frontpage hit counter

Pelaku: Mengirim Kotoran Kuda ke Rumah Menteri Keuangan Amerika Sama Seperti Tindakan Yesus

Pelaku: Mengirim Kotoran Kuda ke Rumah Menteri Keuangan Amerika Sama Seperti Tindakan Yesus

Terkait

Hidayatullah.com—Mengirim kotoran kuda sebagai kado Natal untuk Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin adalah tindakan seperti yang pernah dilakukan oleh Yesus, kata pelaku.

Robby Strong, pria yang mengaku bertanggung jawab atas pengiriman kotoran kuda ke tempat tinggal Mnuchin di kawasan elit Bel Air, mengatakan dirinya meniru aksi yang pernah dilakukan Yesus, yang “membersihkan” kuil dari ulah para saudagar dan pebisnis penukaran uang yang mengubah “rumah Tuhan” menjadi “markas para penyamun”.

“Saya ingin membandingkan apa yang saya lakukan dengan apa yang pernah diperbuat oleh Yesus, ketika dia memasuki kuil dan mengobrak-abrik meja para pebisnis penukaran uang, yang mengeksploitasi keuangan masyarakat atas nama agama. Saya merasa itulah yang telah dilakukan GOP terhadap rakyat Amerika,” kata Strong kepada Radio KPCC, menunjuk Partai Republik yang saat ini menguasai pemerintahan Amerika Serikat.

Lebih lanjut di Twitter Strong menyamakan dirinya dengan rohaniwan reformis gereja Martin Luther. Kotoran kuda sebanyak 95 bongkahan yang dikirimnya ke rumah Mnuchin sama seperti 96 tesis yang disematkan Martin Luther di pintu gereja Wittenberg Castle. “Sudah saatnya untuk satu Reformasi lagi,” kata Strong seperti dilansir RT Selasa (26/12/2017).

Paket berisi kotoran kuda tersebut dilengkapi dengan kartu Natal berbunyi, “Yang terhormat Tuan Trump dan Mnuchin, kami mengembalikan kado Natal dari kalian berupa peraturan pajak buatan Republikan karena itu adalah sepenuhnya kotoran kuda. Tertanda, rakyat Amerika.”

Sebagaimana diketahui, beberapa hari lalu, parlemen AS yang dikuasai politisi Partai Republik menyetujui reformasi pajak usulan Donald Trump, yang disebut presiden AS itu sebagai “kado Natal untuk rakyat Amerika yang pekerja keras.” Reformasi pajak tersebut sangat menguntungkan orang-orang kaya dan berkuasa dan menindas rakyat kebanyakan.*

Rep: Ama Farah

Editor: Dija

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !