Home Internasional

 
Share |
Saudi Kurang Suka terhadap Al Ikhwan


 

Rabu, 22 Februari 2012

Hidayatullah.com--Jihad Al Khazin, seorang penulis ternama Arab yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan para penguasa Arab mengisyaratkan bahwa Saudi tidak menyukai Al Ikhwan, demikian lansir Bawabah Ahram (21/2/2012).

Khazin juga menyampaikan dalam wawancaranya di Kanal At Tahrir pada hari Selasa sore kemarin bahwa negara-negara Teluk mustahil mendukung Al Ikhwan Al Muslimun, namun dukungan mereka terhadap Salafiyah akan jauh lebih besar.

Penulis ternama Arab yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan para penguasa Arab ini juga menyampaikan bahwa pihak Saudi menilai bahwa Al Ikhwan Al Muslimun ancaman bagi negara-negara Teluk.

Negara-negara Teluk Tolak Pengadilan Mubarak                                                       

Masih menurut Al Khazin, seluruh negara Teluk sebenarnya menolak pengadilan Mubarak. Dan Qatar sendiri berniat menerima kedatangan Mubarak, namun Mubarak lebih memilih Saudi.

Mengenai penentangan nagara-nagara Teluk terhadap Al Ikhwan Al Muslimun, aljazeera.net sebelumnya juga melansir bahwa Kepala Umum Kepolisian Dubai, Khalfan Tamim menyatakan bahwa Al Ikhwan Al Muslimun lebih berbahaya daripada Iran.

 

 

Rep: Sholah Salim
Red: Thoriq

Share |
 
KOMENTAR
   
  Kholil , Rabu, 22 Februari 2012
assalamu alaikum sesama islam saling mencurigai... inilah yang di manfaatkan kaum barat untuk menjajah islam bagaimana mungkin kita islam ini bisa maju kl begini terus
  
   
  Jaya Sampurna , Rabu, 22 Februari 2012
Karena dakwah Ikhwan bersifat 'alami, tidak memiliki tradisi otoriter dan ikhwan banyak memberikan ruang pendapat bagi semua komponen masyarakt, juga orientasi Ikhwan kesetaraan, keadilan dan kemakmuran bagi semua bukan hanya bagi sekelompok tertentu. Alhasil Ikhwan dipersepsikan sebagai ancaman kemapanan kekuasaan para penguasa teluk yang otoriter, termasuk Arab Saudi.
  
   
  Erwin , Rabu, 22 Februari 2012
Jelas yang tidak menerima Ikwanul Muslimun adalah para raja  bukan rakyatnya.
  
   
  Mawardi , Kamis, 23 Februari 2012
diterima atau tidak, tidak akan membawa pengaruh terhadap dakwah ikhwan
  
   
  Abu Irfan Albuqisy , Kamis, 23 Februari 2012
Memang, bila kebenaran,keadilan dan kebersamaan muncul, yang berkedukan dan yang berpengaruh akan menentang, karena takut kedudukan mereka hilang.
  
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

Info Anda
 
Info Herbal Murah

Peluang usaha herbal termurah, menerima grosir keagenan.

www.herbalmurah.info

 
Sentra Haji Onh Plus Dan Umroh

Travel Murah Jakarta, Haji ONH Plus. Umroh plus, liburan, ramadhan, idul fitri. Segera dapatkan layanan terbaik kami 021-70985599
www.sentrahaji.com

 
19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang!

www.digitalhuda.com

 
 
   Berita Internasional Lainnya
  Menhan Austria Tidak Tahan dengan Menlu ...
  Reuters Kesandung Ninja Wanita Iran
  Liga Arab Minta Iran Berhenti Provokasi ...
  Capres Al Ikhwan Unggul di Luar Negeri
  Pasca Al Azhar Tolak Husainiyah, Dubes I...
  Pesawat AS Pakai Onderdil Palsu dari Chi...
  Kristen Koptik Dukung Kandidat Pengusung...
  Pakistan Blokir Twitter sebab Melecehkan...
  Akhir dari Pengawasan Berdasar Ras dan A...
  Diprotes di Indonesia, Justru Lolos di M...
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved