frontpage hit counter

Dari Sedekah Harian, Program 100 Jembatan di Desa Terpencil Digagas

Salah seorang tokoh masyarakat di Desa Jagabita, Komaruddin mengatakan, warga desa memang sudah menantikan adanya jembatan yang layak untuk menunjang aktivitas warga.

Dari Sedekah Harian, Program 100 Jembatan di Desa Terpencil Digagas
niesky/hidayatullah.com
Peletakan batu pertama pembangunan jembatan Cimanceuri di Desa Jagabita, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/08/2017).

Terkait

Hidayatullah.com– Program Jembatan Kehidupan sedang digagas, dimana penggagasnya membuat jembatan di sejumlah daerah di Indonesia.

Salah satu yang sedang dalam proses pembangunan adalah jembatan yang menghubungkan Kabupaten Tangerang, Banten dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jembatan ini terletak antara Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang dan Kecamatan Parung Panjang, Bogor.

“Ini merupakan jembatan kedua dari ‘big dream’ PPPA Daarul Qur’an bersama PayTren membangun 100 jembatan di seluruh Nusantara. Jembatan pertama sudah dibangun sekitar dua tahun lalu di Desa Ciseureuheun, Pandeglang, Banten,” ucap Direktur Eksekutif PPPA Daarul Qur’an Tarmizi As-Shidiq dalam sambutannya di acara peletakan batu pertama pembangunan jembatan Cimanceuri di Desa Jagabita, Kecamatan Parung Panjang, Sabtu (12/08/2017).

Baca: “Qurban Masuk Desa”, Upaya Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat Miskin di Daerah 3T

Tarmizi berharap jika sudah jadi, jembatan antar provinsi Jawa Barat-Banten yang merupakan satu-satu akses warga sekitar beraktivitas sehari-hari bisa bermanfaat.

Sehingga, jembatan yang kelak akan diberi nama Jembatan Ar-Rahman ini diharapkan bisa berguna bagi masyarakat Desa Jagabita, dan membebaskan kampung perbatasan kedua provinsi itu dari ketimpangan ekonomi, sosial, dan pendidikan.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat di Desa Jagabita, Komaruddin mengatakan, warga desa memang sudah menantikan adanya jembatan yang layak untuk menunjang aktivitas warga.

InsyaAllah, kami seluruh warga bersama pemudanya akan menyumbang tenaga bahkan pikirian untuk pembangunan jembatan ini,” ucapnya.

Baca: Mahasiswinya Meninggal Tertabrak di Jalur Busway, LIPIA Siap Bangunkan Jembatan

Sedangkan, Manajer Operasional PayTren, Habibi mengatakan, pembangunan jembatan ini tidak lain adalah kontribusi mitra bisnis mereka dari sedekah harian yang besarnya antara Rp 2.000-Rp 6.000 per hari.

“Alhamdulillah sesuatu yang terlihat kecil bisa menjadi besar jika istiqamah,” kata Habibi.

Usai memberikan sambutan, Tarmizi bersama Habibi dan sejumlah tokoh masyarakat Desa Jagabita, langsung melakukan simbolis peletakan batu pertama di tanah-tanah galian yang nantinya akan dibangun beton-beton.*

Rep: Niesky Abdullah

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !