaruhi sejawatnya di Jerman, Kanselir Angela Merkel, dalam mengambil kebijakan terkait krisis ekonomi Eropa yang mulai menerpa negara itu.*

 

Rep: Ama Farah
Red: Dija

Share |
 
KOMENTAR
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

 
Info Anda
 
Busana Muslimah Syar'i

Pusat belanja online busana syar'i. Murah,berkualitas dan terpercaya.

http://www.deblishop.com/

https://www.facebook.com/DebliShop

 
Grosir Kaos Kaki

Kaos Kaki Muslimah, Kaos Kaki Wudhu dan banyak pilihan kaos kaki dengan HARGA GROSIR. Menerima pesanan Kaos Kaki Logo Sekolah.
http://grosirkaoskakionline.com, http://kaoskakisekolah.com

 
Mushaf Pena : Harga Obral

Al-Quran Elektronik, teknologi terbaru membantu Anda belajar membaca dan tadarus Al-Quran. Diskon Besar!

www.mushafpena.com

 
 
   Berita Internasional Lainnya
  Iran Tak Akui Drone yang Ditemukan di Ba...
  Bugil ala Femen, Gadis Tunisia Ditangkap
  Amerika Akui Sengaja Bunuh Anwar Al-Awla...
  Yaman Selatan Menuntut Merdeka
  Saudi Tanggkap 10 Tersangka Mata-Mata Ir...
  Sidang Pra-Peradilan Bradley Manning Dim...
  Rafsanjani dan Jago Ahmadinejad Dicoret ...
  Sidang Lanjut 10 Oktober, Perintah Penah...
  Surya dan Syeikh Raid Shalah Batal Bersa...
  Puluhan Warga Amerika Tewas Dihantam Ang...
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved