Home Internasional


Krisis Suriah
 
Share |
AS Berjanji Hindari Intervensi Militer di Suriah


 

Selasa, 07 Februari 2012

Hidayatullah.com--Presiden Amerika Serikat Barack Obama berjanji akan menjatuhkan sanksi dan meningkatkan tekanan kepada pemerintah Presiden Basyar al-Assad sampai mau menyerahkan kekuasaannya. Akan tetapi Obama juga menjanjikan tidak akan melakukan intervensi militer untuk menyelesaikan krisis internal Suriah.

Dalam wawancaranya dengan saluran televisi Amerika NBC, Obama mengatakan bahwa sangat penting sekali untuk mencoba menyelesaikan krisis Suriah tanpa harus ada intervensi militer dari luar negeri. "Saya pikir itu mungkin," tegas Obama.

Obama menambahkan, "Tidak semua situasi harus dilakukan intervensi militer seperti halnya di Libya."

Dilaporkan Aljazeera, Obama mendorong pemerintahnya untuk menangani kekerasan di Suriah. Dia mengatakan bahwa Amerika Serikat secara konsisten menyerukan kepada Presiden Basyar al-Assad agar meninggalkan kekuasaannya.

Sementara itu, juru bicara Gedung Putih Jay Carney juga mengatakan bahwa solusi politik merupakan cara yang lebih baik untuk menghentikan pertumpahan darah di Suriah. Amerika Serikat tengah fokus pada langkah-langkah diplomatik dan ekonomi, meski tidak menafikan opsi apapun.*

Rep: Ahmad Sadzali
Red: Syaiful Irwan

Share |
 
KOMENTAR
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

Info Anda
 
Sentra Haji Onh Plus Dan Umroh

Travel Murah Jakarta, Haji ONH Plus. Umroh plus, liburan, ramadhan, idul fitri. Segera dapatkan layanan terbaik kami 021-70985599
www.sentrahaji.com

 
19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang!

www.digitalhuda.com

 
 
   Berita Internasional Lainnya
  Mr. Normal Gantikan Sarkozy Jadi Preside...
  Kendaraan Pemantau PBB Dibom Pasukan Sur...
  Setelah Saudi, Iran pun Ingin Penyatuan ...
  Hanya di Amerika: Usia 18 Bulan Dianggap...
  100 Janda Nikah Massal Perdagangan Pun T...
  Italia Sita Harta Keluarga Qadhafi
  Rusia Tuduh Al-Qaeda Bertanggungjawab At...
  Pengaduan Kasus Korupsi Mesir Naik 54 Pe...
  Al Assad Tumbang = Bencana Bagi Israel
  Capres Mesir Diminta Tidak Kampanye di M...
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved