Home Internasional

 
Share |
Ulama Syiah: Damaskus Tak Akan Runtuh Selama Iran di Sampingnya


 
 

Jum'at, 27 April 2012

Hidayatullah.com--Seorang ulama senior Syiah - Iran menegaskan dukungan Tehran terhadap rezim Damaskus di Suriah dengan mengatakan bahwa Suriah tidak akan runtuh selama Iran bersekutu dengannya.

Sayid Ahmad Khatami,  pada Kamis (26/04/2012) mengatakan, "Selama Republik Islam berdiri di samping Suriah, pemerintah negara ini tidak akan runtuh," ujarnya dikutip Irib.

Mantan presiden Iran itu menambahkan, meskipun Tehran mendukung Damaskus, bukan berarti setuju terhadap setiap langkah yang diambil pemerintah Suriah. Tetapi karena menuntut reformasi, katanya.

"Iran serius menuntut reformasi di Suriah, sehingga pemilihan umum belakangan ini dan langkah-langkah reformis lain di Suriah, semuanya diambil tidak lepas dari dorongan Republik Islam."

Alasan mengapa Iran mendukung Suriah, lanjut Sayid Khatami, adalah karena Barat ingin membalas dendam pada negara ini atas kebangkitan Syiah Iran dan Gerakan Muqawama Libanon (Hizbullah).

"Imperialisme Barat akan mengirim senjata ke oposisi Suriah. Hal itu sangat memalukan dan tentu saja Republik Islam tidak akan membiarkan agenda mereka berbuah," tegasnya.

Dukungan Iran

Sebelum ini, surat kabar Washinton Post, Sabtu (03/03/2012), yang mengutip tiga pejabat intelijen Amerika Serikat, yang nama mereka tidak disebut dan memiliki akses pada laporan-laporan intelijen dari kawasan itu, mengatakan, Teheran telah meningkatkan pasokan senjata dan bantuan lainnya untuk pemimpin Suriah Bashar al-Assad saat ia sedang berusaha menumpas kelompok perlawanan di kota Homs.

Minggu ini, utusan khusus internasional untuk Suriah, Kofi Annan mengecam rezim Bashar al Assad karena terus langgar kesepakatan gencatan senjata. 

Annan menginformasikan situasi aktual di Suriah kepada Dewan Keamanan PBB di New York lewat konferensi video jarak jauh. Dilaporkan, presiden Suriah, Bashar al Assad tetap belum memenuhi janjinya untuk mengakhiri kekerasan. 

Sementara itu jurubicara Annan, Ahmed Fawzy mengungkapkan di Jenewa, pasukan pro Assad tetap belum menarik artileri beratnya dari sejumlah kota, sesuai rencana perdamaian enam poin dari Annan.*

Rep: Panji Islam
Red: Cholis Akbar

Share |
 
KOMENTAR
   
  Ludi Ratjani , Jum'at, 27 April 2012
Semoga kedua-duanya runtuh, wahai kaum yang dhalim atau bertaubatlah.
  
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

 
Info Anda
 
Busana Muslimah Syar'i

Pusat belanja online busana syar'i. Murah,berkualitas dan terpercaya.

http://www.deblishop.com/

https://www.facebook.com/DebliShop

 
Grosir Kaos Kaki

Kaos Kaki Muslimah, Kaos Kaki Wudhu dan banyak pilihan kaos kaki dengan HARGA GROSIR. Menerima pesanan Kaos Kaki Logo Sekolah.
http://grosirkaoskakionline.com, http://kaoskakisekolah.com

 
Mushaf Pena : Harga Obral

Al-Quran Elektronik, teknologi terbaru membantu Anda belajar membaca dan tadarus Al-Quran. Diskon Besar!

www.mushafpena.com

 
 
   Berita Internasional Lainnya
  Pramuka Homo Amerika, Jadi Anggota Boleh...
  Babi Amerika Diberi Pakan Ganja Agar Gem...
  Kasus Keracunan di Al-Azhar Kemungkinan ...
  Penculik Bebaskan Personel Keamanan Mesi...
  Diteror Ular, Puluhan Warga Iraq Tewas
  Iran Tak Akui Drone yang Ditemukan di Ba...
  Bugil ala Femen, Gadis Tunisia Ditangkap
  Amerika Akui Sengaja Bunuh Anwar Al-Awla...
  Yaman Selatan Menuntut Merdeka
  Saudi Tanggkap 10 Tersangka Mata-Mata Ir...
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved