Home
Internasional
“Buku Bajakan, Jangan Didekati”
Sabtu, 25 Februari 2012
Hidayatullah.com--Kementerian Pengetahuan dan Penerangan Saudi melakukan upaya keras dalam rangka mensosialisasikan undang-undang mengenai perlindungan hak cipta. Salah satunya dengan mempersiapakan iklan di televisi dengan jargon, “Buku Bajakan, Jangan Didekati”, demikian lansir situs Al Madinah (25/2/2012).
Rafiq Al Uqaili selaku direktur Departemen untuk Hak Pencipta juga menyampaikan bahwa membajak karya termasuk buku merupakan perbuatan yang merugikan penulis dan penerbit. Sebagaimana ia juga menyebut bahwa para ulama juga sudah mengeluarkan fatwa mengenai haramnya jual-beli dan menggunakan program dan karya bajakan karena melanggar hak penulis. Pihaknya juga berupaya menjelaskan kepada masyarakat bahwa menggunakan karya hasil bajakan juga memotifasi para pencuri untuk terus-menerus melakukan aktivitas mereka.
Saudi sendiri telah memutuskan vonis dalam kasus pelanggaran hak cipta di 4 kasus. Dan palakunya juga akan diiklankan di seperempat halaman media cetak dengan biaya yang dibebankan kepada pelaku pelanggaran.*
Rep: Sholah Salim Red: Thoriq
|
|
|
| |
KOMENTAR |
|
| |
KIRIM KOMENTAR ANDA : |
|
|
| |
| Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA. |
|
 |
|
 |
Info Anda |
| |
Sentra Haji Onh Plus Dan Umroh
Travel Murah Jakarta, Haji ONH Plus. Umroh plus, liburan, ramadhan, idul fitri. Segera dapatkan layanan terbaik kami 021-70985599 www.sentrahaji.com |
| |
 |
19 Video Debat Islam-kristen
Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang!
www.digitalhuda.com |
| |
 |
|
 |
 |
 |
|
| |
Berita
Internasional
Lainnya
|
|
|
|