Home Nasional

 
Share |
BJ Habibie: Orang Indonesia Maunya Cepat Kaya


 

Sabtu, 10 Desember 2011

Hidayatullah.com--Mantan Presiden RI Baharuddin Jusuf Habibie mengatakan bangsa Indonesia cenderung berorientasi jangka pendek ketimbang menempuh kerja keras dan menghargai proses dalam mengelola sumberdaya alam. Orientasi jangka pendek juga menyebabkan merajalelanya korupsi.

"Bangsa kita selalu berorientasi jangka pendek daripada jangka panjang, berorientasi jalan pintas ketimbang kerja keras, berorientasi pendapatan daripada jam kerja, berorientasi pada pengerukan sumber daya alam daripada mengembangkan sumber daya manusia dan sebagainya," katanya di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) Jum`at malam (9/12)

Saat memberi ceramah pada pembukaan Silaturahmi Keluarga Nasional (Silaknas) I Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), ia mengatakan akibat penyakit orientasi itu terjadi korupsi di mana-mana.

"Mereka ingin cepat-cepat kaya tanpa mau peduli dengan keadaan orang lain yang menderita dan sengsara akibat perilaku yang korup," katanya, dikutip Antara (10/12/2011).

Konyol lagi ujar Habibie, dalam kondisi bangsa yang demikian itu, para penyelenggara bangsa lebih suka membangun citra ketimbang membangun karya nyata yang bisa melepaskan bangsa ini dari berbagai penyakit tersebut, padahal diperlukan kepedulian atas keadaan lingkungan sekitar.

"Siapa pun dia, dari mana asalnya dan bersekolah tinggi-tinggi atau buta huruf tapi memiliki kepedulian dengan lingkungan sekitarnya, maka yang bersangkutan sesungguhnya cendekiawan sejati," katanya.

Menurut dia, seseorang yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang mengembangkan penelitian tapi tidak mau tahu dengan keadaan di sekitarnya, apakah masyarakat di sekitarnya menderita atau bahkan mati ia tidak peduli, maka yang bersangkutan hanya bisa disebut pakar.

"Cendekiawan tidak harus sekolah tinggi sampai gelar profesor doktor atau menduduki jabatan tinggi. Buta huruf pun bisa jadi cendekiawan sejati kalau yang bersangkutan memiliki kepekaan dan mau peduli dengan keadaan lingkungan," katanya.

Dalam Ceramah bertajuk `Hijrah Moral untuk Kebangkitan Bangsa Indonesia itu, Habibie mengatakan Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah tapi kenyataannya hidup miskin, memiliki kekuatan tapi lemah, memiliki keindahan alam tapi buruk, memiliki sumber daya manusia yang besar tapi kerdil dan sebagainya.

"Kita hanya kuat unjuk rasa, bertindak anarkhis, teriak-teriak tidak karuan, membuat kementar ini komentar itu, tapi tidak kuat mengelola kekayaan alam dan menghadapi tantangan globasasi. Mengapa, karena energi kita sudah habis digunakan teriak-teriak dan bertindak anarkhis," katanya yang disambut aplaus peserta Silaknas ICMI dan sejumlah undangan.

Silaknas ICMI yang dipusatkan di Kendari, diikuti 535 peserta yang berasal dari 26 Kordinator Wilayah (Korwil) ICMI se-Indonesia, termasuk Korwil Timor Leste dan Korwil Timur Tengah.

Acara Silkanas yang dibuka Gubernur Sultra, H Nur Alam itu turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional antara lain AM Fatwa, Ketua PBNU KH Said Agil Sirad Almunawarah, Marwah Daud Ibrahim, Jimly Asidiq, La Ode Masihu Kamaluddin dan lain-lain.*


Red: Dija

Share |
 
KOMENTAR
   
  Bedil , Sabtu, 10 Desember 2011
SAYA INGIN INDON... MENCONTOH HABIEBIE, DAN JGN CONTOH PEJABAT YG SKRG BERKUASA DR PRESDN AMPEK KETUA RT PADA HOBI KKN... KAPAN MAU MAJU...???
  
   
  Joeko , Ahad, 11 Desember 2011
Seharusnya pak Habibie itulah yang pantas menjadi presiden indonesia....kami rindu orang2 seperti anda bapak.
  
   
  Assasaky , Ahad, 11 Desember 2011
Subhanallah pak Habibie, Indonesia membutuhkanmu. Untuk tegaknya Indonesia yang lebih baik dimasa yang akan datang!Saya berharap akan tumbuhnya Habie-Habibie yang lain di negeri yang sama-sama kita cintai ini. Demi tegaknya Negara yang bal datun thayyibatun Warabbun Ghafur. Semoga!
  
   
  M Yusuf , Ahad, 11 Desember 2011
Habibi itu benar!. Tapi juga cuma bisa ngomong doang, kalau tidak, kenapa tidak ikut mengawal proses negeri ini seperti yang di omongkan. Ketimbang jadi TUAN BESAR disebrang
  
   
  Lasmin , Senin, 12 Desember 2011
M yusuf.itu karena indonesia tidak mau menghargai orang2 seperti pak habibi
  
   
  Hansip , Senin, 12 Desember 2011
"Kita hanya kuat unjuk rasa, bertindak anarkhis, teriak-teriak tidak karuan, membuat kementar ini komentar itu, tapi tidak kuat mengelola kekayaan alam dan menghadapi tantangan globasasi. Mengapa, karena energi kita sudah habis digunakan teriak-teriak dan bertindak anarkhis" nasihat yang baik utk mahasiswa dan para pengamat di segala bidang yang hanya OMONG DOANG...!
  
   
  Aditya , Senin, 12 Desember 2011
Satu hal yang perlu kita ketahui dari dulu sampai sekarang negara kita terlalu di manja rakyatnya, terlalu lama di jajah belanda yang notabene menghalalkan korupsi sampai hidup santai....bukan apa apa buktinya sekarang, kita kalah sama negeri kita sendiri.....Allah menciptakan Indonesia dalam keadaan tersenyum..tapi kita tidak menyadarinya. Buat Pak habibie salut buat bapak....orang seperti bapak tidak bisa hidup di Indonesia, dikasih kesempatan buat memimpin bangsa tapi malah di jatuhkan....Smuga rakyat indonesia sadar dengan hal itu.....100 orang seperti Pak Habibie tapi Sejuta orang Pemimpin Korup...tetap sama saja , "Mau dibawa kemana Bangsa Ini ? "
  
   
  Abi Zaki , Selasa, 13 Desember 2011
\\\"Siapa pun dia, dari mana asalnya dan bersekolah tinggi-tinggi atau buta huruf tapi memiliki kepedulian dengan lingkungan sekitarnya, maka yang bersangkutan sesungguhnya cendekiawan sejati,\\\" BJ Habibie
  
   
  T. Hidayat , Selasa, 13 Desember 2011
Indonesia ini mungkin terlalu besar (dan KKN sdh akut) buat dipimpin org indonesia sendiri jd bagaimana kl dibuat federasi atau bubar sekalian jd negara2 kecil2 (Memang sih ini yg dimaui oleh AS dkk). karena kl begini2 terus pasti akan bubar jg ! ........ lihat tuh Papua/Irian jaya mulai panas (apalagi kl AS dan konco2 sdh mulai ikut bermain).
  
   
  Abur , Rabu, 14 Desember 2011
lagi-lagi Ini sudah menjadi adat kebiasaan masyarakat kita; orang2 yg kaya sangat disanjung2 & dihormati gak peduli walaupun kekayaannya diperoleh dr hasil mencuri sekalipun, sementara ilmuwan/ulama kurang dihargai kecuali punya kekayaan tentunya.
  
   
  Agung , Rabu, 14 Desember 2011
bangsa yang sial selalu keliru memilih pemimpin. atau memang ada usaha secara sistemik agar bangsa indonesia ini agar selalu ribut, terpecah belah agar mudah dikuasai oleh kekuatan asing,
  
   
  Untung , Kamis, 15 Desember 2011
menurut saya kita semua nih , masih tetap saja belum ada yang mau sadar .. . . termasuk beliau bapak Habibie . . . Negeri ini sebenarnya telah tergadaikan . . . siapapun pemimpinnya maka dia tidak lebih hanya boneka yang manggut-manggut oleh tuan besarnya . . . dan konyolnya media juga demikian , . . makin parah deh . .
  
   
  Mihar , Sabtu, 17 Desember 2011
Salut banget dengan pak Habibie, Meskipun Di negara lain sudah hidup enak dan di hargai masih juga peduli dengan negara kita yang tidak tau malu ini......
  
   
  Isal , Sabtu, 17 Desember 2011
Kalimat seperti ini sering kita dengar juga dari tokoh diluar ataupun didalam pemerintahan apakah itu muslim atau non muslim. Retrorikanya sangat bagus dan lugas.Tanpa bermaksud meremehkan Bp Habibie , tapi selama solusinya tetap dengan sistem buatan manusia ( sekulerisme, kapitalisme dan demokrasi ) bukan dari hukum Allah SWT, yang maha mengetahui kebutuhan mahluknya yakni syariat Islam dengan menerapkan kepemimpinan Islam yang satu didunia, maka semua masalah masih akan curat marut. Coba tanyakan pada diri kita yang mengaku beriman, apakah ada hukum yang lebih baik dari hukum Allah ??
  
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

Info Anda
 
Info Herbal Murah

Peluang usaha herbal termurah, menerima grosir keagenan.

www.herbalmurah.info

 
Sentra Haji Onh Plus Dan Umroh

Travel Murah Jakarta, Haji ONH Plus. Umroh plus, liburan, ramadhan, idul fitri. Segera dapatkan layanan terbaik kami 021-70985599
www.sentrahaji.com

 
19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang!

www.digitalhuda.com

 
 
   Berita Nasional Lainnya
  Cari Kepastian Harga, Pembahasan BPIH Di...
  Kiai Asli Betawi Tegas Tolak Konser Lady...
  Komnas Anak Akan Gugat Pemerintah Soal R...
  Komnas Anak: 89 Juta Penduduk Indonesia ...
  Komnas Anak Sarankan Tonton Investigasi ...
  Menag: Kewajiban Saya Mengingatkan Batal...
  Mendagri: Pelarangan Bukan Intimidasi, T...
  KH Hasyim MUzadi: Tolak Konser Lady Gaga...
  RS Swasta Wajib Sediakan Kamar Pasien Mi...
  Polres Cimahi Siap Tuntaskan Kasus Ajara...
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved