Home Internasional

 
Share |
Kritik Obama di Facebook, Marinir AS Dipecat


 
 

Jum'at, 27 April 2012

 

Hidayatullah.comSeorang anggota marinir Amerika Serikat dipecat, karena mengoceh di situs jejaring sosial Facebook yang isinya mengkritik Presiden Obama.

Sebagaimana dilansir Associated Press, menurut Korps Marinir AS hari Rabu (25/04/2012), Sersan Gary stein dipecat dengan tidak hormat dan kehilangan semua haknya sebagai prajurit militer AS karena melanggar kebijakan korps.

Kepada kantor berita AP, Stein mengatakan bahwa ia sangat kecewa dengan keputusan itu. Dia berdalih apa yang diutarakannya merupakan bagian dari kebebasan mengungkapkan pendapat.

“Saya cinta Korps Marinir, saya cinta pekerjaan saya. Saya berharap tidak seperti ini jadinya. Sulit diterima melihat bagaimana 15 kata di Facebook dapat menghancurkan karir selama 9 tahun,” katanya, dikutip AP.

Pengacara Stein, Gary Kreep, mengatakan siap mendampingi pria itu jika ingin terus mengajukan banding.

“Sepanjang dia mau melanjutkan terus, kami akan mendukungnya,” kata Kreep.

Pada tanggal 1 Maret lalu, di akun Facebook-nya, Stein menulis, “Persetan Obama, saya tidak akan mengikuti perintah darinya.” Stein kemudian mengklarifikasi pernyataan itu dengan mengatakan bahwa ia tidak akan mengikuti perintah yang melanggar hukum.

Brigjen Daniel Yoo, komandan depot perekrutan di korps marinir AS di San Diego mengatakan hari Rabu dalam penyataannya, bahwa berdasarkan pada bukti-bukti yang ada badan administrasi merekomendasikan agar memecat Gary Stein.

Menurut To Umberg, seorang mantan kolonel angkatan darat dan jaksa militer, meskipun Stein telah diingatkan akan kelakuannya, anggota marinir itu tetap ngotot.

“Korps Marinir telah memberikan waktu untuk merenungkan perbuatannya, namun Sersan Stein masih tetap saja meremehkan jalur komando,” kata Umberg, yang tidak terlibat menangani kasus Stein.

Dalam persidangan, jaksa penuntut militer menampilkan rekaman layar yang menunjukkan bahwa Stein pernah memasang foto Presiden Obama pada poster rekayasa dari film “Jackass” dan film “The Incredibles” yang diutak-atik menjadi “The Horribles”.

“Menurut saya dia memang ingin keluar dari Korps Marinir dengan cara yang dramatis untuk memulai karir baru di acara bincang-bincang di radio atau apapun yang mau menampungnya,” imbuhnya.

Umberg yakin keputusan untuk memberhentikan Stein tidak akan berdampak pada mayoritas anggota marinir, karena kebanyakan dari mereka tidak akan pernah berpikir untuk memuat pernyataan serupa di situs jejaring sosial dan sebagian besar anggota marinir memahami garis komando dan hak kebebasan berbicara yang mereka miliki.

Militer Amerika Serikat sejak Perang Sipil telah mengeluarkan peraturan yang membatasi kebebasan berbicara anggotanya, termasuk dilarang melakukan kritik terhadap para atasan mereka.*

 

Rep: Ama Farah
Red: Dija

Share |
 
KOMENTAR
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

 
Info Anda
 
Busana Muslimah Syar'i

Pusat belanja online busana syar'i. Murah,berkualitas dan terpercaya.

http://www.deblishop.com/

https://www.facebook.com/DebliShop

 
Grosir Kaos Kaki

Kaos Kaki Muslimah, Kaos Kaki Wudhu dan banyak pilihan kaos kaki dengan HARGA GROSIR. Menerima pesanan Kaos Kaki Logo Sekolah.
http://grosirkaoskakionline.com, http://kaoskakisekolah.com

 
Mushaf Pena : Harga Obral

Al-Quran Elektronik, teknologi terbaru membantu Anda belajar membaca dan tadarus Al-Quran. Diskon Besar!

www.mushafpena.com

 
 
   Berita Internasional Lainnya
  Presiden Prancis Sahkan UU Legalisasi Pe...
  Sejuknya Pertemuan Ulama ‘Dua Sayap untu...
  Ini Alasan Kenapa "israel" Sewot dengan ...
  Surya Fachrizal jadi Saksi Korban Pengad...
  Hadapi Badai Bashar Al-Assad Tak Mau Mun...
  Mahathir Muhammad Kunjungi Mesir
  Rusia Usir Diplomat AS dan Ungkap Agen C...
  Hari Ke-100 Mogok Makan Guantanamo, Akti...
  Belum Mati, Harta Nelson Mandela Sudah D...
  Perempuan Dilarang Jadi Presiden Iran
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved