Home Kesehatan

 
Share |
Konflik dengan Teman Bisa Picu Peradangan


 

Kamis, 26 Januari 2012

Hidayatullah.com—Dalam kehidupan pertemanan selalu saja ada perselisihan atau konflik. Entah besar atau kecil. Namun yang pasti, perselesihan dengan teman selalu mengganggu pikiran dan perasaan. Sebuah temuan terbaru menunjukkan, teman yang menjengkelkan bisa membahayakan kesehatan.

Sebuah penelitian dari California, Los Angeles, baru-baru ini dilakukan guna mencari kaitan antara interaksi sosial yang buruk terhadap meningkatnya peradangan. Peradangan bukan selalu berarti hal yang buruk. Peradangan adalah respons sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi dan membantu menyembuhkan luka.

Tapi peradangan kronis juga dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan seperti hipertensi, aterosklerosis, penyakit jantung koroner, depresi, diabetes dan bahkan kanker.

"Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa ketika stres, tubuh akan mengaktifkan semua sistem biologis, termasuk peradangan. Dan stres interpersonal adalah stres terbesar yang dialami dalam kehidupan sehari-hari," kata peneliti, Jessica Chiang dari University of California, Los Angeles, seperti dilansir TodayHealth, Rabu (25/1/2012).

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Proceeding of National Academy of Sciences ini meminta 122 orang relawan dewasa muda yang sehat untuk menulis di buku harian setiap malam selama delapan hari. Buku harian tersebut akan merekam setiap interaksi yang baik, buruk dan yang kompetitif.

Kompetitif bisa berarti bersaing untuk mendapatkan perhatian, perebutan posisi di sekolah atau pekerjaan, atau bahkan kompetisi sebenarnya seperti bermain sepak bola. Kebanyakan relawan kemudian menggunakan buku hariannya untuk curhat soal kuliahnya dan teman sekamarnya yang berantakan.

Peneliti kemudian membawa peserta untuk diuji kadar sitokin atau protein penmicu peradangan dalam tubuhnya. Peneliti menemukan bahwa relawan yang melaporkan banyak melakukan interaksi yang negatif atau kompetitif lebih mungkin memiliki sitokin dalam jumlah banyak.

Chiang juga menegaskan bahwa pada kelompok orang muda dan mahasiswa yang sehat seperti peserta dalam penelitian, stres akibat pertemanan yang buruk memang tidak akan mengakibatkan efek kesehatan yang nyata.*

Rep: Panji Islam
Red: Cholis Akbar

Share |
 
KOMENTAR
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

Info Anda
 
Info Herbal Murah

Peluang usaha herbal termurah, menerima grosir keagenan.

www.herbalmurah.info

 
Sentra Haji Onh Plus Dan Umroh

Travel Murah Jakarta, Haji ONH Plus. Umroh plus, liburan, ramadhan, idul fitri. Segera dapatkan layanan terbaik kami 021-70985599
www.sentrahaji.com

 
19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang!

www.digitalhuda.com

 
 
   Berita Kesehatan Lainnya
  Ibu Merokok Sebabkan Anak Asma
  Penelitian: Ibu Menyusui Ternyata Lebih ...
  Remaja Belanda Stres Karena Facebook Dkk
  Kurang Cahaya, Mata Rabun Siswa Asia Me...
  Waspada! 48% Zat Berbahaya Ada di Jajana...
  Turis Tak akan Bisa Nikmati Ganja Lagi d...
  Sajian KFC Dinyatakan Bikin Cacat Sepanj...
  Mau Sehat dan Prima? Hindari Fast Food
  Kemasan Rokok Eropa Bakal Polos
  Waspada, Ibu Gendut Anak Autis!
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved