Masalah Rohingya Berdampak Hubungan Islam-Budha di Indonesia

Menurut HTI, acara Miss World dinilai hanya mengotori budaya dan karakter bangsa yang penduduknya mayoritas Muslim

Terkait

Hidayatullah.com–Hizbut Tahrir Indonesia  (HTI) mengecam pembantain umat Islam yang masih terjadi di Rohingya, Myanmar. Menurut HTI,  pembantain terhadap umat Islam yang terjadi di Myanmar  adalah kejahatan kemanusian yang tidak bisa dibiarkan.

Atas kejadian ini, HTI mengaku telah mendatangi perwakilan umat Budha  Indonesia (WALUBI). Dalam pertemuannya dengan Walubi,  HTI mengingatkan Walubi agar  bersikap tegas terhadap tragedi pembantain itu. HTI mengaku telah bertindak nyata dalam membantu pengungsi.

“Kami telah melakukan aksi membantu pengungsi yang ada di Aceh, Medan, dan sejumlah tempat lainnya di Indonesia,” ujar Rahma S. Labib, Ketua DPP HTI di sela acara Muktamar Khilafah Ahad (26/05/2013) di Surabaya kemarin.

Menurut HTI, jika persoalan etnis Rohingya dan Budah tidak selesai,maka akan berdampak buruk pada hubungan dua agama di masa depan.

“Jika  persoalan ini tidak selesai dan pembantaian terus terjadi,  maka hal itu  akan berakibat buruk pada hubungan kaum Budha dan umat Muslim di Indonesia. Kami  tidak menginginkan adanya konflik antara umat Islam dan kaum Budha, tapi jika umat Islam Myanmar terus terjadi, maka konflik umat Islam dan Budha bisa saja terjadi, ” ucapnya dalam jumpa pers pada wartawan.

Sela jutnya Rahmat S. Labib pun menghimbau pemerintah Indonesia berperan aktif menyelesaikan persoalan ini.

Selain masalah Rohingya, HTI juga menyinggung penyelenggaraan Miss World. Menurut HTI,acara yang akan diselenggarakan di di Bogor dan Bali itu  tak membawa manfaat sama sekali terhadap kehidupan bangsa. Bahkan dinilai mengotori budaya dan karakter bangsa yang penduduknya mayoritas Muslim.

Syiar dakwah

Sementara itu, hari Ahad (26/05/2013), puluhan ribu orang memadati Stadion 10 November Tambak Sari Surabaya Muktamar Khilafah Jatim, bertema; “Perubahan Besar Dunia menuju Khilafah”.

Peserta nampak datang dari seluruh Jawa Timur memadati lapangan utama dan tribun stadiun. Acara yang diikuti oleh kader HTI dari berbagai macam kalangan seperti santri, para akademis, pengusaha, dan aktivis dakwah.

“Muktamar khilafah adalah syiar dakwah ummat Islam untuk menyambut perubahan besar menuju khilafah,” ujar Ustad Harun Musa, Ketua DPD Jatim.

Dalam pidato sambutannya, Harun mengucapkan banyak terimakasih kepada tokoh masyrakat, para sesepuh dan Kiai yang telah hadir mengikuti acara.

Berbagai macam acara yang digelar, di antaranya; dzikir pagi, munajat-istigosah memohon pertolongan kepada Allah, orasi, happening art, perkusi, flying fox, dan teatrikal.*/Samsul Bahri

Rep: Admin Hidcom

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , ,

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !