Hidayatullah.com http://www.hidayatullah.com Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran Wed, 02 Aug 2017 04:41:48 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.7.5 70 Kloter dengan 28 Ribu Lebih Jamaah Indonesia dari Sudah di Madinah http://www.hidayatullah.com/berita/info-haji-umrah/read/2017/08/02/120828/70-kloter-dengan-28-ribu-lebih-jamaah-indonesia-dari-sudah-di-madinah.html Wed, 02 Aug 2017 04:41:48 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=120828

Sebanyak 17 kloter diperkirakan akan kembali tiba di Madinah sampai dengan Rabu (02/08/2017) sore.

(SKR,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com– Sebanyak 70 kelompok terbang (kloter) sudah mendarat di Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

Jumlah ini didasarkan pada rilis laporan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Selasa
(01/08/2017), sampai dengan pukul 18.30 Waktu Arab Saudi.

Total ada 28.372 jamaah haji Indonesia yang sudah di Madinah, terdiri dari: 28.022 jamaah dan 350 petugas kloter. Ada tiga jenis petugas kloter, yaitu: 70 Tim Pemandu Haji Indonesia (TPIH), 70 Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan 210 Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

Sebanyak 17 kloter diperkirakan akan kembali tiba di Madinah sampai dengan Rabu (02/08/2017) sore.

Mereka berasal dari 8 embarkasi, yaitu; kloter sembilan dan sepuluh Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG 9 dan JKG 10); Kloter enam dan tujuh Embarkasi Makassar (UPG 06 dan UPG 07); dan Kloter lima belas sampai delapan belas Embarkasi Solo (SOC 15, SOC 16, SOC 17, dan SOC 18).

Lalu kloter tiga Embarkasi Batam (BTH 03); kloter empat Embarkasi Padang (PDG 04); kloter empat belas sampai tujuh belas Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS 14, JKS 15, JKS 16, dan JKS 17); kloter enam Embarkasi Medan (MES 06); dan kjloter enam belas dan tujuh belas Embarkasi Surabaya (SUB 16 dan SUB 17).

Demikian siaran pers Kementerian Agama diterima hidayatullah.com, Rabu pagi sekitar pukul 10.51 WIB.*

(SKR,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
KontraS Tidak Setuju Penolak Perppu Ormas Dianggap Kroni HTI http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2017/08/02/120823/kontras-tidak-setuju-penolak-perppu-ormas-dianggap-kroni-hti.html Wed, 02 Aug 2017 04:25:08 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=120823

Dengan dikeluarkannya Perppu Ormas sebagai pengganti Undang-Undang Ormas yang ada, kata Yeti, pemerintah telah melanggar aturan yang ada.

(Yahya G Nasrullah,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com– Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Yeti Andriyani menegaskan, tidak tepat jika pihak yang menolak Perppu Ormas disebut setuju dengan gerakan kelompok tertentu yang dilarang melalui Perppu tersebut.

Diketahui, pasca terbitnya Perppu itu, ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dicabut Surat Keputusan Badan Hukumnya oleh pemerintah yang sekaligus pembubaran ormas tersebut tanpa mekanisme pengadilan.

“Kami menolak Perppu (Ormas) karena ini ancaman terhadap demokrasi dan penegakan hukum sangat potensial terjadi,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Jakarta, belum lama ini.

Salah satu aspek yang sangat tidak disetujuinya, terangnya, dimana Perppu Ormas menegasikan mekanisme pengadilan sebagai mekanisme check and balance (pengawasan dan keseimbangan. Red) dalam mengambil keputusan; apakah sebuah ormas dianggap bertentangan dan melakukan pelanggaran atau tidak.

Baca: Penolak Perppu Ormas Distigma sebagai Kroni HTI, Persis: Itu Naif

“Ketika kita dianggap bermasalah, kan, harus dibuktikan, harus diuji. Nah, Perppu ini menghapus mekanisme yang sebetulnya sangat baik,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, dengan dikeluarkannya Perppu Ormas sebagai pengganti Undang-Undang Ormas yang ada, pemerintah telah melanggar aturan yang ada.

Padahal, menurutnya, yang terpenting dalam penegakan hukum itu dimulai dengan ketaatan negara mengikuti mekanisme hukum yang ada.

“Dalam konteks ini ada ketidakadilan yang dilakukan pemerintah,” ungkapnya.

Baca: LBH Street Lawyer: Perppu Ormas Tak Penuhi 3 Syarat Parameter MK

Yeti menyebut, jika pemerintah seenaknya dalam membuat aturan yang dianggap melanggar, lantas apa bedanya negara dengan mereka yang dianggap melanggar hukum.

“Semua harusnya bisa diselesaikan dengan cara-cara yang sudah diatur dalam konstitusi kita,” pungkasnya.*

(Yahya G Nasrullah,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
KontraS: Perppu Ormas Harusnya Tak Menambah Potensi Konflik di Masyarakat http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2017/08/02/120819/kontras-perppu-ormas-harusnya-tak-menambah-potensi-konflik-di-masyarakat.html Wed, 02 Aug 2017 04:07:33 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=120819

Di samping itu, terang Yeti Andriyani, Perppu Ormas juga bermasalah secara substantif karena muatannya masih sangat multitafsir.

(Yahya G Nasrullah,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com– Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Yeti Andriyani mengatakan, Perppu Ormas Nomor 2 Tahun 2017 yang dikeluarkan pemerintah seharusnya tidak menambah potensi konflik di masyarakat atau diskriminasi terhadap siapapun.

Ia pun menyayangkan adanya pernyataan sporadis yang diungkapkan pejabat negara terkait Perppu itu, seperti “pencabutan kewarganegaraan”, “dihentikan dari pekerjaannya”, dan lain sebagainya terhadap anggota dari ormas yang dilarang.

Baca: Penolak Perppu Ormas Distigma sebagai Kroni HTI, Persis: Itu Naif

“Pernyataan sporadis ini berbahaya dan seharusnya terukur. Karena publik akan dengan sangat mudah menerjemahkan dengan subjektifitas masing-masing,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Jakarta, belum lama ini.

Menurut Yeti, secara tidak langsung pernyataan semacam itu bisa menggiring orang untuk menstigma dan mendiskriminasi orang-orang yang dianggap terkait dengan kelompok-kelompok tertentu.

Di samping itu, terangnya, Perppu Ormas juga bermasalah secara substantif karena muatannya masih sangat multitafsir.

Baca: Korban Sekularisasi dan Fenomena Perppu Ormas

Sehingga dinilai akan sangat rentan ditafsirkan sesuai dengan kepentingan sepihak baik dari pemerintah maupun masyarakat yang berbeda dengan satu kelompok tertentu.

“Secara substansi Perppu ini masih bermasalah, sehingga efek-efek buruk yang ada di lapangan harus dihindari pemerintah. Sehingga Perppu ini menjadi dalih orang mengambil tindakan seenaknya,” tandasnya.*

(Yahya G Nasrullah,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Dampak Harga Garam Naik, Omzet Pedagang Ikan Asin Menurun Dikeluhkan http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2017/08/02/120815/dampak-harga-garam-naik-omzet-pedagang-ikan-asin-menurun-dikeluhkan.html Wed, 02 Aug 2017 01:43:07 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=120815 Pembeli ikan asin Lutfah Dwi Febriani mengatakan ia harus mengeluarkan uang ekstra untuk membeli ikan yang ada. Untuk menghemat pengeluaran, para pembeli mengaku terpaksa membatasi jumlah pembelian agar pengeluaran mereka tidak membengkak.

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Hidayatullah.com– Sejumlah pedagang ikan asin di Pasar Tradisional Argosari Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengaku mengalami penurunan omzet berkisar antara 20 – 30 persen, seiring meningkatkan harga ikan dampak dari kelangkaan garam.

Pedagang berharap agar pemerintah langsung turun mengatasi hal tersebut. Sebab jika dibiarkan bukan tidak mungkin para pedagang akan menutup usaha mereka karena melambungnya harga ikan asin yang ada.

Salah seorang pedagang ikan asin, Sutini di Gunung Kidul, Selasa (01/07/2017), mengatakan, semenjak harga garam mengalami kenaikan, harga ikan asin yang berada di lapak pedagang juga mengalami kenaikan berkisar antara Rp 500 hingga Rp 1000 per bungkus.

“Ada peningkatan harga dari suplier,” katanya dikutip Antara.

Ia mengatakan, harga ikan asin ukuran kecil yang berisi tiga ekor ikan yang semula dijual dengan harga Rp 2.500 untuk satu beseknya kini dijual dengan harga Rp 3.500.

Sedangkan harga ikan asin ukuran sedang berisi tiga ekor ikan saat ini dijual dengan harga Rp 6.000 per dari yang semula hanya Rp 5.000.

“Ikan asin berisi dua ekor sejak beberapa minggu terakhir sudah tidak dijual karena mahalnya harga yang ada,” ujarnya.

Sutini mengaku merugi akibat naiknya harga yang ada, pasalnya omzet dagangannya turun sekitar 20 -30 persen setiap harinya karena menghilangnya pembeli.

Pada hari biasa ia mampu menjual sebanyak 1.000 besek ikan, namun semenjak harga ikan naik dirinya hanya mampu menjual ikan sebanyak 500-700 besek setiap harinya.

“Pembeli terus menurun,” katanya.

Pembeli ikan asin Lutfah Dwi Febriani mengatakan ia harus mengeluarkan uang ekstra untuk membeli ikan yang ada. Untuk menghemat pengeluaran, para pembeli mengaku terpaksa membatasi jumlah pembelian agar pengeluaran mereka tidak membengkak.

“Semoga tidak terus naik,” ujarnya.

Tak Pengaruhi Katering Haji Ini

Sementara itu, terpisah, pengusaha katering Embarkasi Haji Jakarta-Bekasi mengaku usahanya tidak terdampak dengan kondisi kenaikan harga garam di pasaran hingga 400 persen.

“Saat tender sebelum Ramadhan, kami sudah kalkulasi potensi kenaikan seluruh bahan baku, jadi tidak sampai terpengaruh,” kata Bagian Kepegawaian Katering H Iis, Conny, di Bekasi, Selasa (01/08/2017) dikutip kantor berita itu.

Katering H Iis yang telah menggarap menu masakan bagi calon haji Jawa Barat di Embarkasi Jakarta-Bekasi, Jl Kemakmuran, Bekasi Selatan, Kota Bekasi sejak 2009 itu, mengaku telah memiliki stok garam yang mencukupi dari perusahaan rekanannya.

“Jenis garam yang kami gunakan adalah garam halus yang disediakan vendor untuk seluruh menu masakan yang kami sajikan,” katanya.

Menurut dia, dalam sehari pihaknya memproduksi sekitar 1.500 porsi makanan untuk tiga kloter calon haji asal Jawa Barat.

“Mayoritas makanan memang membutuhkan bumbu garam, seperti daging, sayur, ikan, ayam, telur dan lainnya,” katanya.

Garam juga digunakan pihaknya untuk memproduksi makanan ringan seperti bakpao, pastel, sosis solo, dan lainnya.

“Setiap calon (jamaah) haji bisa makan tiga kali sehari plus dua box snack,” katanya.

Menurut Conny, dampak kenaikan harga garam tidak sampai dirasakan pengusaha makanan berskala besar seperti H Iis, namun hanya dirasakan para pengusaha kuliner yang berskala kecil.

“Mungkin dampaknya terasa pada kelompok bisnis makanan yang skalanya kecil saja. Kalau kami memang sudah punya stok garam yang cukup selama musim haji ini,” katanya.*

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Kasus Teror atas Novel Diduga Terkait dengan Korupsi Oknum Kepolisian http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2017/08/01/120813/kasus-teror-atas-novel-diduga-terkait-dengan-korupsi-oknum-kepolisian.html Tue, 01 Aug 2017 14:30:47 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=120813

Novel berkeyakinan, kasus penyerangan terhadap dirinya tidak akan diungkap dan dituntaskan kepolisian bila hanya ditangani oleh pihak kepolisian sendiri, tanpa TGPF yang independen dan kredibel, terang Dahnil.

(Yahya G Nasrullah,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com– Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengaku telah berdiskusi dengan Novel Baswedan terkait pernyataan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian setelah bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Novel, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserang siraman air keras, hingga saat ini kasus itu belum terungkap siapa pelakunya.

Menurut Dahnil, ada tiga poin penting dalam diskusi tersebut.

Pertama, kata dia, Novel menduga keinginan Kapolri untuk melibatkan KPK menjadi satu tim bersama dalam penyidikan pengungkapan kasus teror itu karena Kapolri memiliki bukti dugaan adanya suap atau korupsi yang melibatkan pihak oknum kepolisian.

“Karena bila tidak ada kasus korupsi, maka permintaan Kapolri membentuk tim bersama dengan KPK keliru. Karena bukan tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi. Red) KPK menangani kasus terorisme atau kekerasan seperti yang Novel Baswedan alami,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (01/08/2017).

Kedua, sambungnya, terkait dengan penolakan Kapolri terhadap pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Independen yang diusulkan kepada Presiden.

Menurut Dahnil, dengan adanya tim tersebut Kapolri dibantu untuk menghadirkan kepercayaan publik.

“Karena bisa ditemukenali proses ganjil dalam penanganan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan ini, obyektifitas dan kualitas pengusutan akan semakin baik dan Kapolri terbantu untuk mempercepat pengungkapan kasus ini sesegera mungkin. Sehingga, beliau bisa melakukan evaluasi terhadap kinerja aparatur kepolisian di bawah beliau,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ia mengungkapkan, agak aneh apabila penolakan keras dilakukan oleh Kapolri, padahal TGPF sejatinya membantu kualitas kerja Kapolri dalam penanganan kasus teror atas Novel.

Ketiga, Dahnil memaparkan, bahwa Novel berkeyakinan, kasus penyerangan terhadap dirinya tidak akan diungkap dan dituntaskan kepolisian bila hanya ditangani oleh pihak kepolisian sendiri, tanpa TGPF yang independen dan kredibel.

“Upaya menggandeng pihak lain, dalam hal ini KPK, diduga oleh Novel sebagai upaya mencari pembenaran seolah-olah polisi serius,” tandasnya.

Sebelumnya, Kapolri Tito telah bertemu dengan Presiden Jokowi guna membahas kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK itu. Jokowi memerintahkan agar kepolisian segera menyelesaikan kasus tersebut.*

(Yahya G Nasrullah,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Ribuan Warga Yahudi Kotori Halaman Al-Buraq, Buat Kerusakan di Masjid al Aqsha http://www.hidayatullah.com/berita/palestina-terkini/read/2017/08/01/120809/ribuan-warga-yahudi-kotori-halaman-al-buraq-buat-kerusakan-di-masjid-al-aqsha.html Tue, 01 Aug 2017 13:30:31 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=120809

Ulah kepolisian penjajah menutup beberapa jalan raya supaya mempermudah warga ilegal Yahudi menambah tekanan terhadap warga Muslim Al-Quds

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com—Ribuan pemukim ilegal dan Ultra Kanan Yahudi hari Senin malam (31/08/2016) memenuhi halaman tembok Al-Buraq,  tembok bagian barat Masjid Al-Aqsha untuk melaksanakan ritual ibadah mereka dalam rangka merayakan hari Tisha B’Av (hari kehancuran kuil Sulaiman/Solomon Temple).

Kelompok Yahudi ini datang ke Kota Lama Al-Quds sambil berbuat kerusakan-kerusakan selama perayaan berlangsung mulai Senin malam hingga Selasa sore dengan pengawalan dari tentara penjajah hingga akhirnya mereka sampai di pelataran Al-Buraq.

Baca: Zionis Israel Larang Shalat Jumat dan Tahan Mufti al Quds

Organisasi ‘kuil’ Yahudi mengumumkan rencana aksi longmarch yang dimulai dari pintu-pitu masuk Kota Lama (pintu-pitu yang baru), kumdian berkeliling mengitari pintu-pintu Al-Quds yang baru dalam rangka merayakan hari Tisha B’Av, tulis laman alqus-online berbahasa Arab.

Selain itu mereka memprovokasi warga Yahudi lain untuk ikut serta memenuhi Masjid Al-Aqsha pada hari ini dalam rangka merayakan Tisha B’Av.

Yahudi mengklaim Perayaan Tisha B’Av sebagai peringatan hari “kehancuran Kuil Sulaiman”, yang diperingati dengan cara tidak makan dan tidak minum selama 25 jam, dimulai pada hari Senin malam dan berakhir pada hari Selasa malam.

Baca: Media Zionis Alihkan Isu Pengganti Metal Detector untuk Masjidil Aqsha

Sementara itu, ulah Yahudi ini mendapat penjahaan tentara penjajah dengan mengatakan pihaknya telah melakukan penataan dan persiapan khusus mencakup penempatan pasukan yang memperkuat polisi dan pasukan penjaga perbatasan, yang kerja mereka akan difokuskan pada penjagaan Kota Tua dan gang-gangnya serta pada sinagog-sinagog Yahudi.

Jurubicara polisi penjajah Israel, Loba Samiri dalam keterangan yang dirilis hari Senin malam menjelaskan, polisi penjajah Zionis akan melakukan langkah-langkah pengaturan lalu lintas untuk mengatur pawai para pemukim pendatang Yahudi yang akan berakhir di pintu al-Magharibah di Kota Tua, tulis PIC.

Di samping itu kepolisian penjajah menutup beberapa jalan raya di Al-Quds supaya mempermudah warga ilegal Yahudi sampai di Kota Lama untuk kemudian berkumpul di pelataran Al-Buraq. Hal itu semakin menambah tekanan terhadap warga Muslim Al-Quds.*/Fadli Maskur

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Los Angeles Pilih Olimpiade 2028, Paris Resmi Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2024 http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2017/08/01/120801/los-angeles-pilih-olimpiade-2028-paris-resmi-jadi-tuan-rumah-olimpiade-2024.html Tue, 01 Aug 2017 13:07:29 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=120801

Uang menjadi alasan Los Angeles untuk memilih Olimpiade 2028 dan menyerahkan Olimpiade 2024 ke Paris.

(Ama Farah,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com—Los Angeles resmi mencalonkan diri menjadi tuan rumah Olimpiade musim panas dan Paralimpik 2028, sehingga Paris menjadi calon tunggal tuan rumah Olimpiade 2024.

Kedua kota besar itu bersaing keras selama tujuh tahun terakhir untuk menjadi penyelenggara Olimpiade 2024, setelah kandidat-kandidat lain mengundurkan diri.

Dilansir Euronews Senin (31/7/2017), diduga uang menjadi alasan Los Angeles untuk memilih Olimpiade 2028 daripada Olimpiade 2024. Sebagaimana dikatakan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC), tuan rumah Olimpiade 2028 akan mendapatkan dana $1,8 miliar dari komite, sedangkan untuk Olimpiade 2024 dana yang disediakan hanya $1,5 miliar. Dana tambahan yang diperkirakan sekitar $5 miliar harus dicari sendiri oleh tuan rumah dari sponsorship atau penjualan tiket. Sedangkan “biaya keamanan nasional” jika Olimpiade diselenggarakan di Los Angeles akan ditanggung oleh pemerintah federal AS.

Kota yang berada di California Selatan itu terakhir kali menggelar Olimpiade pada tahun 1984. Pemilihan tahun 2028 menjadikan kota megapolitan itu memiliki waktu lebih panjang untuk mempersiapkan infrastruktur dan memperbaiki sistem transportasinya.

“Pada hari pertama saya menjabat, tindakan pertama yang saya lakukan adalah menulis surat kepada USA Olympic Committee untuk mengatakan bahwa kami ingin membawa kembali Olimpiade. Pada hari itu kami memulai perjalanan luar biasa, dalam istilah olah raga perumpamaannya: maraton,” kata Wali Kota Los Angeles Eric Garcetti.

Proses perebutan tuan rumah Olimpiade 2024 yang sebenarnya lurus-lurus saja menjadi rumit setelah OIC memutuskan untuk mengumumkan sekaligus siapa yang akan menjadi tuan rumah Olimpiade empat tahun kemudian.

“OIC menyambut keputusan Los Angeles dan Paralympic Candidature Committee,” kata Presiden OIC Thomas Bach dalam sebuah pernyataan, menanggapi keputuasan LA yang menyerahkan penyelenggaraan Olimpiade 2024 kepada Paris dan lebih memilih untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2028.*

(Ama Farah,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Napi di Alabama AS Melarikan Diri Menggunakan Selai Kacang http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2017/08/01/120725/napi-di-alabama-melarikan-diri-menggunakan-selai-kacang.html Tue, 01 Aug 2017 12:36:17 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=120725

Aparat mengakui para napi itu sangat kreatif.

(Ama Farah,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com—Selai kacang mungkin tak pernah terpikirkan menjadi alat untuk melarikan diri dari penjara, tetapi itulah yang dilakukan oleh belasan narapidana di sebuah penjara di negara bagian Alabama, Amerika Serikat.

Menggunakan selai kacang yang dikumpulkan dari roti-roti lapis jatah makan di penjara, sejumlah terpidana memanfaatkan kelengahan seorang sipir baru dan memanipulasi nomor yang tertera di atas salah satu pintu sel dan pintu yang menuju keluar. Akibatnya, sipir yang masih baru itu dengan tidak sengaja membuka pintu keluar, sehingga belasan napi dapat melarikan diri.

Dua belas orang napi kabur itu menggunakan selimut untuk memanjat pagar berduri di tembok penjara.

Namun, sementara 11 narapidana berhasil dibekuk oleh petugas, seorang napi bernama Brady Kilpatrick masih dinyatakan buron, lapor Euronwes Selasa (1/8/2017).

James Underwood dari Kantor Sheriff Walker County mengatakan ada hadiah untuk orang yang memberikan informasi sehingga Kilpatrik dapat diringkus.

“Mereka sangat kreatif dan petugas harus senantiasa waspada sepanjang waktu,” kata Underwood.*

(Ama Farah,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Ulama yang Amat Hormat terhadap Ulama http://www.hidayatullah.com/kajian/hikmah/read/2017/08/01/120699/ulama-yang-amat-hormat-terhadap-ulama.html Tue, 01 Aug 2017 09:55:53 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=120699

SYEIKH SYAMSUDDIN AD DIRUTHI, adalah ulama besar, seorang faqih Mesir bermadzhab Asy Syafi’i, pensyarah kitab Al Minhaj karya An Nawawi. […]

(Sholah Salim,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

SYEIKH SYAMSUDDIN AD DIRUTHI, adalah ulama besar, seorang faqih Mesir bermadzhab Asy Syafi’i, pensyarah kitab Al Minhaj karya An Nawawi. Namun ketinggian ilmunya tidak menghalanginya untuk memberikan hormat kepada ulama.

Jika Syeikh Syamsuddin berpapasan dengan seorang faqih, maka ia segera turun dari kendaraan dan menyalaminya dan mencium tangannya, lalu tidak naik kendaraan kembali, kecuali setelah jauh sekali jaraknya dari faqih tersebut. Kalau tidak demikian, ia minepi hingga bersentuhan dengan tembok tepi jalan. ((Al Anwar fi Adab Ash Shuhbah Indza Al Ahyar, hal. 134)

(Sholah Salim,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Masalah Bangsa: Masalah tentang Manusia http://www.hidayatullah.com/artikel/tsaqafah/read/2017/08/01/120795/masalah-bangsa-masalah-tentang-manusia.html Tue, 01 Aug 2017 08:08:54 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=120795

Segala kerusakan politik, ekonomi, dan sosial merupakan cermin dan ranting dari akar masalah yang besar, yaitu manusia

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Oleh: Arif Munandar Riswanto

 

SAAT ini,  bangsa ini sedang menghadapi masalah-masalah besar. Penegakan hukum yang tidak adil, kesenjangan kehidupan kaya-miskin, penistaan agama, money politics, kezaliman penguasa, korupsi, dan lain sebagainya adalah sedikit contoh dari banyak fenomena bahwa bangsa ini memang sedang dilanda masalah-masalah besar.

Masalah-masalah besar tersebut akhirnya menyebabkan kegaduhan yang besar serta menghabiskan energi dan ongkos yang tidak sedikit. Sehari-hari bangsa ini pun disuguhi oleh kegaduhan yang seolah-olah tiada henti.

Apalagi di zaman perkembangan arus informasi yang seperti tanpa batas. Setiap orang bisa menulis, memberikan opini, menyebarkan berita, membentuk image, dan membuat kepalsuan dengan bebas. Sebuah fenomena yang akan merusak dan meruntuhkan otoritas.

Mungkin banyak di antara kita yang bertanya: apa akar penyebab dari masalah-masalah besar tersebut? Apakah ia disebabkan oleh iklim kehidupan politik yang tidak kondusif, kesenjangan ekonomi, atau nilai-nilai Pancasila dan Kebhinekaan yang tidak diamalkan dengan baik?Banyak orang yang berpendapat bahwa akar masalah dari bangsa ini adalah politik. Artinya, jika kehidupan politik sudah baik, maka bangsa ini akan menjadi baik. Jika masalah asasinya adalah politik, maka solusinya pun adalah politik.Pun begitu dengan orang-orang yang berpandangan bahwa akar masalahnya adalah ekonomi, sosial, atau nilai-nilai Pancasila dan Kebhinekaan yang tidak diamalkan dengan baik oleh masyarakat.

Jika kita renungkan lebih dalam, pada hakikatnya, akar masalah besar bangsa ini adalah manusia.Masalah bangsa ini adalah masalah tentang manusia. Masalah-masalah politik, ekonomi, sosial dan lain-lain hanyalah ranting yang mudah dilihat oleh semua orang dari pohon besar yang bermuara pada akar yang sama, yaitu manusia.

Baca: GIB Ingatkan Pemerintah Utamakan Pembangunan Manusia Beradab

Masalah-masalah tersebut adalah cermin dari fenomena manusia Indonesia.Hal ini berarti juga, jika akar dari masalah-masalah besar bangsa ini tidak diperbaiki, masalah-masalah tersebut akan terus-menerus terulang. Mungkin bentuk dari masalah tersebut bisa berbeda dari satu generasi ke generasi lain, tapi hakikatnya selalu sama. Dengan kata lain, jika manusia-manusia Indonesia tidak dididik untuk menjadi manusia yang baik (al-insān al-ṣāliḥ), bisa dipastikan pemimpin-pemimpin zalim, para penista agama, dan koruptor-koruptor baru akan terus-menerus lahir dari satu generasi ke generasi lain.Siapa yang menyangka bahwa pergantian politik dari Orde Baru ke Reformasi justru tidak bisa membuat kehidupan bangsa menjadi lebih baik. Ia menunjukkan bahwa pemimpin yang baru tidak dijamin bisa menjadi lebih baik dari pemimpin sebelumnya.

Padahal, dalam iklim demokrasi seperti zaman sekarang, untuk mengganti seorang pemimpin saja pasti memerlukan ongkos yang sungguh sangat besar. Karena pemimpin baru ternyata tidak lebih baik dari pemimpin sebelumnya, lagu-lagu indah tentang pembangunan, perubahan, dan kebebasan ketika Orde Baru diturunkan mulai terasa seperti fatamorgana di tengah sahara. Akhirnya banyak individu yang ingin kembali ke zaman Orde Baru.

Hakikat Manusia

Di dalam Islam, hakikat tentang manusia (yang meliputi ajaran-ajaran tentang siapa dirinya, tujuan hidup di dunia, akhlak, dan kebahagiaan) termasuk ke dalam salah satu ajaran asasi agama.Bahkan,al-Attas memasukkan hakikat manusia ke dalam salah satu unsur penting metafisikaIslam, yang dalam banyak hal berkaitan sangat erat dengan psikologi jiwa manusia (Syed Muhammad Naquib al-Attas, Prolegomena to the Metaphysics of Islam [Kuala Lumpur: ISTAC, 2001], 143-176).Al-Attas adalah salah seorang ilmuwan Muslim besar yang memberikan perhatian besar terhadap manusia.

Dalam tradisi Islam,para ilmuwan yang memiliki perhatian besar terhadap hakikat manusia adalah ilmuwan-ilmuwan yang memiliki pandangan-pandangan besar dalam metafisika Islam (Filsafat, Kalam, dan Tasawuf).

Manusia diciptakan oleh Allah memiliki dua karakteristik: jiwa dan tubuh. Yang pertama merujuk kepada hakikat sebenar manusia ketika dia mengatakan “aku”dimana jiwa, kemuliaan, akhlak, dan kebahagiaan hakiki berasal, sedangkan yang kedua merujuk kepada potensi hewani. Para ulama menyebut hakikat jiwa pertama dengan jiwa rasional (al-nafs al-nāṭiqah) sedangkan yang kedua disebut jiwa hewani (al-nafs al-ḥayawāniyyah).Ini yang kemudian disebut oleh para ulama bahwa manusia adalah ḥayawān al-nāṭiq.Jiwa rasional adalah jiwa yang membedakan manusia dengan makhluk-makhluk lainnya dimana kemuliaan, akhlak mulia, dan kebahagiaan berasal, sedangkan jiwa hewani adalah jiwa yang betul-betul identik dengan hewan. Karena memiliki sifat hewani, jiwa hewani harus diatur oleh jiwa rasional dengan baik. Menurut Fakhr al-Dīn al-Rāzī, jiwa hewani yang harus diwaspadai oleh manusia wujud dalam tiga kekuatan: nafsu syahwat, nafsu amarah, dan nafsu kekayaan atau kekuasaan (Fakhr al-Dīn al-Rāzī, Mafātīḥ al-Ghayb, 32 vols. [Beirut, Dār al-Fikr, 1981]: 1: 258).

Baca: Keteladanan Melahirkan Manusia Beradab

Agar berhasil dalam hidup, manusia harus mengatur kedua hakikat jiwa tersebut dengan baik. Jiwa rasional harus senantiasa ada di atas dan mengatur jiwa hewani. Namun sebaliknya, jika jiwa hewani justru yang lebih dominan untuk kemudian menjadi raja dalam kerajaan manusia, manusia akan berubah menjadi seperti hewan, bahkan bisa lebih buruk daripada hewan (QS al-Aʿrāf [7]: 179). Dalam kondisi seperti itu, maka akan lahir kesengsaraan (al-shaqāwah) dan akhlak yang hina dari manusia.

Karena memiliki kedua potensi jiwa tersebut, manusia layaknya seperti kerajaan, yaitu kerajaan kecil (microcosmos). Fakhr al-Dīn al-Rāzī misalnya menyebut bahwa manusia pada hakikatnyaseperti kerajaan; jiwa rasional seperti seorang raja; indera eksternal dan internal seperti tentara; anggota-anggota badan seperti warga negara; syahwat dan amarah seperti musuh yang selalu berusaha untuk menghancurkan kerajaan dan membunuh warga negara.

Jika raja mampu mengendalikan musuh, negara akan stabil dan jauh dari konflik (Fakhr al-Dīn al-Rāzī, Kitāb an-Nafs wa ar-Rūḥ wa Syarḥ  Quwāhumā, ed. Muḥammad Ṣaghīr Ḥasan al-Maʿṣūmī [Islamabad, Islamic Research Institute: t.t.], 79-84).

Kedua hakikat jiwa yang ada di dalam diri manusia senantiasa tarik ulur dan berperang seumur hidup. Yang satu sering berusaha untuk mengalahkan yang lain.

Di sini kita bisa melihat bahwa pada hakikatnya seluruh manusia aktif dalam “politik”, yaitu politik untuk mengatur kerajaan diri sendiriyang berlaku seumur hidup dan disamakan dengan jihad paling besar (al-jihād al-akbar). Namun, karena semua orang memahami politik hanya sebatas hubungan manusia dengan negara, manusia banyak yang tidak menyadari dan gagal melaksanakan tugas-tugas politik untuk mengatur kerajaan diri sendiri. Ini yang kemudian menyebabkan kerusakan besar dimana-mana, termasuk bangsa Indonesia.>>> (BERSAMBUNG)

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>