Home Wawancara


Gejolak Timur Tengah
 
Share |
Era Mubarak Banyak Ulama Menjadi Korban


 

Rabu, 16 Februari 2011

Hidayatullah.com--AKHIRNYA Hosni Mubarak, 82, terpaksa meletakkan jabatan sebagai presiden Mesir, khamis, tanggal 10 Februari 2011 setelah memerintah negara itu selama hampir 30 tahun. Awalnya, banyak orang tidak yakin sang diktator yang didukung tentera itu bisa ditumbangkan oleh rakyat yang setiap hari selama 18 hari berdemonstrasi di dataran Tahrir, Kaherah, menuntut agar beliau turun tatha.

Kini fantasi sudah menjadi realitas. Mubarak sudah benar-benar angkat kaki. Rakyat bergandingan dengan tentera memaksanya mundur. “Cukuplah kamu memerintah sangat lama dengan memiliki kekayaan sebesar 70 miliyar USD, sekaligus mengalahkan tokoh bisnis terkenal Mexico, Carlos Slim Helu dan pengasas Microsoft, Bill Gates,”ujar rakyat Mesir yang mayoritas miskin.

Menteri Besar Kelantan, Malaysia, Nik Abdul Aziz Nik Mat Haji Nik Abdul Aziz Nik Mat tentang kejatuhan Hosni Mubarak. Inilah wawancaranya dengan Rosidi Semail dari wartawan Harakah yang tranlate ulang oleh Siti Aminah.

Harakah: Apa benar Tuan Guru dulu pernah belajar di Mesir?

Nik Abdul Aziz Nik Mat : Saya pernah belajar di Mesir, selama empat tahun dari usia muda saya di bumi ambiya tersebut. Orang-orang Mesir saya lihat begitu ramah dan akrab terutama dengan tetamu asing. Alhamdulillah, banyak pengalaman yang saya timba di sana untuk dibawa pulang ke tanah air.

Harakah: Hari ini rejim Mubarak telah tumbang, apa pandangan Nik Abdul Aziz?

Nik Abdul Aziz Nik Mat : Ia benar-benar merupakan kuasa Allah SWT. Nampak sangat berlakunya campur tangan Allah SWT di dalam menjatuhkan rejim ini. Siapa yang menyangka Dataran Tahrir boleh memuatkan tiga juta manusia untuk mendesak Hosni Mubarak mundur? Jika di Padang Arafah, musim haji terakhir baru-baru ini mencatat kehadiran jemaah yang wukuf seramai 2.7 juta orang (angka resmi), di Dataran Tahrir rupa-rupanya lebih ramai daripada itu. Siapakah yang mengerah mereka jika tidak naluri mereka sendiri yang digerakkan oleh Allah SWT? Mereka berkampung selama 18 hari tanpa terjamin urusan makan minum dan pengurusan seharian semata-mata untuk memastikan matlamat mereka tercapai.

Pastinya ia terhasil ekoran perasaan tidak puas hati yang telah sekian lama terpendam. Tanpa peluru dan tanpa senjata, mereka akhirnya berhasil menjatuhkan Mubarak.

Harakah : Sejarah Mesir itu sendiri penuh dengan penindasan terutama terhadap ulama, apa pandangan Nik Abdul Aziz?

Nik Abdul Aziz Nik Mat : Mesir menyaksikan sejarah penindasan kepada para ulama yang begitu lama. Jauh sebelum itu, musuh Allah SWT yang bernama Firaun sendiri pernah ditenggelamkan oleh Allah SWT. Firaun yang mengaku dirinya tuhan ditenggelamkan di laut setelah Allah SWT membenarkan Nabi Musa bersama pengikutnya melalui laut sama yang telah dibekukan sepanjang lebih kurang 40 km.

Yakinlah, kuasa Allah SWT mengatasi segala-galanya. Allah SWT yang pernah membekukan lautan untuk Nabi Musa itulah juga yang telah menjadikan api menjadi sejuk untuk Nabi Ibrahim. Dialah juga yang telah menyelamatkan perjalanan Nabi Muhammad SAW ke Madinah dari dikesan oleh special branch (polisi rahasia) Quraisy. Maka, anehkah jika Allah SWT boleh menjatuhkan mana-mana kerajaan pada hari ini dengan kuasaNya?

Harakah: Almarhum Syed Qutb, Almarhum Syeikh Abdul Kadir Audah, ulama-ulama itu dibunuh secara sadis oleh pemerintah Mesir?

Nik Abdul Aziz Nik Mat : Sayangnya, musuh Allah SWT tidak pernah belajar dari sejarah. Sekali lagi kesilapan Firaun diulangi oleh pemerintah Mesir dengan membunuh para ulama. Almarhum Syeikh Abdul Qadir Audah, Almarhum Sayyid Qutb dan banyak lagi para ulama menjadi korban di bumi Mesir hasil kezaliman pemerintah Mesir. Demikian juga ulama yang terpaksa keluar dari Mesir seperti Syeikh Yusuf al-Qaradhawi, di mana keselamatannya sentiasa terancam oleh polisi kerajaan Mesir.

Harakah: Apa harapan Nik Abdul Aziz Nik Mat kepada bakal pemerintah Mesir sekarang?

Nik Abdul Aziz Nik Mat : Harapan saya, rakyat Mesir akan mendapat pemimpin yang benar-benar bekerja untuk rakyat serta beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. */n.aminah

Sumber : harakahdaily.net
Rep: Administrator
Red: Cholis Akbar

Share |
 
KOMENTAR
   
  Umam , Rabu, 16 Februari 2011
semoga Mesir jaya. Mabruuk li jamii'i ra'aaya Misr
  
   
  Taguh , Ahad, 20 Februari 2011
wawancara singkat tapi bermakna bagi yang masih mau berfikir.terserah berHENTI atau LANJUTKAN.
  
   
  Kehendak Allah Swt , Senin, 09 Mei 2011
DIASUMSIKAN George Soros membayar 10 pemimpin perusahaan supaya karyawan demo dijalan. Satu perusahaan berisi 10.000 karyawan. CIA merayu militer dan Intelijen Mesir. Uang juga diberikan kepada media massa agar anti pemerintah. Apakah ini juga termasuk kehendak Allah SWT?
  
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

Info Anda
 
Info Herbal Murah

Peluang usaha herbal termurah, menerima grosir keagenan.

www.herbalmurah.info

 
Sentra Haji Onh Plus Dan Umroh

Travel Murah Jakarta, Haji ONH Plus. Umroh plus, liburan, ramadhan, idul fitri. Segera dapatkan layanan terbaik kami 021-70985599
www.sentrahaji.com

 
19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang!

www.digitalhuda.com

 
 
   Berita Wawancara Lainnya
  MIUMI Tegaskan RUU Gender Produk Liberal...
  Raja Papua yang Suka Berdakwah
  “MIUMI Himpun Potensi Ulama Muda Lintas ...
  Pastur dan Pendeta Ingin Habib Rizieq Da...
  Heppy Trenggono: “Riba Itu Masalah Menta...
  HNPT: Perlu Pemetaan Batasan yang Disebu...
  “Gerakan Syiah Indonesia Diremote dari I...
  "Menerjemahkan al-Qur`an tidak boleh sem...
  Menkes: Tidak Mudah Menghibahkan Uang Ke...
  “Turunan Yahudi di Indonesia Mendekati 2...
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved