Hidayatullah.com http://www.hidayatullah.com Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran Mon, 28 May 2018 03:24:25 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.6 Kalau e-KTP yang Tercecer Palsu, Mendagri: Harus Diusut http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2018/05/28/143218/kalau-e-ktp-yang-tercecer-palsu-mendagri-harus-diusut.html Mon, 28 May 2018 03:24:25 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=143218

"Yang ditemukan, kan, sedang diperiksa polisi dicek detil benar apa benar KTP el salah cacat, setelah clear ya musnahkan daripada tercecer lagi."

The post Kalau e-KTP yang Tercecer Palsu, Mendagri: Harus Diusut appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta agar ratusan keping kartu tanda penduduk elektronik (KTP el/e-KTP) yang jatuh di jalan raya di Bogor, Jawa Barat, diteliti dulu, karena itu sebagai barang bukti yang berguna untuk pengusutan kasus.

Jadi, kata dia, perintah untuk memusnahkan KTP el bukan untuk konteks KTP el yang jatuh di Bogor. Karena itu harus disimpan sebagai barang bukti. Sebab kasus itu telah ditangani pihak kepolisian.

“Kalau KTP el itu dibakar ya aneh, bukannya seharusnya itu barang bukti awal untuk ditelusuri sehingga bisa diketahui, itu KTP el palsu atau asli,” ujar Tjahjo meluruskan pemberitaan yang dimuat salah satu media online yang memuat perintah dia agar KTP el yang tercecer di Bogor agar dimusnahkan.

Menurut Tjahjo, perintah pemusnahan KTP el adalah perintah untuk kedepannya. Agar tak ada kasus serupa yang terjadi. Bukan perintah yang terkait dengan KTP el yang tercecer di Bogor. Ratusan keping KTP el yang tercecer tak boleh segera dimusnahkan, karena jadi barang bukti untuk pengusutan kasus.

“Kalau palsu, kan, harus diusut lagi, agar tahu motifnya, pembuatnya dan berapa banyak dibuat dan lain-lain,” ujar Tjahjo dalam siaran pers Kementerian Dalam Negeri.

Tjahjo pun kemudian menjelaskan perintah dia soal pemusnahan KTP el yang rusak. Menurut Tjahjo, saat cetak KTP el, ternyata ada kesalahan atau salah cetak, harusnya segera dimusnahkan. Daripada disimpan dan terjadi seperti kasus KTP el yang tercecer di Bogor.

“Maksud saya saat cetak KTP el lalu ada kesalahan apa tidak bisa langsung dimusnahkan, daripada disimpan dan dibawa ke gudang, kalau tercecer bagaimana? Seperti orang mengetik ada kesalahan ganti kertas dan yang salah dibuang, begitu maksud saya, bukan yang tercecer. Yang salah ketik salah kan tidak harus disimpan dibawa ke gudang di luar kota. Kalau bisa, kan, langsung dimusnahkan daripada tercecer dan dimanfaatkan orang lain,” ujarnya.

Sedangkan ratusan keping KTP el yang tercecer kata Tjahjo, harus tetap dicek dan diperiksa dulu oleh polisi. Karena itu barang bukti.

“Yang ditemukan, kan, sedang diperiksa polisi dicek detil benar apa benar KTP el salah cacat, setelah clear ya musnahkan daripada tercecer lagi,” ujarnya.

Baca: Kasus e-KTP Tercecer, Mendagri: Bukan Kelalaian, tapi Sudah Unsur Kesengajaan

Sementara itu, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arief Fakrulloh, mengungkapkan, kasus dus berisi KTP el yang ditemukan jatuh di Jalan Raya Salabenda Semplak, Kabupaten Bogor, telah ditangani aparat kepolisian. Ia juga telah memerintahkan Sesditjen I Gede Suratha melakukan pengecekan di lapangan.

“Sudah dilakukan  pengecekan dengan jajaran Polsek Kemang dan Polres Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa KTP-el yang tercecer tersebut adalah KTP-el rusak atau invalid dan diangkut dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu ke Gudang Kemendagri di Semplak Bogor,” ujar Zudan, di Jakarta, Ahad (27/05/2018).

Zudan menambahkan, semua KTP-el yang jatuh dari mobil pengangkut sudah diamankan bersama masyarakat. Bahkan kardus berisi KTP el telah dikembalikan ke mobil pengangkut untuk selanjutnya dibawa ke Gudang Penyimpanan di Semplak.

“Sudah dikembalikan disaksikan oleh petugas Kemendagri yang ditugaskan melaksanakan pemindahan barang dari Pasar Minggu ke Semplak,” ujarnya.

Menurut Zudan, KTP-el rusak atau invalid yang dibawa ke Semplak sebanyak 1 dus dan 1/4 atau seperempat karung. Jadi bukan ber karung karung. Jumlah kepingnya tidak dihitung karena merupakan gabungan dari sisa-sisa pengiriman sebelumnya. Saat ini permasalahan ditangani Polres Bogor. Rencananya beberapa staf yang mengawal barang tersebut dan Sopir akan diminta keterangan.

“Terkait berita-berita di medsos atau link seperti di atas, mohon bantuan bapak atau  ibu eselon 1 dan eselon 2 berkenan menyampaikan klarifikasi resmi ini agar masyarakat mendapatkan penjelasan resmi ini sesuai yang sebenarnya terjadi,” ujar Zudan.*

The post Kalau e-KTP yang Tercecer Palsu, Mendagri: Harus Diusut appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
10 Rahasia dan Keajaiban Puasa http://www.hidayatullah.com/ramadhan/mutiara-ramadhan/read/2018/05/28/143228/10-rahasia-dan-keajaiban-puasa.html Mon, 28 May 2018 03:20:20 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=143228

Alvenia M. Fulton, Lembaga Makanan Sehat “Fultonia” asal AS puasa cara terbaik untuk memperindah.mempercantik wanita secara alami

The post 10 Rahasia dan Keajaiban Puasa appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com—Puasa mengandung banyak keajaiban. Hal ini bukan hanya diakui oleh ulama-ulama Islam; tapi juga ilmuan-ilmuan Barat. Berikut ini, akan dipaparkan sepuluh keajaiban syariat puasa.

Pertama, menurut Syeikh Ibnu Utsaimin dalam buku  “Min Fataawaa al-Ulamaa fi al-Shiyaam wa al-Qiyaam wa Iid Syahr Ramadhan” (Musa Yunus, 1999: 23) puasa bisa membuat orang merasa sebagai satu entitas; mempererat jalinan hubungan antar individu masyarakat; dan bisa melatih jiwa untuk naik tingkat menuju kesempurnaannya.

Kedua, menurut Syeikh Bin Baz dalam  “Majmuu’ Fataawa wa Maqalaat Mutanawwi’ah-al-Shiyaam” (Ibnu Baz, 1420:XV/39-41), puasa bisa mensucikan, melatih dan membersihkan jiwa dari akhlak tercela serta membiasakannya melakukan akhlak mulia. Di samping itu, puasa membuat orang mengakui akan kelemahan dan kekuarangannya di hadapan Allah sehingga melahirkan rasa syukur dan kepedulian sosial dengan membantu saudara-saudaranya yang membutuhkan.

Ketiga, dalam buku  “Kitaab al-Shiyaam” (1992: 9, 10) karya Abu Bakar Al-Faryabi, disebutkan bahwa puasa sebagai metode unik (satu-satunya) untuk menanamkan pada jiwa manusia akhlak mulia, menyulut gairah keislaman, membersihkannya diri dari berbagai macam kotoran, memutus rasa ragu, mendorong mukmin bersedekah dan berderma serta mendorong kerekatan hubungan antara si kaya dan si miskin.

Baca: 10 Rahasia Fadhilah Puasa Bagi Kesehatan Menurut Ilmuwan

Keempat,  berdampak baik secara medis atau kesehatan. Alexis Carrel (dokter peraih nobel bidang kesehatan pada tahun 1912) pernah meneliti bahwa puasa memiliki efek dahsyat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Buah dari penelitiannya tersebut  ditulis dalam sebuah buku berjudul:  “Man the Unknow” (“The Miracle of Fast” [Amirulloh, 2014: X])

Berbagai hasil penelitian para pakar terhadap kedahsyatan puasa yang dikumpulkan Allan Cott, M.D.  dalam sebuah buku yang berjudul  “Why Fasty?” , menjadi menarik untuk dikemukakan di sini. Berdasarkan hasil penelitian yang dikumpulkannya, di antara kedahsyatan puasa sebagai berikut:  menjadikan penglihatan terasa lebih muda atau lebih jelas; membersihkan badan dari berbagai penyakit; menurunkan tekanan darah tinggi dan kadar lemak; mampu mengendalikan nafsu; membuat badan sehat dengan sendirinya; dapat mengendorkan ketegangan jiwa; dapat menajamkan fungsi indrawi;  dapat mengendalikan kemauan diri sendiri; serta bisa memperlambat proses penuaan.

Kelima, membuat fisik dan psikis lebih baik. Menurut penelitian Allan Cott, M.D. (ahli Biologi asal Amerika, dalam buku “Why Fasty?”), puasa dapat membuat fisik dan psikis lebih baik (to feel better physically and mentally).

Keenam, bisa membuat awet muda secara fisik mental dan spiritual. Berdasarkan penelitian Dr. Yuri Nikolayev (Direktur Rumah Sakit Jiwa Moskow) menyebutkan bahwa puasa bisa mernbuat tetap awet muda secara fisik, mental dan spiritual.

Ketujuh,  puasa menimbulkan dampak sangat positif sekalipun bagi para wanita. Menurut Alvenia M. Fulton (Direktur Lembaga Makanan Sehat “Fultonia” asal Amerika Serikat) bahwa puasa adalah cara terbaik untuk memperindah dan mempercantik wanita secara alami. Di samping itu, bisa menghasilkan kelembutan pesona dan daya pikat. Yang tak kalah penting, puasa sanggup menormalkan fungsi-fungsi kewanitaan dan membentuk kembali keindahan tubuh.

Baca: Rahasia dan Barakah Dibalik Makan Sahur

Tiga keajaiban berikutnya dikutip dari buku “Dahsyatnya Puasa Sunah: Kunci Utama Meraih Sukses Dunia & Akhirat” (2010: 74-82) karya H. Amirullah.

Kedelapan, Puasa dapat meningkatkan kecerdasan emosional (emotional quotient). Berdasarkan catatan beliau, puasa menjadi media yang sangat tepat untuk melejitkan kecerdasan emosional seseorang. Di samping itu, puasa juga dapat memperkuat motivasi, mendorong kemauan, mengajarkan kesabaran, membantu menjernihkan pikiran, dan menglihami pendapat yang cerdas.

Kesembilan, dapat meningkatkan kecerdasan spiritual. Haji Amirullah menandaskan bahwa orang yang berpuasa merniliki kesadaran spiritual yang tinggi. Sebab ibadah puasa yang dikerjakan bukan karena dorongan manusia, tetapi karena kesadaran internal batiniyahnya yang tinggi, berupa:  dasar keikhlasan sebagai bentuk kesadaran yang sesuai naluri manusia.

Sedangkan yang kesepuluh, puasa dapat memupuk kepekaan sosial. Ibadah puasa ini bisa melahirkan kepedulian sosial yang tinggi. Saat umat Islam dilarang makan dan minum selama sehari penuh, sejak terbit fajar sampai terbenam matahari,  mereka bisa merasakan rasanya lapar dan haus. Karena di luar sana banyak saudara-saudara yang kadang tidak makan sampai berhari-hari.

Bila dari kesepuluh keajaiban tadi dirangkum, maka keajaiban ibadah ini meliputi masalah medical (medis), spiritual, sosial, psikis dan emosional. Dengan menjalankan ibadah puasa dilandasi iman dan mengharap rida Allah –sebagaimana dalam hadits shahih- insya Allah keajaiban-keajaiban itu bisa terkuak dan dirasakan oleh setiap orang yang menjalankannya.*/Mahmud Budi Setiawan*

The post 10 Rahasia dan Keajaiban Puasa appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
Qatar Larang Produk dari Uni Emirat Arab, Saudi, Mesir dan Bahrain http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2018/05/28/143225/qatar-larang-produk-dari-uni-emirat-arab-saudi-mesir-dan-bahrain.html Mon, 28 May 2018 03:11:45 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=143225

Qatar juga telah mendorong agar produk import dapat diproduksi secara lokal, termasuk makanan

The post Qatar Larang Produk dari Uni Emirat Arab, Saudi, Mesir dan Bahrain appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com–Qatar mengatakan negaranya melarang produk yang berasal dari Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Mesir dan Bahrain, hampir setahun setelah negara-negara tersebut menjatuhkan embargo atas Doha, menuduh negara kecil Teluk itu mendukung terorisme, tuduhan yang Qatar berulangkali telah sangkal.

“Produk yang berasal dari negara pemblokade, yang sebagai akibat dari blokade tidak lolos Bea Cukai Dewan Kerjasama Teluk, harus menjalani inspeksi impor yang tepat dan prosedur kepabeanan,” pernyataan pemerintah menyebutkan pada malam Sabtu.

“Untuk melindungi keselamatan konsumen di Negara Qatar dan untuk memerangi perdagangan produk yang tidak sesuai standar, pemerintah mengeluarkan instruksi untuk mencari pemasok baru dari berbagai produk yang terdampak.”

Baca: Pengalaman Hidup di Qatar yang Diisolasi 

Harian nasional Al Watan mengutip surat edaran dari Kementrian Ekonomi dan Perdagangan yang menginstruksikan para pedagang dan toko untuk berhenti menjual produk yang diimpor dari keempat negara itu. Disebutkan para pengawas akan memonitor kepatuhan mereka atas kebijakan tersebut.

Keempat negara Teluk itu memutuskan hubungan diplomatik dan transportasi pada akhir Juni. Qatar, yang banyak dari barang importnya berasal dari UEA dan mendapatkan sebagian besar makanan segarnya di perbatasan Saudi, membantah tuduhan keempat negara terhadapnya.

Import ke Qatar anjlok sekitar 40 persen dari tahun lalu pada minggu-minggu awal boikot, namun mereka sejak itu telah kembali normal ketika Doha menemukan sumber baru produk importnya di negara seperti Turki, dan mengembangkan rute kapal baru melalui tempat-tempat seperti Oman. Qatar juga telah mendorong agar produk import dapat diproduksi secara lokal, termasuk makanan.

Baca: Penerbangan dan Harga Minyak Terganggu dalam Kasus Qatar

Sejak Juni lalu, beberapa makanan dan produk lain dari negara-negara embargo terus menemukan jalan masuk ke Qatar melalui negara ketiga.

Jubir pemerintah Qatar belum menanggapi pertanyaan email terkait jumlah produk yang akan terdampak oleh pelarangan baru, dan apakah larangan akan mencakup semua produk yang dikirim melalui negara embargo selain barang yang diproduk di sana.

Menlu Bahrain Sheikh Khalid bin Ahmed al-Khalifa mengatakan pada harian Alsharg Alawsat pada Minggu bahwa dia tidak melihat adanya resolusi terkait perpecahan diplomatik antar negara Teluk itu. */Nashirul Haq AR

The post Qatar Larang Produk dari Uni Emirat Arab, Saudi, Mesir dan Bahrain appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
UU Properti Baru Suriah akan Halangi Pengungsi Kembali ke Rumah http://www.hidayatullah.com/berita/kabar-dari-suriah/read/2018/05/28/143220/uu-properti-baru-suriah-akan-halangi-pengungsi-kembali-ke-rumah.html Mon, 28 May 2018 03:05:10 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=143220

Perang Suriah tahun 2011 memaksa lebih dari 5 juta orang meninggalkan negara asal mereka dan membuat 6 juta lainnya terlantar

The post UU Properti Baru Suriah akan Halangi Pengungsi Kembali ke Rumah appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com–Diplomat top Libanon memperingatkan bahwa UU Properti baru Suriah dapat membuat ratusan ribu pengungsi Suriah kehilangan hak kepemilikan properti mereka, menyebabkan mereka secara permanen terlantar di Libanon.

Undang-undang itu, dikenal sebagai Dekrit 10, memperbolehkan rezim Bashar al-Assad menyita properti pribadi untuk zona pengembangan dan memberikan kompensasi pada para pemilik yang memiliki bukti kepemilikan dengan saham dalam proyek-proyek baru.

Namun kelompok HAM dan para advokat khawatir jutaan warga Suriah yang mengungsi demi keamanan mereka di luar negeri tidak memiliki dokumen yang tepat atau hilang atau tidak mempunyai waktu untuk mengklaim tanah mereka.

Pada Sabtu, menteri luar negeri Libanon Gebran Bassil mengatakan Dekrit 10 dapat berdampak buruk pada hampir satu juta pengungsi Suriah di Libanon.

Baca:  Setengah Juta Pengungsi Suriah Dikabarkan Kembali Pulang

Dalam suratnya pada menlu Suriah Walid Muallem, Bassil menyatakan “kekhawatira Libanon bahwa kondisi yang diberlakukan oleh UU ini akan menganggu kembalinya sejumlah pengungsi non-signifikan ke kampung halaman mereka.”

Setelah sebuah wilayah dinyatakan sebagai zona pengembangan baru di bawah Dekrit 10, para pemilik pasti kehilangan properti mereka.

Meskipun begitu, mereka mendapatkan saham dalam proyek baru dengan membuktikan mereka pemilik properti itu dalam 30 hari setelah keputusan itu diumumkan secara publik.

“Ketidakmampuan para pengungsi untuk membuktikan kepemilikan dalam jangka waktu yang diberikan dapat menyebabkan kehilangan properti mereka … dan merampas dari mereka salah satu alasan mereka kembali ke Suriah,” kata Bassil.

Libanon, negara yang hanya berpenduduk empat juta orang, telah menyaksikan air, listrik dan infrastruktur pengelola limbahnya terbebani oleh gelombang pengungsi Suriah.

Para pejabat telah meningkatkan seruan baru-baru ini, terutama sebelum pemilu parlemen negara itu awal bulan ini, agar para pengungsi Suriah segera kembali ke wilayah negara mereka di mana kekerasan telah menurun.

Baca: Eropa Tak Seperti Dibayangkan, Pengungsi Suriah Memilih Pulang

Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan negara itu sepenuhnya masih belum aman bagi para penduduk sipil.

Selain itu Perdana Menteri Saad Hariri juga mengutuk UU baru itu pada Selasa.

“Diciptakannya Dekrit 10 tidak mempunyai tujuan selain mencegah para pengungsi kembali ke negara mereka,” katanya.

Perang Suriah pecah pada Maret 2011 memaksa lebih dari lima juta orang meninggalkan negara asal mereka dan secara internal membuat enam juta orang lainnya terlantar.*/Nashirul Haq AR

The post UU Properti Baru Suriah akan Halangi Pengungsi Kembali ke Rumah appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
Puluhan Orang Tewas dalam Operasi Antinarkoba di Bangladesh http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2018/05/28/143214/puluhan-orang-tewas-dalam-operasi-antinarkoba-di-bangladesh.html Mon, 28 May 2018 02:43:35 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=143214

Hidayatullah.com—Lebih dari 70 orang terbunuh oleh pasukan keamanan di Bangladesh sebagai bagian dari operasi antinarkoba oleh pemerintah bulan ini, kata […]

The post Puluhan Orang Tewas dalam Operasi Antinarkoba di Bangladesh appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com—Lebih dari 70 orang terbunuh oleh pasukan keamanan di Bangladesh sebagai bagian dari operasi antinarkoba oleh pemerintah bulan ini, kata para pejabat.

Pihak berwenang mengatakan operasi berskala besar itu dilakukan di ibukota Dhaka.

Sekitar seratus orang ditahan hari Sabtu (26/5/2018) dan beberapa orang tersangka lain yang diduga terlibat dalam perdagangan narkoba tewas tertembak dalam bentrokan yang terjadi malam hari.

Sejak operasi narkoba dilakukan di Bangladesh, beberapa ribu orang sudah ditahan, sementara ratusan pengguna narkoba dikenai hukuman denda, menurut Kepolisian Bangladesh dan pasukan gerak cepat Rapid Action Battalion (RAB).

Dalam beberapa insiden terakhir, sejumlah tersangka penyelundup narkoba tewas dalam baku tembak ketika mereka dikepung oleh RAB atau dalam penggerebekan di sejumlah distrik, kata para pejabat seperti dilansir BBC.

Kampanye antinarkoba itu diumumkan oleh Perdana Menteri Sheikh Hasina. Dia mengatakan operasi antinarkoba akan dilakukan sama seperti menghadapi militan Muslim di Bangladesh.

Para aktivis membandingkan operasi antinarkoba di Bangladesh itu dengan perang melawan narkoba Presiden Rodrigue Duterte di Filipina. Human Rights Watch mengatakan pembunuhan-pembunuhan itu perlu diinvestigasi.*

The post Puluhan Orang Tewas dalam Operasi Antinarkoba di Bangladesh appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
Kemenag: Tak Benar Rilis Daftar 200 Muballigh Dicabut http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2018/05/28/143211/kemenag-tak-benar-rilis-daftar-200-muballigh-dicabut.html Mon, 28 May 2018 02:42:49 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=143211

Humas Kemenag, Mastuki, menyampaikan soal informasi yang benar.

The post Kemenag: Tak Benar Rilis Daftar 200 Muballigh Dicabut appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Kementerian Agama menyatakan tidak benar jika Kemenag telah mencabut daftar 200 muballigh yang direkomendasikan pemerintah.

Sebelumnya, semalam sempat ada informasi di media sosial yang menyebut bahwa rilis 200 muballigh versi Kemenag itu telah dicabut.

“Tidak benar (info itu),” ujar Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag Mastuki kepada hidayatullah.com, Ahad (27/05/2018) saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Baca: Hidayatullah Minta Rencana Pendaftaran Muballigh Dibatalkan

“Yang benar,” lanjut Mastuki, “daftar yang masuk ke Kemenag diteruskan ke MUI (ormas) untuk ditindaklanjuti, apakah dalam bentuk standardisasi atau peningkatan kapasitas dan sebagainya.”

“Saat ini kami masih menerima usulan masyarakat via nomor hotline WA yang kami sediakan,” tambahnya.

Baca: “Pengakuan Kapasitas Muballigh Tak Semata Bersifat Formal Struktural”

Sebelumnya, menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, pihaknya menerima banyak pertanyaan dari masyarakat terkait nama muballigh yang bisa mengisi kegiatan keagamaan mereka.

“Selama ini, Kementerian Agama sering dimintai rekomendasi muballigh oleh masyarakat. Belakangan,  permintaan itu semakin meningkat, sehingga kami merasa perlu untuk merilis daftar nama muballigh,” terang Menag di Jakarta, Jumat (18/05/2018).

Menurut Menag, pada tahap awal, Kementerian Agama merilis 200 daftar nama muballigh. Tidak sembarang muballigh, tapi hanya yang memenuhi tiga kriteria,  yaitu: mempunyai kompetensi keilmuan agama yang mumpuni, reputasi yang baik, dan berkomitmen kebangsaan yang tinggi.

Baca: Kemenag Rilis Daftar 200 Nama Muballigh

Daftar nama ini merupakan rilis awal yang dihimpun dari masukan tokoh agama, ormas keagamaan, dan tokoh masyarakat. Jumlah daftar ini tentu akan terus bertambah seiring masukan dari berbagai pihak.

“Nama yang masuk memang harus memenuhi tiga kriteria itu. Namun, para muballigh yang belum masuk dalam daftar ini, bukan berarti tidak memenuhi tiga kriteria tersebut,” ujar Menag.

Baca: Aa Gym Sarankan Kemenag Evaluasi Kebijakan ‘Muballigh Direkomendasikan’

Kebijakan itu ramai-ramai dikritik berbagai pihak, termasuk oleh banyak muballigh yang namanya masuk dalam daftar penceramah itu, antara Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir, serta dai kondang KH Abdullah Gymnastiar dan KH M Arifin Ilham.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan bahkan meminta daftar 200 penceramah versi Kemenag itu ditarik.*

Baca: Kemenag Rilis Daftar 200 Nama Muballigh

The post Kemenag: Tak Benar Rilis Daftar 200 Muballigh Dicabut appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
Kasus e-KTP Tercecer, Mendagri: Bukan Kelalaian, tapi Sudah Unsur Kesengajaan http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2018/05/28/143207/kasus-e-ktp-tercecer-mendagri-bukan-kelalaian-tapi-sudah-unsur-kesengajaan.html Mon, 28 May 2018 02:33:28 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=143207

KTP el yang rusak, salah, atau invalid harus dihancurkan atau dibakar. Jangan  dibawa-bawa ke gudang. "Waspada disalahgunakan," ujarnya.

The post Kasus e-KTP Tercecer, Mendagri: Bukan Kelalaian, tapi Sudah Unsur Kesengajaan appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Kasus tercecernya kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el/e-KTP) mengundang dugaan, perhatian, kekhawatiran, sekaligus info-info “liar” di media sosial oleh sebagian warga masyarakat.

Menyikapi kasus tercecernya e-KTP, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku heran atas terjadinya kasus tersebut.

Mendagri memerintahkan Sekretaris Jenderal, Inspektorat Jenderal dan Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri turun tangan dan melakukan investigasi atas kasus tercecernya kardus berisi KTP elektronik yang disebut rusak. Siapa yang bertanggung jawab harus diusut.

Tjahjo di Jakarta, Ahad (27/05/2018), dalam siaran pers kementerian, menanggapi kasus tercecernya kardus berisi KTP el rusak, Menurut Tjahjo, kasus itu harus diusut tuntas. Karena banyak hal yang janggal. Kalau ada unsur sabotase harus diungkap.

“Kalau KTP el rusak atau invalid, kenapa tidak  langsung dihancurkan dan kenapa harus memindahkan ke gudang Dukcapil di Bogor? Apa tidak ada truk tertutup? Kok pakai mobil terbuka dan tidak dijaga? Walau hanya ratusan yang tercecer, yakni dua dus supermi dan tak ada nama palsu (WNA) apapun harus tetap waspada kalau disalahgunakan,” Tjahjo mempertanyakan. Pertanyaan-pertanyaan itu yang ia akui membuatnya heran.

Ia meminta polisi mengusut kasus tersebut. Dan kepada Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, ia perintahkan mulai kemarin, KTP el yang rusak, salah, atau invalid harus dihancurkan atau dibakar. Jangan  dibawa-bawa ke gudang. “Waspada disalahgunakan,” ujarnya.

Dan bagi pejabat yang berwenang atas kasus itu, harus bertanggungjawab. Tjahjo merasa ada unsur kesengajaan dalam kasus dus KTP el yang tercecer. Bukan semata kelalaian.

“Selasa besok harus selesai usulan mutasi pejabat Dukcapil yang harus bertanggung jawab, di-nonjob-kan. Saya berpendapat sebagai Mendagri ini sudah bukan kelalaian tapi sudah unsur kesengajaan,” ujar Tjahjo.

Diketahui sebelumnya, beredar informasi termasuk berupa foto dan video dimana sejumlah e-KTP tercecer di jalan di Bogor, Jawa Barat, dan ditemukan warga. KTP tersebut tampak beralamat di Sumatera Selatan.*

The post Kasus e-KTP Tercecer, Mendagri: Bukan Kelalaian, tapi Sudah Unsur Kesengajaan appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
Pengkajian Ramadhan, Muhammadiyah Paparkan Tantangan di Zaman Milenial http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2018/05/28/143205/pengkajian-ramadhan-muhammadiyah-paparkan-tantangan-di-zaman-milenial.html Mon, 28 May 2018 01:49:59 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=143205

Haedar Nashir mengungkapkan beberapa persoalan ketika seseorang tergantung pada teknologi. Pertama, nalarnya akan instrumental.

The post Pengkajian Ramadhan, Muhammadiyah Paparkan Tantangan di Zaman Milenial appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr Haedar Nashir, mengatakan, saat ini ada tantangan sosial yang sangat kompleks, dimana masyarakat hidup sangat sarat dengan teknologi. Masyarakat banyak diatur oleh sebuah teknologi digital yang bukan hanya mengubah cara berpikir, tetapi juga mengubah perilaku. Kondisi seperti ini riil ada dan tidak bisa dihindari.

Atas dasar itulah, maka Pengkajian Ramadhan Muhammadiyah tahun 2018 ini mengambil tema “Keadaban Digital: Dakwah Pencerahan di Zaman Milenial”.  Tema ini diangkat bukan hanya untuk gaya-gayaan, ini adalah masalah bersama yang harus ditangani bersama.

“Generasi milenial itu sebenarnya banyak. Zaman ini kita hidup di tengah perkembangan teknologi digital. Masyarakatnya sangat menguasai teknologi digital. Maka cara berpikirnya masyarakat milenial itu berbeda dengan generasi sebelumnya. Mereka tidak lagi menggunakan hal-hal yang manual,” ujarnya dalam acara Pengkajian Ramadhan 2018 di Kampus FKIP UHAMKA, Jl Merdeka Pasar Rebo, Jakarta Timur, Ahad (27/05/2018) dalam siaran persnya diterima hidayatullah.com, Senin (28/05/2018).

Menurut Haedar, masyarakat seperti itu juga biasanya melompati zamannya. Mereka kritis pada berbagai hal, termasuk pada wilayah agama.

Baca: Jawab Tantangan Arus Teknologi, PP Pemuda Muhammadiyah Luncurkan AppsMu

Mereka juga yang memiliki orientasi ilmiah sangat detail, pada cabang-cabang yang mereka ingin memasukinya. Seperti pada hal-hal yang mereka minati. Mereka tidak suka pada hal-hal yang bersifat absratk. Selain itu, masyarakat tersebut gandrung dengan inovasi.

Bagaimana mendekati generasi ini dengan pendekatan keagamaan. ini adalah tantangan buat ormas Islam termasuk Muhammadiyah. Sebab generasi ini dalam konteks mereka, berada dalam ruang sosial dalam arti yang luas, seperti ekonomi poltik dan budaya, dengan tingkat mobilisasi yang sangat tinggi.

Sebutnya, yang memiliki telepon genggam di dunia sebanyak 5 miliar orang. Di Indonesia yang menggunakan internet sebanyak 143 juta jiwa.

Ia pun mengungkapkan beberapa persoalan ketika seseorang tergantung pada teknologi. Pertama, nalarnya akan instrumental. “Mereka akan berpikir teknis dan sudah terprogram. Manusia di zaman teknologi, pola pikirnya instrumental,” jelasnya.

Kedua, alam berpikirnya cenderung hedonis. Menyenangi hal-hal yang bersifat buatan. Melakukan hal-hal yang tidak biasa.

Ketiga, masyarakat yang sangat berpikir rasional.

Baca: Ketum NU-Muhammadiyah Jalin Silaturahim “Menuju Indonesia Berkeadilan”

“Akibatnya, ada sesuatu yang hilang. Masyarakat seperti ini akan mengalami chaos (mengalami disorientasi diri). Terkadang masyarakat seperti ini mudah panik, bisa gampang marah. Kemudian masyarakat ini juga mengalami kegersangan ruhani. Karena pengajian juga banyak cenderung keras dan selalu menyalah-nyalahkan orang, maka masyarakat akhirnya mencari romantisme. Orang itu akan mencari oase dalam dirinya yang sempat hilang, kemudian memenuhi kebutuhan dan kehausan dirinya,” ungkapnya.

Masyarakat seperti ini, mereka berada di posisi menengah ke atas. Tetapi karena gersang, tidak menemukan kepuasan, maka dia akan mengalami kegelisahan. Hidupnya penuh konflik, pertarungan dan kegersangan, maka dia akan mencari dunia lain yang akan memuaskan dirinya. “Maka dalam konteks keagamaan ada yang merindukan surga,” imbuhnya.

Maka, lanjutnya, lahirlah orang-orang yang mencari kepuasan spiritual. Bahkan ada juga melampaui kebenaran agamanya seperti mengaku nabi, atau mencari ratu adil. Kondisi chaos kemudian merindukan keindahan yang sifatnya artifisial.

“Kemudian ada lagi pihak lain yang kemudian menginginkan cepat masuk syurga. Maka dalam kondisi itu mereka lari pada ajaran-ajaran radikal dan menjadi teroris. Jadi apa yang terjadi di Surabaya atau tempat lain, dilakukan oleh orang yang memiliki mimpi-mimpi milenial,” sebutnya.

Baca: Ketua Umum PP Muhammadiyah: Remaja Indonesia Kini Menjadi Anak Android

Kemudian, di dunia maya, relasi sosial itu bersifat maya, tetapi sangat keras. Di sana ada perang opini, perang ujaran, ada hoax. Maka sebenarnya manusia tidak boleh berlebihan, karena beberapa hal: Pertama, manusia tidak boleh mengedepankan egonya sendiri secara berlebihan. Maka dampaknya adalah ego itu menguasai diri, kemudian kita mengagungkan dirinya karena nafsu. Kedua, orang yang memujakan diri pada syahwat.

“Maka dalam kondisi seperti ini Muhammadiyah harus mengedepankan akhlak yang baik dan akhlak yang utama. Muhammadiyah harus mendidi keadaban, ini di atas tarbiyah,” sebutnya.*

The post Pengkajian Ramadhan, Muhammadiyah Paparkan Tantangan di Zaman Milenial appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
Din Temui Aung San Suu Kyi, Minta Pengakuan Kewarganegaraan Rohingya http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2018/05/28/143202/din-temui-aung-san-su-kyi-minta-pengakuan-kewarganegaraan-rohingya.html Mon, 28 May 2018 01:06:51 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=143202

Din menyampaikan perkembangan di Myanmar, terutama di Provinsi Rakhine, menimbulkan keprihatinan kawasan Asia Tenggara dan bahkan dunia.

The post Din Temui Aung San Suu Kyi, Minta Pengakuan Kewarganegaraan Rohingya appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2015, Prof Din Syamsuddin, bertemu penasehat negara Myanmar, Aung San Suu Kyi, di Ibu Kota Myanmar, Naypyidaw, 25 Mei 2018 lalu.

Bersama sejumlah tokoh agama dunia, Din Syamsuddin diterima Aung San Suu Kyi di kantornya, dan mereka terlibat dialog terbuka dan akrab.

Pada kesempatan itu, Din yang adalah Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja sama Antar Agama dan Peradaban (UKP-DKAAP) menyampaikan perkembangan di Myanmar, terutama di Provinsi Rakhine (Arakan), menimbulkan keprihatinan kawasan Asia Tenggara dan bahkan dunia. “Maka perlu diatasi secara tepat,” ujar Din dalam siaran persnya kepada hidayatullah.com, Senin (28/05/2018).

Baca: Museum Peringatan Holocaust Cabut Penghargaan pada Aung San Suu Kyi

Din mengatakan, tiada lain jalan lain untuk itu kecuali mengembangkan koeksistensi damai dan pengakuan kewarganegaraan bersama bagi seluruh rakyat.

Untuk itu Din yang juga Ketua Dewan Pertimbangan MUI meminta untuk ada pengakuan dan pemberian hak kewarganegaraan bagi etnik Rohingya.

Aung San Suu Kyi, yang menjabat sebagai State Councillor atau setingkat Perdana Menteri, memberi tanggapan dengan menyatakan bahwa Myanmar mengamalkan demokrasi dan oleh karena itu katanya sangat menghargai hak-hak asasi manusia dan nilai-nilai2 demokrasi. Masalah di Provinsi Rakhine dan wilayah-wilayah lain di Myanmar akan dapat diselesaikan dengan semangat perdamaian dan rekonsiliasi.

Baca: Status Kehormatan Freedom of Oxford Aung San Suu Kyi Dilucuti

Sejumlah tokoh agama dunia, antara lain Supreme Patriarch Sri Langka, Supreme Patriarch Kamboja, President of Risho Kosakai dari Jepang Rev Niwano (ketiganya adalah tokoh umat Buddha dunia), Bishop Gunnar Stalsett tokoh Kristiani Eropa, Madame Vinu Aram tokoh umat Hindu dari India, dan Rev Koichi Sugino Wakil Sekjen Religions for Peace Internasional dari New York, serta Din Syamsuddin, President of Asian Conference on Religions for Peace (ACRP), bersama para tokoh lintas agama Myanmar menemui Aung San Suu Ki untuk menyampaikan Surat Para tokoh Agama Dunia untuk Bangsa Myanmar.

Surat yang dihasilkan dari Konsultasi Tingkat Tinggi selama dua hari sebelumnya di Yangon mengandung pesan dan ajakan kepada pemerintah dan Rakyat Myanmar untuk menyelesaikan krisis bernuansa agama dan etnis di Myanmar dengan semangat kemanusiaan, perdamaian, dan rekonsiliasi.

Baca: Aung San Suu Kyi Dinobatkan Penerima Penghargaan Islamofobia tahun 2017

Katanya, Aung San Suu Kyi menerima dengan senang hati surat tersebut, termasuk usulan delegasi untuk adanya Konferensi Internasional tentang Myanmar pada Oktober 2018 yang akan datang. Konferensi tersebut diharapkan menjadi tonggak penyelesaian masalah Myanmar secara berkeadilan.*

The post Din Temui Aung San Suu Kyi, Minta Pengakuan Kewarganegaraan Rohingya appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
PPLN Islamabad Sosialisasikan Pemilu Serentak 2019 http://www.hidayatullah.com/berita/read/2018/05/27/143195/ppln-islamabad-sosialisasikan-pemilu-serentak-2019.html Sun, 27 May 2018 13:26:19 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=143195

Pemilu di Pakistan hanya meliputi Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Umum DPR RI daerah pemilihan DKI Jakarta II.

The post PPLN Islamabad Sosialisasikan Pemilu Serentak 2019 appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Islambad, Pakistan, menggelar Sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019 dan Buka Puasa Bersama di Aula Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Pakistan, Sabtu (26/05/2018).

Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Pakistan, Iwan Suyudie Amri, menyatakan bahwa pelaksanaan pemilu merupakan tugas negara yang sangat penting.

Oleh sebab itu, lanjutnya, merupakan kewajiban politik bagi WNI untuk hadir menentukan pilihan.

“Manfaatkan hak yang dimiliki semaksimal mungkin,” tuturnya saat menyampaikan sambutan.

Sementara itu, Ketua PPLN Islamabad, Muladi Mugheni, menyatakan, sosialisasi tersebut bertujuan untuk menyebarluaskan informasi mengenai tahapan, jadwal, dan program pemilu luar negeri.

“Serta peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran WNI tentang hak dan kewajiban dalam pemilu dan peningatan partisipasi pemilih dalam pemilu,” ungkapnya.

Pemilu di Pakistan hanya meliputi Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Umum DPR RI daerah pemilihan DKI Jakarta II. Pemilu Serentak 2019 akan dilaksanakan pada tanggal 13 April 2019 mendatang di gedung KBRI untuk Pakistan.

Acara tersebut dihadiri oleh diplomat KBRI, Lokal Staff KBRI, serta Warga Negara Indonesia yang berada di Pakistan.* Ali Muhtadin

The post PPLN Islamabad Sosialisasikan Pemilu Serentak 2019 appeared first on Hidayatullah.com.

]]>