Home Nasional


Fakta Baru Kasus Syiah Sampang
 
Share |
Awalnya Dipinjami, Kemudian Diajak Mengaji


 

Rabu, 22 Februari 2012

Hidayatullah.com—Berita pembakaran tempat pemondokan, yang kemudian diklaim sebagai pesantren milik Tajul Muluk, pembawa ajarah Syiah di Sampang sarat kejanggalan. 

Sebelum terjadi pembakaran yang melibatkan puluhan ribu warga masyarakat di dusun Nangkernang desa Karagayam, Kecamatan Omben, Sampang, di kediaman Kiai Tajul Muluk, hari Kamis (29/12/2011) warga sebenarnya menemui banyak kejanggalan dan merasa resah.

Keresahan dan keanehan ini dirasakan mantan tokoh masyarakat setempat. Menurut Kepala Kepala Dusun Nangkernang, Ahmad Khamsah, mengatakan, Tajul sering meminjami warga uang. Ada dugaan, uang pinjaman itu sebagai cara merekrut waga agar masuk Syiah.

“Tajul Muluk sering meminjami uang kepada penduduk. Setelah itu diminta ikut mengaji,” ujarnya kepada hidayatullah.com

Dugaan ini dibenarkan mantan pengikut Tajul, ustad Muhammad Nur (37). Menurut  pria yang pernah dua tahun ikut Tajul Muluk ini, Tajul diduga memiliki banyak dana-dana yang ditengarai berasal dari Iran.

Pria yang kini  telah telah keluar dari Syiah sejak tahun 2008 bercerita awal kegiatannya mengaji di rumah Tajul Muluk.

"Awalnya beliau (Tajul, red) mengajari saya hadits-hadits  tentang cinta Ahlul Bait. Itu dilakukan setahun pertama," ujarnya dengan mimik serius.

"Ia juga sering mengatakan, sahabat Nabi kan manusia biasa, pasti berbuat salah," lanjut Nur. Sepintas, menurutnya  itu masuk akal. Hari-hari berikutnya, pelajaran yang dia dapat makin meragukan.

"Setelah itu saya diajari do'a-do'a. Namun anehnya di dalamnya ada pelaknatan kepada Abu Bakar, Ustman dan Aisyah. Saya jadi mikir.Tertekan jiwa saya, mas."

Suatu hari ketika ia di ladang mencangkul, Tajul berdiri di samping dan mendakwahkan ajaran Syiah. Ia melaknat sahabat dan mengkafirkan Sunni.

“Kyai Tajul juga mengatakan al-Qur`an sekarang telah banyak dirubah. Karena tak tahan dengan ini, Nur akhirnya keluar tanpa pamit. Namun sejak dirinya keluar dari Syiah, ia justru dijuluki dengan panggilan buruk oleh Tajul.

"Sejak saya keluar, Tajul dan pengikutnya memanggil saya dengan sebutan Mad Naari (bahasa Arab, artinya Neraka)" ujar M. Nur.

“Dulu, saya tidak berani mengkritik keanehan-keanehan ajaran Syiah yang mengajarkan doa melaknat Abu Bakar, Umar, dan Ustman,” tambahnya.

Namun kini justru sebaliknya. Nur dan sepakat, jika Tajul Muluk berhenti menyebarkan ajaran Syiah yang selalu mencela tokoh-tokoh yang dihormati Sunni, maka pembakaran dan pengusiran itu tidaklah akan terjadi.

Sebelumnya telah diberitakan media ini, ada beberapa kejanggalan terjadi dalam kasus pembakaran pemondokan Tajul Muluk. Di mana penyebutan pesantren Syiah diyakini masyarakat terjadi setelah adanya pembakaran. Padahal, warga tak mengenal nama itu. Menariknya, penyebutan nama itu justru dilakukan sebuah media.

Selain itu, Bupati Sampang, Noer Cahya sebelumnya juga mengatakan, di kantor Depag dan Bakesbangpol Sampang  tidak pernah tercatat adanya pesantren Syiah.*

Berita lengkap: baca Laporan Utama Majalah Hidayatullah edisi Maret 2012: Syiah Berulah Umat Terbelah”. Hubungi via Facebook

Rep: Surya Fachrizal Ginting
Red: Cholis Akbar

Share |
 
KOMENTAR
   
  Abu_sholih , Rabu, 22 Februari 2012
ah biasa...pastilah ada yang bermain di kasus seperti ini untuk memecah belah umat apalagi udah kelihatan media yg menyiarkan pertamax nya...
  
   
  Feliaja , Rabu, 22 Februari 2012
demi toleransi umat beragama orang ini di penjarakan.... atau setidaknya dipindahkan ke iran.
  
   
  Fajar , Kamis, 23 Februari 2012
Betul...saya kira isu adu domba sesama muslim merupakan senjata ampuh pihak2 ketiga...tidak terkecuali....berbesar hatilah wahai saudaraku...Islam agama toleransi dan kasih sayang...
  
   
  Abu Muslim , Rabu, 07 Maret 2012
Tunggu sampai syiah jadi mayoritas, silakan makan tuh toleransi....lihat iran, syria, iraq dll
  
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

Info Anda
 
Info Herbal Murah

Peluang usaha herbal termurah, menerima grosir keagenan.

www.herbalmurah.info

 
Sentra Haji Onh Plus Dan Umroh

Travel Murah Jakarta, Haji ONH Plus. Umroh plus, liburan, ramadhan, idul fitri. Segera dapatkan layanan terbaik kami 021-70985599
www.sentrahaji.com

 
19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang!

www.digitalhuda.com

 
 
   Berita Nasional Lainnya
  KH Hasyim Muzadi: Yang Tolak Lady Gaga P...
  Bagi Kaum Feminis, Ilmu Pengetahuan Seol...
  Gara-Gara Nama Batal ke Amerika, Padahal...
  MUI Adakan Ijtima' Ulama Komisi Fatwa se...
  Gubernur Sumbar Dukung Perda Produk Hala...
  Awas, di Solo Ada Buku SD Bergambar Nabi...
  Perusahaan Songkok Awing, Terima Sertifk...
  Konser Lady Gaga Mengkampanyekan Kebebas...
  Alasan Keamanan, Komisi III DPR Tolak La...
  Cari Kepastian Harga, Pembahasan BPIH Di...
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved