frontpage hit counter

Gumpalan Lemak Raksasa dari Selokan akan Dipajang di Museum London

Gumpalan Lemak Raksasa dari Selokan akan Dipajang di Museum London

Terkait

Hidayatullah.com—Gumpalan kotoran lemak terbesar yang pernah ditemukan dalam gorong-gorong di kota London akan dipamerkan di Museum London tahun depan. Gumpalan raksasa berbobot 130 ton itu ditemukan menyumbat saluran pembuangan air limbah bawah tanah di London Timur beberapa waktu lalu.

Potongan dari gumpalan kotoran –yang diyakini lebih panjang dari Tower Bridge– yang disebut terbentuk dari campuran lemak, minyak, bekas popok dan pembalut itu akan menjadi salah satu barang pameran unggulan Museum London.

Gumpalan lemak tersebut, ditemukan di Whitechapel pada bulan September dan diperkirakan sama bobotnya dengan 11 bus bertingkat, akan dipajang di bagian “City Now City Future” yang menampilkan bagaimana kehidupan modern saat ini merusak infrastruktur kota London peninggalan era Victoria.

Kurator Vyki Sparkes mengatakan, “Itu akan menjadi salah satu obyek paling menarik dan berbeda yang pernah kami tampilkan.”

Stuart White dari Thames Water mengatakan bahwa bagian menariknya adalah temuan tersebut menunjukkan betapa menjijikkannya produk yang dihasilkan kehidupan modern saat ini, lapor BBC Selasa (12/12/2017).

Hanya 820 kaki dari gumpalan lemak itu yang akan dipajang, sedangkan sisanya akan dihancurkan dan didaur ulang guna menghasilkan biodiesel.

Gumpalan lemak itu, yang jika dibeberkan diperkirakan seluas 2 lapangan sepakbola Wembley, diketahui 10 kali lebih besar dibanding gumpalan lemak sebelumnya yang ditemukan di Kingston, Surrey, pada tahun 2013.

Dinas pengairan Thames Water mengatakan petugasnya bekerja keras selama 9 pekan untuk menyingkirkan kumpulan lemak yang menyumbat selokan bawah tanah ibukota Inggris tersebut.

Tim terdiri dari delapan orang menggunakan semprotan air berkekuatan besar untuk membongkar gumpalan yang menyumbat, sebelum akhirnya disedot ke dalam tangki limbah. Mereka mengeluarkan kotoran 20-30 ton setiap satu shift kerja 9 jam.*

Rep: Ama Farah

Editor: Dija

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !