Home Internasional

 
Share |
Ikhwan Akan Pilih Presiden Berlatar Belakang Islam


 

Rabu, 22 Februari 2012

Hidayatullah.com—Al Ikhwan al Muslimun, salah satu partai yang kini  berpengaruh di Mesir menginginkan calon presiden Mesir dari "latar belakang Islam", demikian disampaikan Dr Muhammad Badie dalam sebuah pernyataan terbaru. Komentar ini sekaligus menepis dukungannya bagi seorang liberal terkemuka seperti Amr Moussa dalam pemilihan presiden mendatang.

Al Ikhwan memenangkan kursi lebih banyak dari partai lain dalam pemilihan parlemen terakhir dan kemampuan untuk mobilisasi pemilih akan menjadi aset dalam putaran pertama pemilihan presiden Mesir.

Mohamed Badie mengatakan hari Selasa (21/02/2012) dalam sambutannya yang dipublikasikan kemarin bahwa kelompoknya akan mendukung calon presiden, tetapi belum memutuskan siapa orangnya.

"Calon yang kami mendukung tidak akan menjadi kandidat yang termasuk dalam gerakan Islam tertentu, atau kita akan berjalan sendiri," kata Badie dalam wawancara dengan surat kabar Kebebasan dan Keadilan, Koran internal Ikhwan. Yang jelas menurutnya, "calon harus memiliki latar belakang Islam", demikian dikutip Gulf News.

"Ikhwanul Muslimin akan mempelajari program dari semua kandidat dan menyusun daftar singkat," ujar Badie. "Pada akhirnya, kelompok dewan penasehat akan memutuskan untuk mendukung salah satu kandidat secara khusus," jelasnya.

Di antara kelompok Islam yang ingin maju mencalonkan diri adalah Abdul Monim Abol Fotoh. Menurut Syeikh Yusuf Al-Qaradhawi, seorang ulama Mesir yang berbasis di Qatar, menejelaskan, Abol Fotoh sebagai yang terbaik dari para kandidat yang muncul sejauh ini. Selain itu ada calon lain seperti Hazem Saleh Abu Ismail, yang berencana mewajibkan jilbab jika menang.

Sementara partai milik Salafy  an-Nur, yang menduduki posisi kedua dalam pemilihan parlemen, belum mengatakan siapa yang akan duduk di kursi kepresidenan. 

Para kandidat presiden Mesir akan mendaftarkan diri pada 10 Maret mendatang meskipun tanggal pemilihan belum ditetapkan. Dewan jenderal yang berkuasa mengatakan mereka akan menyerahkan kekuasaan kepada pemimpin baru pada akhir Juni 2012.*

Rep: Panji Islam
Red: Cholis Akbar

Share |
 
KOMENTAR
   
  Agus Trisa , Rabu, 22 Februari 2012
Hazem Saleh Abu Ismail, mau mewajibkan jilbab, itu saja belum cukup untuk dikatakan 'sudah Islami'. Sebab, syariat Islam memang harus diterapkan secara keseluruhan
  
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

Info Anda
 
Info Herbal Murah

Peluang usaha herbal termurah, menerima grosir keagenan.

www.herbalmurah.info

 
Sentra Haji Onh Plus Dan Umroh

Travel Murah Jakarta, Haji ONH Plus. Umroh plus, liburan, ramadhan, idul fitri. Segera dapatkan layanan terbaik kami 021-70985599
www.sentrahaji.com

 
19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang!

www.digitalhuda.com

 
 
   Berita Internasional Lainnya
  Menhan Austria Tidak Tahan dengan Menlu ...
  Reuters Kesandung Ninja Wanita Iran
  Liga Arab Minta Iran Berhenti Provokasi ...
  Capres Al Ikhwan Unggul di Luar Negeri
  Pasca Al Azhar Tolak Husainiyah, Dubes I...
  Pesawat AS Pakai Onderdil Palsu dari Chi...
  Kristen Koptik Dukung Kandidat Pengusung...
  Pakistan Blokir Twitter sebab Melecehkan...
  Akhir dari Pengawasan Berdasar Ras dan A...
  Diprotes di Indonesia, Justru Lolos di M...
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved