Home Palestina Terkini


Laporan dari Jalur Gaza
 
Share |
Setahun Tinggalkan Anak-Isteri, Demi Rumah Sakit Indonesia di Gaza


 
 

Ahad, 15 April 2012

Hidayatullah.com--Abdillah Onim yang berbadan tegap dan dua tahun lalu saling melotot dengan tentara Israel saat turun dari kapal Mavi Marmara di pelabuhan Ashdod, kemarin sore (13/04/2012) tak bisa menahan rasa harunya ketika berjumpa dengan Tim Sahabat Al-Aqsha (SA2Gaza).

Pelukan erat cukup lama terjadi di depan Masjid Umari, Jabaliya, di kawasan Gaza Utara. “Ooh… oooh… ooh,” hanya itu yang keluar dari mulutnya. Dua tetes air mengambang di pelupuk matanya. Pemuda asal Galela, Maluku Utara itu, sudah dua tahun meninggalkan tanah air bertugas sebagai relawan MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) untuk membangun Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahiya, Gaza Utara.

Tahun lalu Abdillah menikahi Rajaa’ Yusuf Al-Hirtsani, gadis Gaza penghafal Al-Quran, yang kini sedang menunggu hari-hari melahirkan anak mereka yang pertama. Dengan izin Allah, ini calon bayi Indonesia pertama yang lahir di Ibukota Perjuangan Palestina, Jalur Gaza.

Kemarin sore Tim SA2Gaza menyaksikan Indonesia dan Palestina menyatu di rumah ayah Rajaa’ dengan sangat manisnya. Abdillah mondar-mandir sebagai tuan rumah, sesekali meneriakkan panggilan kepada ipar-iparnya untuk melayani tamu-tamu dari Jakarta.

“Kalau bukan dengan Islam, apalagi yang bisa menyatukan dua bangsa yang dalam segala hal berbeda ini… Subhanallah… Indahnya…,” ujar Amirrul Iman, Direktur Operasional Sahabat Al-Aqsha.

Serindu-rindunya Abdillah dengan tanah airnya, ia masih lebih gayeng tinggal di Gaza dibandingkan kelima rekan relawan lainnya, karena ada istri dan bakal bayi pertamanya. Kelima rekannya itu Edy Wahyudi, Nur Ikhwan Abadi, Ahmad Fauzi, Darusman, dan Muhammad Husain.

Tiga yang pertama insinyur sipil yang menangani pembangunan Rumah Sakit Indonesia, dua lainnya plus Abdillah bertugas sebagai penterjemah. Husain, satu-satunya yang bujangan kini kuliah ilmu syariah di Universitas Islam Gaza.

Abdillah dan Nur Ikhwan masuk ke Gaza menjelang bulan Ramadhan tahun 2010 sesudah dilepaskan dari penjara Israel. Keduanya bersama relawan Sahabat Al-Aqsha dan KISPA serta 600-an relawan lain dari 32 negara diserang dan dibajak oleh Israel ketika berusaha menembus pengepungan laut Israel, dengan kapal Mavi Marmara. Kapal itu bersama lima kapal lain membawa sekitar 10 ribu ton bantuan kemanusiaan. Abdillah dan Nur Ikhwan tidak kapok, mereka masuk ke Gaza lewat darat melanjutkan amanahnya membangun rumah sakit Indonesia.

Sedangkan rekan relawan lainnya, masuk ke Gaza lewat darat pada bulan Desember tahun 2010 bersama Asian Convoy to Gaza yang berangkat dari New Delhi. Dihitung-hitung sudah setahun lebih lima bulan Darusman meninggalkan istri dan 11 putra-putrinya.

Wahyudi meninggalkan istri dan lima anaknya. Fauzi meninggalkan istri dan empat anaknya. Nur Ikhwan sempat pulang, tapi untuk kedua kalinya meninggalkan istri dan dua buah hatinya demi melaksanakan tugas membangun Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

Bagaimana rasanya jauh dari anak istri selama lebih dari setahun?

Para relawan ini tersenyum lebar, lalu masing-masing seakan punya jawaban untuk mengibur dirinya. Mereka lebih bersemangat menceritakan pekerjaan mereka membangun rumah sakit.

Para relawan Indonesia ini bekerja bersama puluhan pekerja bangunan Palestina setiap hari mulai jam delapan pagi sampai sore, sering sampai malam.

“Soalnya kita sedang mengejar target,” jelas Nur Ikhwan.

Saat ini pekerjaan konstruksi utama rumah sakit berbentuk oktagon (segi delapan mirip bangunan Kubah Asy-Syakhra) itu sudah memasuki tahap akhir. Tahap selanjutnya ialah pekerjaan instalasi listrik, air, sanitasi dan pekerjaan-pekerjaan arsitektural.

Karena itulah direncanakan tak lama lagi rombongan insinyur sipil Indonesia ini akan pulang sementara ke tanah air.

Tawa dan canda berderai-derai di ruang tamu yang sederhana tapi luas itu. Sisa-sisa angin musim dingin menyelusup, tapi rasa persaudaraan yang kuat menghangatkan hati-hati yang hadir. Pembicaraan berganti-ganti menggunakan bahasa Arab, Indonesia, dan sesekali bahasa Inggris.

Reuni ini ditutup dengan makan malam kebab Gaza. Ada perasaan nyeri juga melihat betapa susahnya hidup warga Jabaliya ini, tapi betapa bersemangatnya mereka memuliakan tamu-tamu dari Jakarta. Semoga Allah ganti makan malam tadi dengan hidangan terbaik untuk mereka di Syurga Firdaus.

Ziarah ini juga dihadiri dua pimpinan organisasi kemanusiaan Ya’qub Sulaiman, Direktur Yayasan Salam, dan Abdulrahim Syihab, Direktur Masyarakat Islam Jabaliya.

Yayasan Salam adalah mitra Sahabat Al-Aqsha dalam mengelola TK Bintang Al-Quran, taman kanak-kanak pertama di Gaza yang 100% didanai oleh masyarakat Indonesia.*/SA


Red: Cholis Akbar

Share |
 
KOMENTAR
   
  Muh Nursaid , Ahad, 15 April 2012
Subhanallah, smoga Allah memuliakan hamba2-Nya ini........!teriring do'a: berikan kekuatan pada mereka Ya Allah...!
  
   
  Abu Milzam Hazman , Senin, 16 April 2012
semoga engkau dan keluarga jadi contoh teladan tentaranya Allah yang ikhlas di medan juang yg dekat taman taman sorga barokallahu fii kum
  
   
  Budi Hermawan , Senin, 23 April 2012
subhanAlloh, smg Alloh berikan selalu kesabaran kpd mereka para mujahid & keluarganya .. aamiyn
  
   
  Budi Karyawan , Jum'at, 27 April 2012
Semoga Allah SWT memberikan ketbahan n ksbaran kpd sdr2 kt yg ikut membantu membangun RS kemanusiaan di Gaza, smoga Allah SWT membalas niat dan jasa baiknya dengan balasan yg mlimpah dan berkah. hidup Palestina....!
  
   
  Dwie , Ahad, 29 April 2012
Subahanallah... ana terharu dan bangga pada tmn2 relawan di gaza, mudah2an antum semua dberikan perlindungannya, dan kekuatan untuk mnjalani amanah ini..Aamiin.. semoga sukses untk Palestina-Indonesia. ALLAHUAKBAR
  
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

 
Info Anda
 
Busana Muslimah Syar'i

Pusat belanja online busana syar'i. Murah,berkualitas dan terpercaya.

http://www.deblishop.com/

https://www.facebook.com/DebliShop

 
Grosir Kaos Kaki

Kaos Kaki Muslimah, Kaos Kaki Wudhu dan banyak pilihan kaos kaki dengan HARGA GROSIR. Menerima pesanan Kaos Kaki Logo Sekolah.
http://grosirkaoskakionline.com, http://kaoskakisekolah.com

 
19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang!

www.digitalhuda.com

 
Mushaf Pena : Harga Obral

Al-Quran Elektronik, teknologi terbaru membantu Anda belajar membaca dan tadarus Al-Quran. Diskon Besar!

www.mushafpena.com

 
 
   Berita Palestina Terkini Lainnya
  Agen Berita TV Indonesia Dibuka di Gaza ...
  FSLDK Beri Beasiswa untuk Mahasiswa Kedo...
  Konferensi Zionis di Yerusalem Sepakati ...
  Statistik: Tiap Tiga Hari "Israel" Bunuh...
  Program SIRAMAN MANIS Diluncurkan di Mas...
  Selama 2012 Zionis Rampok 800 Hektar Tan...
  Peletakan Batu Pertama Madrasah Malaysia...
  Ada Apa Saat Ini Tim Sahabat Al-Aqsha di...
  Pengusaha Arab Berjanji Investasi Di Gaz...
  Israel Berusaha Bunuh Pasien Gaza Dengan...
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved