frontpage hit counter

MUI: Bicara Politik di Masjid Boleh, Asal…

Tapi kalau membicarakan politik sebagai nilai atau konsep, kata Yunahar, dimana saja boleh, termasuk di masjid.

MUI: Bicara Politik di Masjid Boleh, Asal…
Ketua PP Muhammadiyah Prof Yunahar Ilyas pada pembukaan Kongres Ulama Muda Muhammadiyah di Jakarta, Selasa (30/01/2018).

Terkait

Hidayatullah.com– Isu politisasi masjid ditanggapi oleh Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Waketum MUI), Prof Dr Yunahar Ilyas.

Ia mengatakan, yang tidak boleh dibicarakan di masjid adalah politik praktis dan kampanye.

“Pilihlah si A, pilihlah si B itu yang enggak boleh,” katanya saat dihubungi hidayatullah.com Jakarta, Selasa (24/04/2018).

Baca: Jokower Buat Program Antipolitisasi Masjid

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini menjelaskan, politik praktis atau kampanye di masjid dapat mengakibatkan keterbelahan jamaah. Sebab pilihan jamaah bisa berbeda-beda.

“Kalau ada ustadz spontan (sebut) pilihlah si A, nanti jamaah yang tidak dukung si A, protes, ribut,” ujarnya.

Tapi kalau membicarakan politik sebagai nilai atau konsep, lanjut Yunahar, dimana saja boleh, termasuk di masjid.

Baca: Jokower Dinilai Tak Paham Islam dan Suasana Kebatinan Umat

“Kita harus memilih wali kota dengan kriteria: satu beragama Islam, dua berakhlak karimah, tiga punya kemampuan, empat bisa diterima, lima pro rakyat. Kalau gitu-gitu, kan, enggak apa-apa. Tapi jangan sebut namanya. Biarlah ditafsirkan sendiri oleh jamaah. Jamaah itu, kan, udah pinter-pinter,” terangnya.

“Kita berbicara dalam berpolitik itu harus jujur, bermusyawarah, memperhatikan kepentingan rakyat. Kan, banyak aspek-aspek,” tambahnya mencontohkan nilai politik.

Baca: Begini Politisasi Agama Menurut Ketua Majelis Tabligh Muhammadiyah

Yunahar menginformasikan, salah satu bahasan ijtima’ Komisi Fatwa MUI se-Indonesia yang akan dilaksanakan pada tanggal 7-9 Mei di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, adalah soal politisasi agama. Soal apa definisinya dan batasannya seperti apa serta mana yang boleh dan mana yang tidak boleh.* Andi

Baca: Yusril Sebut Ajakan Jokowi Pisahkan Agama dan Politik Timbulkan Kesalahpahaman

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !