Home Jendela Keluarga

 
Share |
Sudahkan Putrimu Berjilbab?


 
 

Senin, 06 Februari 2012

Oleh: Abu Hudzaifah, Lc.

SEORANG Muslimah merasa bahwa hijab menjadi bagian dari tubuhnya dan menjadi penutup dirinya, alat rasa malunya, tanda  kehormatannya, jalannya untuk menggapai cinta Allah untuknya, serta tangga mencapai surga-Nya.

Bila seorang Muslimah berjilbab, maka pada hakikatnya ia telah berusaha menunaikan salah satu perintah Allah dan Rasul-Nya. Allah Ta'ala berfirman;


وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْراً أَن يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَن يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالاً مُّبِيناً

"Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu'min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata." (Al-Ahzab [33] : 36).

Selain itu, kerelaan seorang Muslimah menutupi auratnya dengan hijab syar'i merupakan bukti keimanannya. Dan, masih banyak hikmah lain yang akan dipetik oleh seorang Muslimah saat ia berjilbab sesuai dengan tuntunan syar'i.

Selaku orangtua, kita merasa bahagia manakala kita menyaksikan putri-putri kita berjilbab. Karena, walaupun bagaimana, orangtua akan dimintai pertanggung jawaban prihal pendidikan anaknya, dan salah satunya adalah masalah jilbab ini. Oleh karenanya, agar anak tidak merasa berat dalam mengenakan hijab syar'i saat ia menginjak usia balig, maka perlu adanya usaha orangtua untuk membiasakan anak berjilbab sejak dini. Karena, metode seperti ini ternyata sangat efektif dalam mendidik anak berjilbab. Tentu saja, metode membiasakan anak berjilbab ini sangat ditekankan untuk memperhatikan perkembangan usia si anak.

Tugas Orangtua

Orangtua akan dimintai pertanggungjawaban perihal pendidikan anaknya. Nabi Shalallaahu 'Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) bersabda:

أَلاَ كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

“Ingatlah, tiap-tiap kalian adalah pemimpin, dan setiap orang dari kalian akan ditanyai tentang yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ini dalam konteks umum. Adapun bagi laki-laki yang berkedudukan sebagai pemimpin, seperti suami, ayah, dan saudara laki-laki, bila mereka ini tidak memerintahkan dan menganjurkan istri, putrinya, atau saudara perempuannya agar mengenakan hijab, mereka akan menjadi dayyuts (yakni orang-orang tidak memiliki kecemburuan terhadap kehormatan wanita tanggungannya). Sedangkan, seorang dayyuts diancam oleh

Rasulullah Shalallaahu 'Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) tidak akan masuk surga.
Di sisi lain, Islam memerintahkan agar anak-anak kecil dilatih beribadah sebelum usia balig. Ibadah shalat, misalnya, merupakan ibadah fardhu ain atas setiap muslim dan Muslimah. Akan tetapi, Rasulullah Shalallaahu 'Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) memerintahkan agar kita melatih anak-anak kita melakukannya sejak berumur tujuh tahun. Dan, kita dibolehkan memukul mereka bila berumur sepuluh tahun. Itu dilakukan sebelum mereka menginjak usia balig.

Rasulullah Shalallaahu 'Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) mengkhususkan shalat di antara ibadah lainnya dikarenakan shalat merupakan tiang agama. Sedangkan hijab itu seperti shalat, hukumnya wajib bagi setiap Muslimah dengan perintah yang jelas dari Allah dan Rasul-Nya seperti telah dijelaskan tadi.

Tips Membiasakan Anak Berjilbab Sendari Kecil

Yang pertama yang harus dipahamkan kepada anak saat membiasakan mereka berjilbab adalah jilbab merupakan salah satu perintah Allah dan Rasul-Nya. Firman Allah, “Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak darinya’.” (An-Nur [24] : 31)

Yang kedua, pahamkan kepada anak bahwa berjilbab sama artinya taat kepada Allah dan Rasul-Nya karena ia telah menunaikan salah satu perintah Allah Ta’ala. Dan, Allah telah berfirman, “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka.” (Al-Ahzab [33] : 36).

Yang ketiga, tanamkan pada diri anak bahwa jilbab merupakan bukti keimanan seorang Muslimah. Allah SAW tidak mengarahkan pembicaraan tentang hijab kecuali kepada para wanita mukminah. Dia berfirman, “Katakanlah kepada wanita yang beriman.” Dia juga berfirman, “Dan istri-istri orang mukmin.” Tentu seorang wanita akan merasa bangga bila masih menyandang keimananj dalam dirinya.

Keempat, tunjukkan kepdada anak bahwa berjilbab dapat menyelamatkan hati. Sebab, bila mata tidak melihat sesuatu, maka hati pun tidak akan berhasrat. Dari sini, ketika mata tidak melihat sesuatu yang terlarang, maka hati menjadi lebih suci. Kemungkinan terbebas dari fitnah pun lebih nyata karena hijab akan memutus hasrat orang-orang yang dalam hatinya ada penyakit. Allah berfirman, “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik.” (Al-A’raf [7] : 26).

Semoga kita diberi kemauan dan kemampuan untuk menanamkan syariat jilbab ini kepada putri-putri kita dan diteguhkan di atasnya hingga ajal menjemput. Wallahul musta’an.*

Penulis buku “30 Inspirasi Keluarga Harmonis”


Red: Cholis Akbar

Share |
 
KOMENTAR
   
  Mediabilhikmah , Senin, 06 Februari 2012
Sekarang marak adanya girl band dengan mode "BUKA AURAT LEBAR-LEBAR"..., kami khawatir ini akan menjadi trend bagi ABG-ABG yang rendah pengetahuan agamanya untuk ikut-ikutan buka-bukaan di jalan-jalan.....
  
   
  Nov , Selasa, 07 Februari 2012
sebelum mengajarkan apapun kpd anak, selagi anak masih di dlm kandungan, para orang tua hrs mau belajar ttg pendidikan dan psikologi perkembangan. pahami tahapan-tahapan perkembangan kemampuan berpikir anak. latihlah kemampuan berkomunikasi kpd anak sesuai dgn tahapan usianya. menjejalkan ayat-ayat Quran atau hadits yg shahih sekalipun, blm tentu langkah yg tepat jika alam pikiran anak blm mampu menyerapnya. yg paling penting: KETELADANAN YG ISTIQOMAH dari orang tua, segalanya hrs dimulai dari orang tua dulu, berani menuntut hrs berani menjalani dahulu dan memfasilitasi anak agar bisa menjalaninya. kan konyol kalo ada bapak yg mewajibkan anaknya berhijab, tapi sdh bertahun-tahun tdk mampu memberi nafkah kpd istri dan anaknya...
  
   
  Audin , Senin, 20 Februari 2012
apa pun ceritanya... mmg orang tua yang hrs memberikan contoh tauladan bagi anak2nya.
  
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

 
Info Anda
 
Busana Muslimah Syar'i

Pusat belanja online busana syar'i. Murah,berkualitas dan terpercaya.

http://www.deblishop.com/

https://www.facebook.com/DebliShop

 
Grosir Kaos Kaki

Kaos Kaki Muslimah, Kaos Kaki Wudhu dan banyak pilihan kaos kaki dengan HARGA GROSIR. Menerima pesanan Kaos Kaki Logo Sekolah.
http://grosirkaoskakionline.com, http://kaoskakisekolah.com

 
Program Tebar Hidayah: Bagi-bagi Buku Islam Gratis

Siapkan diri Anda untuk menjadi bagian dari orang-orang yang beruntung dengan menyimak tulisan berikut ini.

Program Tebar Hidayah: Bagi-Bagi Buku Islam Gratis, Mau ?

 
Mushaf Pena : Harga Obral

Al-Quran Elektronik, teknologi terbaru membantu Anda belajar membaca dan tadarus Al-Quran. Diskon Besar!

www.mushafpena.com

 
 
   Berita Jendela Keluarga Lainnya
  Sehat, Mulia dan Bahagian dengan Mengasu...
  Ibu Rumah Tangga, Solusi Efektif Bendung...
  Cintai Anakmu untuk Selamanya
  Jadilah Imam yang Baik Bagi Keluarga
  Berlomba-lomba Memuliakan Pasangan
  Agar Pernikahan Berlimpah Barakah
  Mendidik Keimanan Anak Ala Nabi Ya’qub
  Berbagi Harta dengan Keluarga Mertua
  Berbeda Hak Berbeda Kewajiban (2)
  Berbeda Hak Berbeda Kewajiban (1)
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved