Home Internasional

 
Share |
OKI: Islamophobia Masuk Tahap Ketiga


 
 

Sabtu, 05 Mei 2012

Hidayatullah.com—Sekretaris Jenderal Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Ekmeleddin Ihsanoglu mendesak masyarakat internasional untuk mengambil tindakan efektif guna mencegah berkembangnya Islamophobia atau sikap permusuhan terhadap Islam dan Muslim di seluruh dunia.

“Islamophobia sedang meningkat, bahkan telah memasuki tahap ketiga,” kata Ihsanoglu dalam pernyataannya, menanggapi laporan terbaru Amnesty International yang berjudul “Choice and Prejudice: Discrimination Against Muslims in Europe."

Ihsanoglu menjelaskan, pada tahap pertama para musuh Islam menggunakan alasan keebasan berekspresi untuk menyerang Islam dan Muslim, seperti yang muncul dalam kasus penggambaran sosok Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam dalam bentuk kartun sebagai bentuk penghinaan.

Pada tahap ketiga, mereka berusaha melembagakan kebencian terhadap Islam dan Muslim. Sebagai contoh, larangan pembangunan menara masjid di Swiss yang ditetapkan lewat referendum atau pemungutan suara rakyat.

Contoh lain, larangan penggunaan kerudung atau cadar di sejumlah negara seperti Belgia, Belanda, Prancis dan Spanyol.

OKI menegaskan bahwa Islamophobia berbeda dan tidak dapat disamakan dengan kebencian rasial atau xenophobia (ketakutan terhadap orang asing). Islamophobia merupakan stigmatisasi terhadap agama dan pengikut Islam.

“Islamophobia adalah musuh bagi hak asasi manusia dan juga kehormatan Muslim,” tegas Ihsanoglu, dikutip Arab News (05/04/2012).

Amnesty Interntional dalam laporannya menyebutkan bahwa Muslim di Eropa menghadapi diskriminasi dalam bidang pendidikan, pekerjaan dan kebebasan beragama. Laporan itu juga menjelaskan bahwa partai-partai politik menggunakan Islamophobia sebagai alat untuk mendulang suara pemilih dan mendapatkan kekuasaan politik.

“Wanita-wanita Muslim tidak diberi pekerjaan dan para gadis dilarang masuk kelas hanya karena mereka mengenakan pakaian tradisi seperti kerudung. Para pria dilarang memelihara jenggot,” kata Marco Perolini, pakar masalah diskriminasi di Amnesty International.

“Bukannya melawan prasangka-prasangka buruk ini, partai politik dan para pejabat publik semuanya terlalu sering memanfaatkannya untuk mencapai tujuan yaitu memperoleh suara,” kata Perolini.

Laporan Amnesty International itu membeberkan masalah Islamophobia dengan fokus di negara Belgia, Prancis, Belanda, Swiss dan Spanyol.

Dalam pernyataannya, Ihsanoglu juga mengecam kelompok-kelompok garis keras yang membuat buruk wajah Islam.*

 

Rep: Ama Farah
Red: Dija

Share |
 
KOMENTAR
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

 
Info Anda
 
Busana Muslimah Syar'i

Pusat belanja online busana syar'i. Murah,berkualitas dan terpercaya.

http://www.deblishop.com/

https://www.facebook.com/DebliShop

 
Grosir Kaos Kaki

Kaos Kaki Muslimah, Kaos Kaki Wudhu dan banyak pilihan kaos kaki dengan HARGA GROSIR. Menerima pesanan Kaos Kaki Logo Sekolah.
http://grosirkaoskakionline.com, http://kaoskakisekolah.com

 
19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang!

www.digitalhuda.com

 
Mushaf Pena : Harga Obral

Al-Quran Elektronik, teknologi terbaru membantu Anda belajar membaca dan tadarus Al-Quran. Diskon Besar!

www.mushafpena.com

 
 
   Berita Internasional Lainnya
  Topeng Guy Fawkes Masih Dijual di Jeddah
  PBB: 140 Ribu Orang di Arakan Kehilangan...
  Miss Israel yang Pernah Dinas IDF akan H...
  Intelijen Jerman: Jumlah Pendukung Islam...
  Iran akan Kirim Pasukan ke Suriah
  Mesir Putus Hubungan Diplomatik dengan S...
  Ada Perbaikan, Saudi Sarankan Masyarakat...
  Muslim Inggris Ditusuk Saat Shalat
  Facebook Mengaku Amerika Minta Data Peng...
  Pengurus Al-Watan Mesir Ramai-Ramai Meng...
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved