Home Nasional

 
Share |
Ulama Jangan Gunakan Istilah “Pluralisme Agama”


 
 

Kamis, 15 Maret 2012

Hidayatullah.com--Konsep kerukunan umat beragama yang keliru, dinilai Ketua MUI Jawa Timur, KH Absussomad Buchori hanya akan melahirkan disharmoni umat bergama. Di antara konsep kerukunan yang datang dari luar negeri (Barat), dan dikembangkan ke Indonesia oleh kelompok berpaham liberal.

“Sebab pluralisme agama itu lebih cenderung mencampur-adukkan ajaran agama,” ujarnya di hadapan 50 alim-ulama se Jawa Timur, termasuk Ketua PWNU dan PW Muhammadiyah Jawa Timur dalam sebuah makalah bertema “Peran Ulama dalam Menciptakan Harmonisasi Kehidupan Masyarakat” belum lama ini.

Karenanya, Kiai Somad meminta para kiai dan ulama membedakan makna konsep kerukunan secara benar. Misalnya perbedaan makna antara pluralisme dengan pluralitas.

“Sebab pluralisme itu bukan terjemahan dari Bhineka Tunggal Ika. Kalau Bhineka Tunggal Ika itu sebuah kenyataan perbedaan dan pluralitas yang ada di Indonesia, namun pluralisme justru lebih menggiring seseorang meyakini pemahaman tertentu.”

Karenanya, ia mengharapkan agar tokoh-tokoh Muslim dan para ulama tidak lagi menggunakan istilah ‘pluralisme agama’ untuk konsep kerukunan umat beragama.

Selanjutnya, ia mengutip seorang orientalis Barat, John Hick tentang defenisi pluralisme agama yang mengatakan bahwa pluralisme agama sebagai paham yang mengajarkan semua agama adalah sama. Karenanya, menurut Kiai Somad, pengikut pluralisme agama selalu mengklaim semua agama adalah sama dan sama-sama benar.

Ujung pluralisme agama adalah relativisme agama, di mana mengatakan kebenaran sebuah agama itu hanya relative (tidak pasti), ujar Kiai Somad.*

Rep: Panji Islam
Red: Cholis Akbar

Share |
 
KOMENTAR
   
  Galih , Kamis, 15 Maret 2012
Leres niku pak Yai..,kulo se7..!!!
  
   
  Bravomuslim , Jum'at, 16 Maret 2012
Semakin jelas ! Tindak Lanjut dari ungkapan pak Somad tersebut yang paling penting. Mari bersosialisasi sambil memperdalam esensi "pluralitas-beragama" dengan cara bijak dan damai, sehingga aura rahman rahim keIslaman kita terungkap ke permukaan.
  
   
  Metal , Jum'at, 16 Maret 2012
Udahhh... gampang aja.... Tantang aja tuh si Uhlil cs pindah agama ke Kristen atau Buddha mau nggak.... khan katanya semua agama sama.... Kalau mereka nggak mau pindah berarti mereka bener2 munafik tulen.... !!!
  
   
  Deden , Jum'at, 16 Maret 2012
jaringan islam liberal adalah biang kerok adanya disharmoni antar umat beragama di indonesia!!
  
   
  Izzudin Al Qassam , Jum'at, 16 Maret 2012
Ane setuju pendapat kyai somad, agama islam tidak bs disamakan dengan yang lain
  
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

 
Info Anda
 
Busana Muslimah Syar'i

Pusat belanja online busana syar'i. Murah,berkualitas dan terpercaya.

http://www.deblishop.com/

https://www.facebook.com/DebliShop

 
Grosir Kaos Kaki

Kaos Kaki Muslimah, Kaos Kaki Wudhu dan banyak pilihan kaos kaki dengan HARGA GROSIR. Menerima pesanan Kaos Kaki Logo Sekolah.
http://grosirkaoskakionline.com, http://kaoskakisekolah.com

 
Mushaf Pena : Harga Obral

Al-Quran Elektronik, teknologi terbaru membantu Anda belajar membaca dan tadarus Al-Quran. Diskon Besar!

www.mushafpena.com

 
 
   Berita Nasional Lainnya
  Bantu Mereka Agar Sembuh
  WTS Menuntut, Pemkot Pantang Surut
  Kesenjangan Ekonomi Nasional Makin Mempr...
  Jelang Ramadhan, Penjualan Perlengkapan ...
  Pusat Fashion Muslim Lebih Prospektif Di...
  Din Syamsuddin: RUU Ormas Inkonstitusio...
  Pelunasan BPIH Telah Dimulai Hingga 12 J...
  Menag: Sejarah Membuktikan Al Quran Terp...
  LGBT Kampanye di Kampus, Civitas Akadem...
  Gubernur Kaltim: Hidayatullah Mitra Peme...
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved