Hidayatullah.com http://www.hidayatullah.com Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran Tue, 17 Oct 2017 07:18:55 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.8.2 Ikhlaskan Niat Selamatkan Diri http://www.hidayatullah.com/kajian/oase-iman/read/2017/10/17/125789/ikhlaskan-niat-selamatkan-diri.html Tue, 17 Oct 2017 07:18:55 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=125789

Amal ibadah tidak akan sah kecuali diiringi dengan niat. Karena niat tanpa amal diberi pahala, sedangkan amal tanpa niat adalah sia-sia

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

IBARAT perjalanan, tidak selamanya yang dilewati itu jalan yang lurus. Di tengah jalan kadang ada belokan atau menanjak dan sedikit terjal.

Bahkan mungkin adakalanya  melewati tikungan tajam yang butuh konsentrasi dan kehati-hatian dalam berkendara.

Demikian pula seorang Mukmin dalam meniti satu kebaikan. Orang itu dituntut mampu mengemudi dan menata hatinya. Ada rambu-rambu yang harus awas diperhatikan mulai dari awal hingga akhir perbuatan. Apakah sudah sejalan dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya?

Bagaimana menata hati agar tidak mengembang sembari menganggap orang lain lebih kecil hanya karena ia sudah  berprestasi.

Karena amal yang diterima Allah sejatinya hanya yang memang diperuntukkan untuk-Nya semata.

Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk tubuh serta kemolekan wajahmu, tetapi Allah melihat keikhlasan hatimu.” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Baca: Beramal dengan Ikhlas Tanpa Syarat! 

Rasa bangga dan senang ketika bertabur pujian adalah rasa manusiawi yang kadang hadir dan dianggap wajar, tetapi menjaga hati adalah sesuatu yang mutlak.

Bercermin pada orang-orang shaleh terdahulu, sebisa mungkin mereka menyembunyikan amalan-amalan baiknya dari pandangan manusia agar terjaga keikhlasannya.

Jakfar ash-Shadiq berkata:  Mereka yang menyembunyikan amalan baiknya sebagaimana dia bersemangat menyembunyikan aib dan kekurangannya.

Jakfar juga pernah berpesan, tidak sempurna suatu amal baik kecuali dengan tiga perkara. Yakni menyegerakan, menganggapnya kecil dan menyembunyikannya.

Ikhlas adalah amalan yang diusahakan sekaligus pemberian dari Allah. Beruntunglah orang beriman yang setiap aktifitasnya bernilai ibadah dan bisa menjadi wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allah, karena disertai dengan niat ikhlas.

Tersebab niat itu pula Allah menimbang amalan manusia, diterima atau tertolak kelak.

Baca: Mengikuti Jejak Ikhlas Para Nabi Allah

Al-Baidhawi  berkata: Amal ibadah tidak akan sah kecuali diiringi dengan niat. Karena niat tanpa amal diberi pahala, sedangkan amal tanpa niat adalah sia-sia.

Perumpamaan niat bagi amal itu seperti ruh  bagi jasad. Jasad tidak akan berfungsi jika tidak ada ruh dan ruh pun tidak akan tampak tanpa jasad.

Lebih jauh, Ibnu Hajar al-Atsqalani  menyebutkan dalam kitabnya ”Nashaihul Ibad” bahwa amal itu harus disertai dengan niat yang ikhlas. Tanpa niat yang ikhlas, amal seseorang tidak akan diterima meskipun banyak. Tapi dengan ikhlash, kendatipun sedikit akan besar timbangannya dihadapan Allah.

Terkadang ada sebagian orang mengatakan akan berinfak atau mendermakan hartanya ketika sudah merasa ikhlas, menghitung dan mengurangi kembali karena merasa belum ikhlas.

Padahal ikhlas itu tidak hadir serta merta tetapi  karena diusahakan dari awal yang dimulai dengan niat di hati, ketika menjalani proses dan sesudahnya.

Meminjam perkataan Salim A Fillah, bahwa menjadi ikhlas itu adalah runtutan perjalanan yang tak kenal henti dan terus mengaca diri serta berbenah hingga maut menjemput.

Kekhawatiran akan rasa ketidakikhlasan itu mestinya menambah semangat untuk berbuat lebih dan lebih baik lagi, karena keikhlasan itu adalah refleksi dari bersitan niat yang dapat diusahakan.

Firman Allah:

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاء وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ

“Tidaklah mereka diperintahkan melainkan supaya mereka memurnikan peribadatan hanya kepada Allah semata, yaitu agamanya yang lurus. Supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat, itulah agama yang lurus.” (QS: Al-Bayyinah: 5).

Terkait ayat di atas, Imam al-Qurthubi menyatakan wajibnya mengikhlaskan niat karena Allah dalam semua ibadah. Karena ini adalah amalan hati yang hanya ditujukan kepada Allah bukan kepada selainnya.

Baca: Dahulukan Ilmu Sebelum Amal 

Pahalamu sesuai dengan kadar lelahmu. Demikian pesan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam kepada Ummu al-Mukminan, Aisyah.

Bahwa sebaik apa pun dan sebanyak apa pun amal shaleh yang kita lakukan bila tidak diniatkan karena Allah maka hanya kerugian saja yang didapatkan nanti.

Seperti halnya orang yang berpuasa bukan karena Allah maka lapar dan haus saja yang bakal diterima orang tersebut.

Alih-alih mendapat untung berupa pahala berlipat, ia justru bisa celaka karena perbuatannya sendiri. Hati yang ikhlas adalah sebab diri bisa selamat.*/ Sholehah, Pengajar STIS Balikpapan, anggota komunitas menulis PENA

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Shell Akui soal Dukungannya atas LGBT http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2017/10/17/125782/shell-akui-soal-dukungannya-atas-lgbt.html Tue, 17 Oct 2017 06:59:14 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=125782

Pada bulan Juli 2015, Shell menjadi perusahaan pertama di Afrika Selatan yang membentuk jaringan karyawan LGBT, yang menandai langkah signifikan dalam mempromosikan kesetaraan di tempat kerja di seluruh negeri.

(SKR,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com– Grup perusahaan energi dan petrokimia global Shell mengakui dukungannya atas komunitas ‘lesbian, gay, biseksual, dan transgender’ (LGBT). Shell mengakui, di perusahaannya terdapat komunitas karyawan dari kalangan LGBT.

Shell mengakui, karyawan merupakan prioritas utama. Di seluruh bagian organisasi terdapat sejumlah kelompok sosial dan jaringan pendukung yang dibentuk untuk mempertemukan tenaga kerja Shell yang beragam.

“Di sini kita akan membahas empat di antara jaringan tersebut –Jaringan Wanita di Shell (WN@S), Jaringan enABLE bagi karyawan dengan disabilitas, Jaringan Afrika Shell, dan Jaringan LGBT– serta dampak yang diberikan semuanya dalam membentuk budaya keberagaman dan inklusi di Shell,” tulis Shell pada laman resminya khusus Shell Indonesia, berdasarkan pantauan hidayatullah.com, Selasa (17/10/2017).

Baca: Netizen Ajak Boikot Shell karena Dianggap Mendukung LGBT

Dalam penjelasan selanjutnya, disebutkan, “Jaringan LBGT Shell dibentuk untuk membantu rekan kerja yang lesbian, gay, biseksual, dan transgender untuk menjadi diri mereka sendiri, dan meraih potensi penuh dalam lingkungan kerja yang mendukung sepenuhnya.”

James Gaubert memulai sebagai sukarelawan di Jaringan LGBT Inggris pada tahun 2011. “Singkat kata saya bergabung untuk membantu membuat perbedaan. Saya ingin mencurahkan waktu dan energi saya untuk memastikan Shell agar tetap beragam dan inklusif,” kutip shell.co.id.

Pada bulan Juli 2015, Shell menjadi perusahaan pertama di Afrika Selatan yang membentuk jaringan karyawan LGBT, yang menandai langkah signifikan dalam mempromosikan kesetaraan di tempat kerja di seluruh negeri.

Kiprahnya disebutkan tidak terbatas dalam organisasi saja: jaringan ini juga merupakan anggota InterEnergy, suatu inisiatif yang memberikan peluang membangun jaringan dan pembelajaran bagi profesional LGBT di seluruh Inggris.

“Jaringan LGBT adalah duta Shell dan kami ingin menunjukkan kepada pihak luar bahwa organisasi benar-benar menghargai keberagaman karyawannya,” urai James.

Baca: Sikapi LGBT, Ketua Bidang Ekonomi Muhammadiyah Serukan Boikot Starbucks

Berbagai jaringan yang ada di Shell menunjukkan komitmen global kami dalam menciptakan budaya kerja yang beragam dan inklusif dimana setiap karyawan kami dapat mewujudkan karier yang pantas bagi mereka.

Beberapa waktu lalu, akibat CEO Starbucks, Howard Schultz, menyatakan dukungannya atas LGBT, mencuat gerakan kampanye boikot atas produk-produk Starbucks. Gerakan kampanye produk ini sampai juga ke Indonesia. Sementara kampanye boikot atas Shell karena mendukung LGBT juga disuarakan oleh warganet/netizen.*

(SKR,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Peran Najmuddin Ayyub atas Kepahlawanan Shalahuddin al Ayyubi http://www.hidayatullah.com/kajian/sejarah/read/2017/10/17/125783/peran-najmuddin-ayyub-atas-kepahlawanan-shalahuddin-al-ayyubi.html Tue, 17 Oct 2017 06:52:30 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=125783

Ibnu Katsir mencatat, najmuddin rajin beribadah. Selain masjid, ia memiliki tempat khusus menyendiri baik di Mesir maupun di Damskus yang disebut dengan An-Najmiyah

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

KOTA Duwin (Armenia), perbatasan Azerbaijan, menjadi saksi bisu kelahiran ksatria Muslim kenamaan yang di kemudian hari melahirkan pahlawan agung pembebas Al-Quds dari cengkeraman tentara Salib dan Mesir dari pengaruh Dinasti Syi’ah Fathimiyah.

Dalam literatur sejarah, figur ini dikenal sebagai seorang pemberani. Di medan tempur, ia pantang mundur. Jika badan sudah berada di arena juang, dengan nyali tinggi akan melawan siapa pun yang menghadang. Sosok ini bernama Najmuddin Ayyub. Sedangkan anaknya adalah Shalahuddin Al-Ayyubi.

“Buah jatuh tak jauh dari pohonnya,” demikian kata peribahasa masyhur untuk menggambarkan figur Shalahuddin al Ayyubi. Di balik kepahlawanan, keagungan, ksatriaan, kehebatan dan kepopulerannya dalam belantika sejarah, setelah takdir Allah Subhanahu Wata’ala, tidak bisa dilepaskan dari  “tangan dingin” Najmuddin.

Figur ayah yang memiliki nama lengkap Ayyub bin Syadzi bin Marwan bin Ya’qub al-Amir Najmuddin Abu al-Syukr Ad-Duwini ini, dengan ketelatenannya, dan juga atas dukungan istri dan saudaranya mampu mencetak kader brilian yang sumbangsihnya bagi umat Islam begitu besar.

Apa peran Najmuddin atas kesuksesan Shalahuddin? Sebelum menjawab pertanyaan ini, perlu diungkap terlebih dahulu sisi-sisi istimewa dari sosok Najmuddin yang kelak berpengaruh besar dalam kepribadian Shalahuddin.

Menurut beberapa sejarawan Muslim yang menulis biografi beliau (sebut saja misalnya: Ibnu Katsir, Ibnu Khillikan, Shalahuddin Khalil, Majid Arsan Al-Kailani, Muhammad Shallabi) memiliki keistimewaan yang mumpuni. Setidaknya, bisa dikerucutkan menjadi tiga kata kunci:  Pertama, taat agama. Kedua, pemberani. Ketiga, dermawan. Dari tiga hal ini, penulis akan mengurai peran Najmuddin yang sukses dalam mendidik pahlawan sekaliber Shalahuddin Al Ayyubi.

Baca: Meneladani Panglima Shalahuddin al Ayyubi dan Nuruddin Zanki

Najmuddin dalam sejarah dikenal sebagai pribadi yang taat beragama.  Al-Hafidz Ibnu Katsir dalam al-Bidâyah wa al-Nihayah (1408: XII/337) mencatat bahwa beliau rajin beribadah. Ibadah seperti Shalat, puasa dan yang lainnya, begitu dijaga. Sampai-sampai, selain masjid, ayah Shalahuddin ini memiliki tempat khusus untuk menyendiri beribadah baik di Mesir maupun di Damskus yang disebut dengan An-Najmiyah. Maka tidak mengherankan jika Muhammad Shallabi (2008: 230) ketika membicarakan perangai Shalahuddin, beliau menyebut dirinya adalah pribadi yang sangat menjaga ibadah dan takwa.

Saat membahas poin ini, Shallabi menyebutkan bahwa Shalahuddin adalah sosok yang berakidah lurus, menjaga shalat berjamaah, rutin berzakat sekaligus bersedekah, puasa, haji, hobi menyimak al-Qur`an serta hadits, menjaga syiar-syiar agama, dan selalu berperasangka baik kepada Allah (2008: 230-233).

Shalahuddin Khalil dalam bukunya yang berjudul al-Wâfî bi al-Wafayât (2000: 10/30-33) juga mengamini jika anak Najmuddin adalah pribadi yang religius dan baik. Salah satu yang berperan besar terhadap ketaatannya dalam beragama adalah ayahnya sendiri.

Lebih dari itu, berkat didikan ayahnya, menurut catatan Muhammad Ash-Shayim, Shalahuddin mampu menghafal al-Qur`an ketika berumur sepuluh tahun. Bahkan ia rajin hadir dalam maelis ilmu fikih, hadits dan tafsir (GIP: 216). Tanpa didikan keagamaan yang baik, tak mungkin Shalahuddin bisa menjadi pribadi yang taat beragama.

Baca: Sebab-sebab Keberhasilan dalam Pembebasan al-Quds pada Masa Perang Salib

Dari segi keberanian, Najmuddin memang sangat mumpuni. Imaduddin Zanki dan Nuruddin Mahmud Zanki, melihat sendiri keberanian dan kepiawaiannya di medan tempur; sehingga menjadikannya sebagai sosok penting yang dilibatkan dalam urusan militer.

Qasim A. Ibrahim dan Muhammad A. Saleh dalam al-Mausû’ah al-Muyassarah fî al-Târikh al-Islâmi yang diterjemah Zaenal Arifin menjadi Buku Pintar Sejarah Islam (2014: 606) menyebutkan bahwa Najmuddin memang dikenal sebagai seorang pemberani. Atas keberaniannya ini, beliau dipercaya Raja Muhammad Maliksyah di Tikrit.

Shalahuddin hidup dalam didikan keberanian pada nuansa militer yang cukup ketat di benteng Tikrit. Ia dilatih kesatriaan, berenang, bela diri, dan seni perang oleh ayahnya.

Dalam buku yang berjudul Dari Penakluk Jerusalem Hingga Angka Nol (Republika, 89-90) disebutkan bahwa sosok ayah dan paman (Asaduddin Syirkuh yang juga merupakan panglima Tangguh yang mendapat kepercayaan dari Raja Nuruddin Mahmud Zanki) mempunyai andil besar dalam mendidik Shalahuddin menjadi ksatria tangguh. Sangat lumrah jika pada usia 14 tahun, dirinya sudah dilibatkan dalam ekspedisi militer.

Selanjutnya, yang berpengaruh besar pada sosok Shalahuddin adalah kedermawanan ayahnya. Shalahuddin Khalil dalam al-Wâfî bi al-Wafayât (2000: 10/30-33) menyebut figur karismatik ini sebagai orang yang dermawan.

Baca: Shalahuddin al-Ayubi Pulihkan Ajaran Sunni

Ibnu Katsir pun mencatat tentang kedermawanannya. Beliau rajin bersedekah dan menolong orang yang kesusahan. Pantas saja di kemudian hari, Shalahuddin juga mewarisi kedermawanannya. Begitu dermawannya, sampai-sampai menurut catatan Shallabi, ketika Shalahuddin wafat –meski sebagai penguasa- dalam simpanannya hanya tersisa perak berjumlah 40 dirham Nashiriyah dan emas hanya satu gram Shuri (2008: 238) Kekayaan yang dimiliki Shalahuddin hampir habis untuk kepentingan agama dan sosial.

Sebenarnya masih banyak sisi istimewa Shalahuddin yang terinspirasi ayahnya, namun ketiga hal berupa: ketaatan beragama, keberanian dan kedermawanan, paling tidak bisa menjelaskan bagaimana peran Najmuddin dalam mendidik Shalahuddin sehingga menjadi pahlawan legendaris yang dihormati baik oleh kawan maupun lawannya; demikian juga Muslim maupun non Muslim.

Sehingga tidak heran jika Carole Hillenbrand -Guru Besar Staudi Islam dan Bahasa Arab Universitas Edinburg- dalam buku The Crusade; Islamic Prespectives yang diterjemahkan Heryadi dengan judul Perang Salib Sudut Pandang Islam menyebutkan, “Di antara para pemimpin kaum Muslim yang terlibat dalam Perang Salib, Saladin [Shalahudin] mendapat posisi yang terhormat di dalam biografi ilmiah modern.” (2007:17) Sosok seperti Gibb, Ehrenkreutz, M.C. Lyons dan D.E.P. Jackson di antara sekian contoh orang Barat yang memujinya. Wallahu a’lam.*/Mahmud Budi Setiawan

 

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Malaysia Bangun Rumah Sakit untuk Pengungsi Rohingya di Bangladesh http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2017/10/17/125777/malaysia-bangun-rumah-sakit-untuk-pengungsi-rohingya-di-bangladesh.html Tue, 17 Oct 2017 03:59:51 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=125777

Rumah sakit akan memiliki 50 tempat tidur, dibangun oleh korps angkatan bersenjata dan Kementerian Kesehatan, " katanya

(Panji Islam,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com—Pemerintah Malaysia akan membangun rumah sakit senilai RM3.5 juta (sekitar 11 M) di sebuah kamp pengungsi yang menampung etnis Rohingya, ujar Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi.

Ia mengatakan, rumah sakit tersebut akan dibangun dalam waktu satu bulan segera setelah disetujui oleh pemerintah Bangladesh.

Ia  mengatakan bahwa Malaysian Armed Forces Medical Corp (ATM) akan membangun rumah sakit yang pada awalnya dapat menampung sekitar 50 pasien dengan 50 tempat tidur di rumah sakit.

“Kami telah mendapatkan izin dari Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina sendiri dan persetujuan ini diberikan oleh Komisaris Tinggi Bangladesh di Kuala Lumpur mengenai saya dan ATM dan Kementerian Kesehatan.

Saat ini, pemerintah sedang menunggu sebuah prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah Bangladesh untuk mengizinkan pembangunan rumah sakit tersebut, “katanya dalam sebuah konferensi pers setelah mengunjungi Kamp Pengungsi Kutupalong,  hari Senin.

Baca: Malaysia Ingin Beri Penampungan Lebih Banyak

Dia mengatakan rumah sakit tersebut akan dibangun dalam waktu satu bulan setelah prosedur dan Kementerian Kesehatan akan membantu dalam hal keahlian dokter, perawat dan asisten medis yang akan berada di sini.

“Rumah sakit tersebut akan memiliki 35 petugas medis seperti dokter, pembantu rumah sakit dan perawat. Dalam sebulan (setelah pembangunan) rumah sakit lapangan akan beroperasi penuh,” katanya.

Sementara itu, Ahmad Zahid mengatakan dalam jangka panjang, Malaysia, Bangladesh dan negara-negara lain dan organisasi internasional akan mencari solusi untuk menyelesaikan masalah pengungsi Rohingya di Bangladesh.

Dia mengatakan bahwa itu adalah salah satu isu yang dibahas dengan Menteri Luar Negeri Bangladesh Abul Hasan Mahmod Ali di Dhaka pada hari Ahad.

Baca: Malaysia Meningkatkan Usaha Bantu Etnis Rohingya

Krisis kemanusiaan meningkat di wilayah Rakhine di Myanmar dengan lebih banyak etnis Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh setiap hari dan lebih banyak kamp pengungsian sedang dibuat.

Jumlah pasti pengungsi tidak pasti namun banyak yang mengklaim telah melampaui satu juta orang.

Ahmad Zahid saat ini sedang dalam kunjungan kerja selama dua hari ke Bangladesh sejak hari Minggu. Pada hari Minggu dia mengadakan pertemuan dengan Abul Hasan dan Sekretaris Kesejahteraan Pekerja Asing Expatriat dan Nurul Islam di Dhaka.

Wakil perdana menteri tersebut juga bertemu dengan tim hoki Malaysia yang beraksi di Piala Asia di Dhaka.*

(Panji Islam,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
“Anakku Terbunuh, Rumahku Dibakar” http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2017/10/17/125765/anakku-terbunuh-rumahku-dibakar.html Tue, 17 Oct 2017 03:42:51 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=125765

PBB memperkirakan lebih dari 530.000 orang tiba di Cox's Bazar sejak kekerasan di bukan Agustus 2017 oleh militer Myanmar

(Panji Islam,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com–Mahmud Salim bekerja di Penang dan paling tak terlupakan saat bekerja sebagai pekerja bangunan. Berbekal uang yang terkumpul saat bekerja di Malaysia, ia kembali ke Myanmar, tepatnya di sebuah desa di Rakhine.

Tujuan ayah dari ke delapan anak tersebut adalah untuk membangun kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya yang telah tinggal di lingkungan yang menakutkan. Mayoritas penduduk di Rakhine termasuk orang miskin.

Sekitar sebulan yang lalu, militer dan polisi Myanmar mulai melakukan tindakan kekerasan dan putra tertuanya menjadi korban pembunuhan brutal. Rumahnya dibakar. Akhirnya, Mahmud (50), dan keluarganya terpaksa harus melarikan diri dari rumah.

“Anak saya ditembak mati di depan saya. Saya tidak bisa berbuat apa-apa, “kata Mahmud, yang fasih berbahasa Melayu dikutip laman utusan.com.my.

Baca: Militer Myanmar ‘Sengaja Bakar’ Desa-Desa Muslim Rohingya

Demi keamanan keluarga ia memutuskan untuk meninggalkan kampung halamannya. Setelah beberapa hari berjalan, keluarga mereka akhirnya tiba di Bangladesh dan sekarang dia dan keluarganya tinggal di kamp pengungsi Rohingya yang terletak di Cox’s Bazar.

Mahmud tidak memiliki pekerjaan, tidak ada uang dan makanan keluarganya hanya bergantung pada orang luar.

Situasinya lebih baik daripada tinggal di Rakhine, yang kini terancam kelaparan karena warga tidak bisa bekerja karena seringnya korban serangan kekerasan oleh pihak berwenang Myanmar.

Jadi saat melihat delegasi misi bantuan kemanusiaan Mahmud cukup berani untuk meminta makanan, uang dan pakaian untuk keluarganya.

Mahmud juga menanyakan apakah ada seorang putra kerajaan dari Malaysia yang mengunjungi kamp pengungsian tersebut.

Ketika saya diberitahu bahwa Raja Perlis, Tuanku Syed Faizuddin Putra Jamalulail memimpin delegasi kunjungan untuk memberikan bantuan, dia sangat tergerak oleh kerendahan hati yang ditunjukkan olehnya.

Mahmud berharap kehadiran delegasi kerajaan membuka mata lebih banyak pihak di Malaysia untuk datang ke Cox’s Bazar untuk memberikan sumbangan.

Sementara itu, sukarelawan Pusat Kemanusiaan Malaysia Johan Ariff Ismail mengatakan sebagian besar dari Teknaf melintasi Sungai Naf 2 sampai 4 kilometer, sekitar 700 sampai 800 kaki dalamnya. Sejak 25 Agustus setiap hari ada 10.000 sampai 20.000 pengungsi memasuki Bangladesh melalui 29 rute di perbatasan.

Ketika saya pertama kali datang ke sini tubuh mengambang tubuh mengambang yang dibawa oleh nelayan, kami bermalam di sini, seorang wanita berusia 14 tahun diperkosa empat militer Myanmar.

Baca: Demonstran Buddha Halang-Halangi Bantuan untuk Pengungsi Rohingya

Setidaknya dia juga ibu hamil dengan anak dan payudaranya dipotong. Dalam situasi kamp pengungsi tidak mudah.

“60 persen anak-anak dan 53 persen wanita yang membawa anak, tidak sadar anak itu terbunuh,” katanya.

Dia mengatakan beberapa ibu dan ayahnya telah berjalan selama delapan hari untuk mengungsi ke Bangladesh, ketika dia tiba di Bangladesh kesehatannya terus runtuh dan meninggal dunia.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan lebih dari 530.000 orang tiba di Cox’s Bazar sejak kekerasan di bukan Agustus 2017 oleh militer Myanmar.

Hal ini menekan sumber daya yang terbatas dari kelompok bantuan dan masyarakat lokal.

Mantan Sekjen PBB Kofi Annan meminta Dewan Keamanan PBB mendesak puluhan ribu pengungsi Rohingya untuk kembali ke Myanmar.

Annan mengatakan bahwa kekuatan dunia harus bekerja sama dengan para pemimpin militer dan sipil untuk mengakhiri krisis pelarian ini.*

(Panji Islam,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
FPKS Tegaskan Tolak Perppu Ormas, Ini 6 Landasannya http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2017/10/17/125771/fpks-tegaskan-tolak-perppu-ormas-ini-6-landasannya.html Tue, 17 Oct 2017 03:39:22 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=125771

Jika penjelasan Pasal 59 ayat 4 huruf c tersebut diberlakukan, maka Ormas manapun yang memberikan masukan perubahan/amandemen Konstitusi ke Gedung MPR dapat dibubarkan dan dipidanakan, kata Mardani.

(SKR,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com–  Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera, dalam rapat kerja (Raker) Tk I RUU Penetapan Perppu Ormas dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), menegaskan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) konsisten menolak Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas.

Kendati demikian, Mardani mengatakan, FPKS siap membahas lebih lanjut untuk membahas dan mendengar masukan tambahan argumentasi dari para pakar dan organisasi kemasyakaratan yang akan dihadirkan di Komisi II DPR RI pada hari ini dan besok, 17-19 Oktober 2017.

Bismillahirrohmanirrohim, Kami Fraksi PKS menyatakan tegas menolak RUU Penetapan Perppu Ormas menjadi Undang-Undang,” ujar Mardani di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (16/10/2017).

Setidaknya ada 6 poin landasan FPKS menolak Perppu Ormas, sebagaimana rilis diterima hidayatullah.com, Selasa (17/10/2017).

Baca: ELSAM: Jika DPR Paham Substansi Bahaya Perppu Ormas, Bisa Dicari Kompromi Polemiknya

Pertama, FPKS menilai, penerbitan Perppu Ormas tidak memenuhi urgensi “Hal Ihwal Kegentingan yang Memaksa” sebagaimana diatur dalam Pasal 22 UUDNRI Tahun 1945 dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 138/PUU-VII/2009.

Mardani menjelaskan, dalam UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat telah diatur tentang prosedur pemberian sanksi terhadap Ormas yang melakukan pelanggaran. Dengan demikian, penerbitan Perppu Ormas ini tidak memenuhi prasyarat prosedural yang ditetapkan, karena pada praktiknya UU tentang Ormas telah memadai sehingga tidak terjadi kekosongan hukum.

Kedua, FPKS menilai, Perppu Ormas melakukan pembatasan terhadap hak-hak berserikat dan berkumpul yang bertentangan dengan prinsip negara hukum yang demokratis. Hak untuk berserikat dan berkumpul merupakan hak asasi manusia (HAM) yang dijamin dalam Konstitusi. Pembatasan terhadap hak-hak berserikat dan berkumpul yang diakomodasi dalam Perppu Ormas sangatlah mengancam kehidupan demokratis dalam negara hukum.

Ketiga, FPKS menilai, Perppu Ormas mengandung ambiguitas yang rawan ditafsirkan secara sewenang-wenang oleh pelaksana kebijakan.

“Misalnya, dalam hal norma tentang larangan bagi Ormas dalam berkegiatan, yang meliputi pula larangan untuk menggunakan nama, lambang, bendera, atau simbol organisasi yang mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan nama, lambang, bendera, atau simbol organisasi gerakan separatis atau organisasi terlarang (Pasal 59 Ayat (4),” ungkapnya.

Baca: Koalisi Masyarakat Sipil: Perppu Ormas Bertentangan dengan Negara Hukum

Keempat, FPKS menilai, Perppu Ormas berpotensi memunculkan rezim otoriter dengan menghilangkan peran pengadilan dalam pembubaran Ormas.

Hal yang dinilai sangat krusial dan fatal yang diatur dalam Perppu Ormas sehingga menjadikan Perppu ini sebagai ancaman bagi pelaksanaan demokrasi di negara hukum Indonesia, adalah dihilangkannya peran pengadilan dalam pembubaran Ormas dan diambil alih oleh Pemerintah.

Selain menghilangkan peran pengadilan dalam pembubaran Ormas, dalam Perpu ini juga Pemerintah dinilai menyederhanakan dan menghilangkan tahapan-tahapan pembubaran Ormas yang sebelumnya diatur secara berjenjang dalam UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas.

Kelima, FPKS menilai, Perppu Ormas memuat sanksi pidana yang berpotensi disalahgunakan untuk melakukan kriminalisasi.

Melalui Perppu Ormas ini, Pemerintah dinilai menambah berat sanksi pidana dalam hal penyalahgunaan, penistaan, atau penodaan terhadap agama yang dilakukan oleh orang menjadi anggota dan/atau pengurus Ormas, menjadi pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

“Pemberian sanksi pidana ini tentu memperberat pemidanaan dalam tindak pidana penyalahgunaan, penistaan, dan penodaan terhadap agama,” imbuhnya.

Dijelaskan, dalam Pasal 156 a KUHP berdasarkan Penetapan Presiden Republik Indonesia Nomor 1/PNPS Tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama, ditegaskan, perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia, dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya 5 tahun.

Pemberatan sanksi pidana dalam perkara penyalahgunaan, penistaan, dan penodaan terhadap agama dalam konteks pelanggaran Ormas yang diatur dalam Perppu Ormas ini dinilai tidaklah tepat, karena tidak konsisten dan bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lain mengenai norma yang sama.

Selain itu, ketentuan ini dinilai sangat rawan untuk dijadikan senjata oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan kriminalisasi terhadap orang-orang tertentu dengan dalih penodaan terhadap agama.

“Bahkan, ketentuan ini dapat dijadikan celah untuk memberangus kegiatan Ormas dengan mengkriminalisasikan anggota dan/atau pengurus Ormas tersebut dengan menggunakan pasal tentang penodaan agama ini,” imbuhnya.

Baca: Anggota DPR Diminta Dengar Aspirasi Rakyat untuk Tolak Perppu Ormas

Keenam, masih tambah Mardani, Perppu Ormas bertentangan dengan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 37. “Perppu Ormas ini bertentangan dengan Konstitusi,” imbuhnya.

Hal ini katanya, dibuktikan pada Pasal 59 ayat 4 huruf c, Ormas dilarang menganut, mengembangkan, serta menyebarkan ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila. Dalam penjelasan pasal tersebut, ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila adalah yang ingin mengubah Konstitusi.

“Seharusnya yang menyusun dan menetapkan Perppu ini memahami bahwa Pancasila berbeda dengan Undang-Undang Dasar (UUD) yang bisa diamandemen sesuai dengan Pasal 37 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Tentu pada prosesnya akan meminta masukan dan aspirasi dari ormas dan masyarakat,” ujar dia.

Jika penjelasan Pasal 59 ayat 4 huruf c tersebut diberlakukan, maka Ormas manapun yang memberikan masukan perubahan/amandemen Konstitusi ke Gedung MPR dapat dibubarkan dan dipidanakan. “Ini sangat berbahaya bagi masa depan demokrasi di Indonesia,” pungkasnya.*

(SKR,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Pidato Gubernur Anies: Pribumi Harus Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri  http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2017/10/17/125764/pidato-gubernur-anies-pribumi-harus-jadi-tuan-rumah-di-negeri-sendiri.html Tue, 17 Oct 2017 02:46:15 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=125764

"Prinsip ketuhanan ini kemudian harus diwujudkan pula dengan hadirnya rasa kemanusiaan dan keadilan bagi seluruh rakyat, tanpa ada yang terpinggirkan, terugikan, apalagi tidak dimanusiakan dalam kehidupannya," tandas Anies.

(SKR,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com– Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menegaskan, rakyat pribumi Indonesia khusus warga Jakarta harus merdeka, menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Hal itu ia tegaskan dalam pidatonya pada Pesta Rakyat Pelantikan Gubernur DKI Masa Jabatan 2017-2022 di Jakarta, Senin (16/10/2017).

Anies mengatakan, Jakarta memiliki makna pentingnya dalam kehidupan berbangsa. Di kota ini, tekad satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa persatuan ditegakkan oleh para pemuda. Di kota ini pula bendera pusaka dikibartinggikan, tekad menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat diproklamirkan ke seluruh dunia.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga mengatakan, Jakarta adalah satu dari sedikit tempat di Indonesia yang merasakan hadirnya penjajah dalam kehidupan sehari-hari selama berabad-abad lamanya. “Rakyat pribumi ditindas dan dikalahkan oleh kolonialisme. Kini telah merdeka, saatnya kita jadi tuan rumah di negeri sendiri,” imbuhnya.

“Jangan sampai terjadi di Jakarta ini apa yang dituliskan dalam pepatah Madura, ‘Itik se atellor, ajam se ngeremme.’ Itik yang bertelur, ayam yang mengerami. Seseorang yang bekerja keras, hasilnya dinikmati orang lain,” lanjutnya mengungkapkan. Pidato tertulisnya itu menyebar luas di media sosial dan menjadi pembicaraan masyarakat.

Baca: Marzuki Alie Ingatkan Anies-Sandi: Tepati Janji Tolak Reklamasi

Anies mengaku, ia dan Sandi -wakilnya, datang sebagai pemimpin baru Jakarta untuk melanjutkan segala dasar kebaikan yang telah diletakkan para pemimpin sebelumnya.

“Sembari memperjuangkan keberpihakan yang tegas kepada mereka yang selama ini terlewat dalam merasakan keadilan sosial, membantu mengangkat mereka yang terhambat dalam perjuangan mengangkat diri sendiri, serta membela mereka yang terugikan dan tak mampu membela diri,” tegasnya.

Jakarta adalah ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka selayaknya ia menjadi cermin dan etalasi dari semangat NKRI, semangat Pancasila, dan semangat tegaknya konstitusi. Di kota ini lah, kata dia, Pancasila harus mengejawantah, setiap silanya
harus mewujud menjadi kenyataan.

Baca: GAN Minta Anies-Sandi Teguh Berkomitmen Hentikan Reklamasi Teluk Jakarta

Dimulai dari hadirnya suasana ketuhanan dalam setiap sendi kehidupan kota. Indonesia bukanlah negara yang berdasar satu agama, namun Indonesia juga bukan negara sekuler. Ketuhanan, selayaknya menjadi landasan kehidupan warga. Prinsip ketuhanan ini kemudian harus diwujudkan pula dengan hadirnya rasa kemanusiaan dan keadilan bagi seluruh rakyat, tanpa ada yang terpinggirkan, terugikan, apalagi tidak dimanusiakan dalam kehidupannya, papar Anies.

“Prinsip ketuhanan ini kemudian harus diwujudkan pula dengan hadirnya rasa kemanusiaan dan keadilan bagi seluruh rakyat, tanpa ada yang terpinggirkan, terugikan, apalagi tidak dimanusiakan dalam kehidupannya,” tandas Anies.*

(SKR,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Menteri Usul Jual Daging Babi ke Indonesia, Putin tak Bisa Menahan Tawa http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2017/10/17/125756/menteri-usul-jual-daging-babi-ke-indonesia-putin-tak-bisa-menahan-tawa.html Mon, 16 Oct 2017 23:47:43 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=125756

Vladimir Putin kemudian tertawa terbahak-bahak sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan

(Panji Islam,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com–Presiden Rusia Vladimir Putin tidak dapat menahan tawa setelah Menteri Pertanian Alexander Tkachev menyarankan agar daging babi diekspor ke Indonesia untuk meningkatkan pendapatan negara tersebut.

Dikutip Al Arabiya Presiden Rusia Vladimir Putin tertawa terbahak-bahak saat rapat kabinet setelah Menteri Pertanian Rusia Alexander Tkachev menyebutkan mengekspor daging babi ke Indonesia.

Usulan tersebut dibuat saat rapat kabinet kemarin dan rekaman mereka banyak dishare ke media sosial.

Baca:  Inilah 12 Alasan Ilmiah dalam Islam Mengapa Babi

Menurut  Al-Arabiya Ahad (15/10/2017), kejadian terjadi ketika Tkachev mengusulkan untuk mendorong industri ekspor daging dengan mengubah Jerman menjadi contoh di mana daging tersebut diekspor ke beberapa negara seperti China, Jepang dan Indonesia.

Putin yang awalnya tersenyum dan menjelaskan bahwa Indonesia adalah negara Islam, dimana rata-rata penduduknya tidak makan babi

“Tapi kalau kita ekspor, orang Indonesia pada akhirnya akan makan daging babi”, Tkacev menyela, menyangkal kata-kata Putin.

Baca: Ini Penyakit Berbahaya Bila Memakan Daging Babi [1] 

Namun, Putin mengatakan ‘Tidak, mereka tidak makan daging babi’ lalu dia memegangi wajahnya dengan kedua tangannya karena dia tidak bisa tertawa. Tkachev lalu tersenyum dan menjelaskan bahwa maksudnya Korea Selatan dan bukan Indonesia.

Putin kemudian tertawa terbahak-bahak sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan.

Durasi video 36 detik memunculkan berbagai reaksi dari netizens. Diantaranya adalah ‘Anda tidak bisa melindungi perasaan kemanusiaan Putin.’*

(Panji Islam,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Marzuki Alie Ingatkan Anies-Sandi: Tepati Janji Tolak Reklamasi http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2017/10/17/125752/marzuki-alie-ingatkan-anies-sandi-tepati-janji-tolak-reklamasi.html Mon, 16 Oct 2017 23:28:38 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=125752

"Janji itu utang, dan utang itu harus dipenuhi oleh seorang pemimpin kalau dia mau selamat menjadi pemimpin."

(SKR,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com– Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie mengucapkan selamat atas dilantiknya Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

“Saya mengucapkan selamat kepada Anies-Sandi yang telah dipercaya oleh warga Jakarta untuk memimpin Jakarta lima tahun ke depan,” ujar Marzuki kepada hidayatullah.com dan wartawan lain usai menghadiri rapat terbatas bersama sejumlah tokoh terkait Bank Muamalat di sebuah restoran di Jl Cipinang Cempedak 1, Polonia, Jakarta Timur, Senin (16/10/2017).

Di samping itu, Marzuki pun mengingatkan pemimpin baru DKI Jakarta akan janji-janji mereka selama kampanye Pilkada 2017 lalu.

“Tentu masyarakat memilih (keduanya) itu ada janji yang disampaikan. Sekitar 21 janji yang disampaikan,” ujarnya.

“Janji itu utang, dan utang itu harus dipenuhi oleh seorang pemimpin kalau dia mau selamat menjadi pemimpin,” lanjutnya.

Termasuk meski tak sebatas itu, kata Marzuki, adalah janji Anies-Sandi menolak proyek reklamasi Teluk Jakarta.

“Apapun janji itu, apakah masalah membuka kesempatan kerja, OK-OCE (One Kecamatan Once Centre of Entrepreneurship. Red), apakah dengan penolakan reklamasi, itu semua janji,” ungkap Marzuki.

“Saya tidak hanya satu persoalan, tapi janji-janji itu wajib Anies-Sandi tepati,” imbuhnya.

Jadi, tegasnya lagi, semua yang disampaikan Anies-Sandi selama masa Pilkada dan itu merupakan janji calon pemimpin pada saat itu. Manakala keduanya dilantik, maka kewajibannya dengan memenuhi janji-janji itu.

Senin kemarin, Anies-Sandi dilantik sebagai Gubernur-Wagub DKI Jakarta oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.

Diketahui, beberapa waktu jelang pelantikan Anies-Sandi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mencabut moratorium (penghentian sementara) proyek reklamasi Teluk Jakarta. Pencabutan itu mengundang polemik.*

(SKR,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Pemimpin Yaman Selatan akan Umumkan Referendum Kemerdekaan http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2017/10/17/125742/pemimpin-yaman-selatan-akan-umumkan-referendum-kemerdekaan.html Mon, 16 Oct 2017 22:42:39 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=125742

Pembentukan dewan dinilai memperkeruh perpecahan dan hanya menguntungkan pemberontak Syiah al Houthi

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com–Mantan Gubernur Aden, yang telah mendeklarasikan sebuah Dewan Perwakilan Rakyat baru yang mengupayakan Yaman selatan memisahkan diri, mengatakan pada Jumat malam bahwa referendum kemerdekaan akan diumumkan segera. Demikian laporan Reuters dikutip Arab News, Ahad (15/10/2017).

Aidarus Al-Zubaidi, yang memimpin kota utama di Yaman selatan itu, hingga dipecat oleh Presiden  Abd Rabbuh Mansour Hadi pada bulan April lalu, menyampaikan pengumuman itu selama wawancara dengan saluran berita lokal.

Baca: Iran Akui Bekali Senjata Milisi Syiah Houthi Serang Arab Saudi

Pada 11 Mei yang lalu Al-Zubaidi mengumumkan  telah dibentuknya sebuah Dewan Perwakilan Rakyat baru oleh para tokoh suku, militer dan politik senior. Dewan itu mengupayakan Yaman selatan memisahan diri dan membentuk sebuah negara baru di bawah kepepimpinannya.

Pemerintahan Hadi menolak pembentukan dewan itu, dan mengatakan hal itu akan memperkeruh perpecahan dan menguntungkan pihak pemberontak Syiah al Houthi.

Baca: Arab Saudi Tegaskan Sikapnya Menjaga Yaman

Banyak penduduk wilayah selatan merasa para pejabat di utara telah mengeksploitasi sumber daya alam wilayah utara dan menutup akses bagi mereka untuk memperoleh pekerjaan dan kekuasaan.

Mayor Jenderal Aidarus al-Zoubaidi adalah mantan komandan milisi dari Povinsi Dhale yang tetap setia kepada Presiden Mansyour Hadi selama Perang Yaman. Dua tahun lalu, Presiden Abdrabbo Mansyour Hadi  menunjuk Aidarus al-Zubaidi menggantikan Gubernur Aden Jaafar Saad yang tewas akibat bom mobil. Aidarus al-Zubaidi adalah pemimpin milisi Perlawanan Rakyat yang pro pemerintah di Provinsi Daleh.*/Abd Mustofa

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>