Berita – Hidayatullah.com http://www.hidayatullah.com Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran Fri, 19 Jan 2018 13:54:02 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.2 Membunuh Setengah Juta Ekor Lebah Madu 2 Bocah Dikenai Tuduhan Berlapis http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2018/01/19/133504/membunuh-setengah-juta-ekor-lebah-madu-2-bocah-dikenai-tuduhan-berlapis.html Fri, 19 Jan 2018 13:20:05 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=133504

Hidayatullah.com—Polisi di Sioux City, Amerika Serikat, telah menangkap 2 bocah lelaki yang merusak sarang-sarang lebah milik peternak madu setempat. Kedua […]

(Ama Farah,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com—Polisi di Sioux City, Amerika Serikat, telah menangkap 2 bocah lelaki yang merusak sarang-sarang lebah milik peternak madu setempat.

Kedua bocah itu, masing-masing berusia 12 dan 13 tahun, dikenai tuduhan melakukan tindak kriminal berupa perusakan fasilitas peternakan, pencurian, tindak kriminal ringan namun berlebihan, serta kepemilikan alat-alat untuk mencuri. Oleh karena mereka masih di bawah umur, maka namanya tidak diungkapkan, lapor RT mengutip rilis pers kepolisian hari Rabu (17/1/2018).

Perusakan 50 sarang lebah di peternakan Wild Hill Honey di Sioux City, negara bagian Iowa, itu mengakibatkan setengah juta ekor lebah mati kedinginan hanya beberapa hari setelah Natal 2017.

“Mereka merobohkan setiap sarang lebah, menewaskan semua lebah. Mereka benar-benar menghabisi kami,” kata salah seorang pemilik peternakan, Justin Englehardt kepada Sioux City Journal bulan lalu.

Englehardt dan istrinya mendapati sarang-sarang lebah mereka rusak pada 28 Desember 2017, ketika akan membersihkan sarang lebah dari salju.

“Mereka (pelaku) membongkar gudang kami, mengambil dan mengeluarkan semua peralatan kami dan membiarkannya berserakan di salju, menghancur apa saja yang mereka bisa. Sepertinya tidak ada yang dicuri, tetapi semua yang ada disini divandalistis atau dihancurkan,” kata Englehardt.

Pemilik peternakan lebah madu itu mengatakan kerusakan akibat perbuatan kedua bocah vandal itu mencapai $60.000, dan menyebut tindakan itu “sama sekali tidak berperasaan.”

Pasangan Englehardt memulai bisnis peternakan lebah madu enam tahun silam. Mereka menghasilkan dan menjual senjdiri madunya.

Kasus itu sempat menarik perhatian publik dalam dan luar negeri. Polisi berhasil menangkap pelaku berkat informasi dari warga yang mengetahui kasus tersebut.

Oleh karena asuransi tidak menanggung kerusakan pada sarang madu, kejadian itu menghancurkan seluruh aktivitas peternakan. Akan tetapi, penggalangan dana sudah berhasil mengumpulkan lebih dari $30.000, dan sepertinya pasangan Englehardt akan memulai kembali usahanya pada musim semi.*

(Ama Farah,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Peneliti INDEF Ungkap Mengapa Ekonomi Indonesia Tak Bisa Lari http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2018/01/19/133502/peneliti-indef-ungkap-mengapa-ekonomi-indonesia-tak-bisa-lari.html Fri, 19 Jan 2018 12:41:13 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=133502

"Dengan asupan gizi yang cukup banyak, kelihatannya problem dari ekonomi saat ini adalah kurang latihan olahraga atau terlalu lama bermalas-malasan,” ujar Bhima Yudhistira Adhinegara.

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com– Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira Adhinegara, menanggapi keluh kesah Presiden Joko Widodo soal ekonomi Indonesia yang tidak mampu berlari kencang.

Jokowi merasa pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor tidak berdampak secara sistemik pada perbaikan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Sebenarnya, kata Bhima, semua prasyarat untuk menjadi raksasa ekonomi sudah terpenuhi. Ia mengungkapkan, daya saing global Indonesia dalam tiga tahun terakhir terus membaik. Bahkan lompat dari posisi 41 ke 36 di tahun 2017. Begitu juga dengan peringkat Kemudahan Berbisnis yang saat ini berada di angka 72.

“Dengan asupan gizi yang cukup banyak, kelihatannya problem dari ekonomi saat ini adalah kurang latihan olahraga atau terlalu lama bermalas-malasan,” ujarnya kepada hidayatullah.com Jakarta, Jumat (19/01/2018).

Salah satu latihan kebugaran yang luput dari pengamatan Pemerintah menurutnya adalah mendorong industrialisasi.

Buktinya, kata dia, sektor industri manufaktur makin tertinggal dengan pertumbuhan di bawah pertumbuhan ekonomi. Sepanjang 2017 kemarin, sektor industri manufaktur sulit menyentuh angka 5%.

“Jelas kondisi ini gawat. 13% penyerapan tenaga kerja secara nasional ada di sektor industri manufaktur, belum lagi 31% penerimaan pajak juga disumbang oleh sektor industri. Jika industrinya kurang latihan dan loyo, maka perekonomian jelas tidak mampu berlari,” ungkapnya.

Investor, kata dia, lebih suka memasukkan uangnya di sektor keuangan dibandingkan berinvestasi ke sektor industri.

“Lihat misalnya IHSG menembus rekor baru 6.300 di akhir tahun. Surat utang yang dikuasai asing porsinya mencapai 40,9% juga merupakan rekor tertinggi sepanjang Republik berdiri. Uang deposito dan simpanan di perbankan kini terus naik, indikatornya pertumbuhan Dana Pihak Ketiga perbankan diatas 11% per Oktober 2017. Bank pun pusing karena kebanjiran uang deposito, sementara kredit hanya tumbuh 8%,” bebernya.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan, kondisi ekonomi Indonesia ibarat tubuh manusia yang sehat. “Orang itu tidak ada kolesterol, jantungnya baik, livernya baik, ginjalnya baik, asam urat enggak ada. Ya dikit-dikit pernah masuk angin. Tapi kenapa kita tidak bisa lari cepat?” ujarnya di Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2018 di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (18/01/2018) kutip Tempo.* Andi

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Emirates Selamatkan Masa Depan A380 Airbus http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2018/01/19/133436/emirates-selamatkan-masa-depan-a380-airbus.html Fri, 19 Jan 2018 12:21:06 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=133436

Hidayatullah.com—Emirates Airlines hari Kamis (18/1/2018) menandatangani kesepakatan pembelian 36 pesawat penumpang A380 buatan Airbus bernilai 13 miliar euro, hanya beberapa […]

(Ama Farah,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com—Emirates Airlines hari Kamis (18/1/2018) menandatangani kesepakatan pembelian 36 pesawat penumpang A380 buatan Airbus bernilai 13 miliar euro, hanya beberapa hari setelah pabrikan pesawat berbasis di Prancis itu mengeluhkan kurangnya pesanan, sehingga akan mengakhiri produksi jet superjumbo itu.

Emirates, yang berbasis di Dubai, mengatakan sudah pasti memesan 20 pesawat 2 tingkat itu dengan opsi tambahan pesanan 16.

Pengiriman pesawat-pesawat raksasa itu dijadwalkan dimulai tahun 2020.

♣Sepi Pesanan Airbus Mungkin Hentikan Produksi A380

“Pesanan ini akan memberikan stabilitas pada lini produksi A380,” kata chairman dan CEO Emirates Syeikh Ahmad bin Said Al-Makhtoum seperti dilansir RFI.

“Kami tidak menyimpan rahasia fakta bahwa A380 memberikan sumbangsih kepada kesuksesan Emirates,” katanya dalam sebuah pernyataan. “Para pelanggan kami menyukainya, dan kami dapat menggunakannya untuk tujuan-beragam dalam jaringan kami, memberikan fleksibilitas dalam hal jangkauan dan pelanggan.”

Emirates saat ini sudah menjadi pelanggan utama A380 dengan 101 pesawat dan 41 lainnya yang sudah dipesan lebih dulu.

Oleh karena tidak ada pesanan baru dalam beberapa tahun terakhir, Airbus hari Senin mengakui bahwa pihaknya akan mengakhiri produksi A380, kecuali ada pesanan baru sedikitnya 6 pesawat setahun. Airbus juga mengakui bahwa hanya Emirates yang bisa membuat komitmen pembelian sebanyak itu.

“Pesanan baru ini menegaskan komitmen Airbus untuk memproduksi A380 setidaknya selama 10 tahun lagi. Saya secara pribadi merasa yakin akan ada pesanan-pesanan lain menyusul Emirates dan pesawat hebat ini pasti akan dibuat hingga tahun 2030-an,” kata bos pemasaran Airbus John Leahy.*

(Ama Farah,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Kiprah PKU dalam Perang Pemikiran http://www.hidayatullah.com/berita/berita-dari-anda/read/2018/01/19/133495/kiprah-pku-dalam-perang-pemikiran.html Fri, 19 Jan 2018 09:12:06 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=133495

PKU harus terus berjalan,  mengingat liberalisasi masih terus berjalan dengan banyak ragamnya

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com—Bertempat di gedung  Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS)  lantai II, Rabu  (17/01/2018),  berkumpul alumni  Program Kaderisasi Ulama (PKU), dan beberapa pengajar.

Acara yang sedianya direncanakan pukul 20.00 diundur menjadi jam 20.45 mengingat kendala teknis yang tidak bisa terelakkan. Meski begitu, acara cukup gayeng dan penuh persahabatan.

Pembukaan diawali oleh Ustadz Budi Setiawan Lahore yang mengucapkan terima kasih di prolognya atas kedatangan beberapa alumni sembari memberitahukan bahwa acara ini semacam koordinasi alumni, sekaligus silaturahim yang sebelumnya sudah dilakukan di daerah-daerah lain selama perjalanan workshop ilmiah.

Dalam acara pembukaan, Dr. Hamid Fahmi Zarkasyi  dengan senyum khasnya memberikan gambaran umum mengenai PKU dan perannya di masyarakat.

“PKU adalah kaderisasi satu-satunya yang bergerak dalam bidang perang pemikiran. Keberadaan PKU diharapkan mampu memberikan peran dan kontribusi saat lulus dari PKU di daerahnya masing-masing, utamanya dalam menghadapi pemikiran-pemikiran menyimpang,” ujar penulis buku Misykat ini.

Baca: Membaca Gerakan Invasi Perang Pemikiran

Menurut Hamid, forum ini digelar untuk mengkonsolidasikan kembali para alumni PKU dan sekaligus menceritakan pengalaman dan saran kepada adik-adik kelas.

Pria yang juga Ketua Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia (MIUMI) ini sangat berharap ikatan ini terus berlanjut dan dibentuk dalam suatu relasi yang lebih konkret, sehingga bisa menjadi kekuatan dan jaringan yang solid dalam menghadapi ‘ghazwul-fikri’ (perang pemikiran) yang sampai saat ini terus berlangsung.

Menurutnya,  PKU harus terus berjalan,  mengingat liberalisasi masih terus berjalan dengan banyak ragamnya.

Ia mengharapkan  para alumni PKU berperan di daerah atau di tempat masing-masing untuk mengatasi problem pemikiran yang mendera umat.

“Racun liberalisme (dan pemikiran menyimpang lainnya) jauh lebih berbahaya daripada pembunuhan secara fisik,” ujarnya.

Sebab pembunuhan secara fisik mungkin bisa dihitung jumlahnya, namun jika yang dibunuh adalah pemikiran, maka berimbas kepada ribuan bahkan jutaan korban.

Acara juga dilanjutkan pengalaman para alumni. Hingga saat ini, alumni PKU yang sudah menyebar di berbagai instansi.  Di manapun mereka berada, para alumni terus bergerak  dalam menjawab ‘syubhat-syubhat’ pemikiran Islam.

Baca:  Neo-Ghazwul Fikri

Secara umum, Dr. Hamid menyambut secara positif sekaligus menekankan pentingnya peran dan kohesi antaralumni.

“Jangan sampai lulus dari PKU langsung berhenti menulis, dan kembali pada aktivitas sedia kala tanpa berperan di masyarakat,” ujarnya.

Acara dipungkasi oleh Direktur INSISTS Dr. Henry Shalahuddin yang menandaskan bahwa keberadaan PKU membuat dirinya tetap optimis di tengah kondisi Indonesia yang sedang ‘darurat bingung’.

Sampai pada pukul 22.30 WIB acara pun dipungkasi dengan salam lalu dilanjutkan dengan photo bersama.*/kiriman Mahmud B Setiawan, alumni PKU- VIII  204-2015

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Paus Fransiskus Serukan untuk Melestarikan Identitas Baitul Maqdis http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2018/01/19/133493/paus-francis-serukan-untuk-melestarikan-identitas-baitul-maqdis.html Fri, 19 Jan 2018 08:56:51 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=133493

Awal bulan ini Paus Fransiskus berbicara kepada duta besar dari lebih 180 negara untuk menghormati status quo Baitul Maqdis

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com—Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus mendesak agar identitas Yerusalem (Baitul Maqdis) dipertahankan sebagai kota damai sehingga bisa memberi jalan menuju masa depan rekonsiliasi dan harapan bagi seluruh wilayah.

Hal itu ia sebutkan dalam sebuah pesan yang dikirim oleh paus ke Konferensi Internasional mengenai Baitul Maqdis, yang diadakan di Kairo di bawah naungan Al-Azhar, yang dianggap sebagai otoritas tertinggi Sunni.

Pesan tersebut dibacakan pada konferensi tersebut oleh Pemimpin Katolik Mesir Yoannis Lahzi.

“Inilah satu-satunya harapan bagi mereka yang menganggap diri mereka orang beriman, mereka yang tidak berhenti berdoa untuk masa depan persaudaraan untuk semua orang,” ujarnya  dalam pesannya yang dikutip dari Middle Eye Monitor (MEE).

Baca: Konferensi Internasional Bela Baitul Maqdis Dimulai di Mesir

Awal bulan ini Paus Fransiskus berbicara kepada duta besar dari lebih 180 negara di Majelis Umum PBB dan mengulangi seruannya untuk menghormati status quo Baitul Maqdis setelah pengakuan Presiden AS Trump terhadap kota itu sebagai Ibu Kota Israel.

“Paus tidak akan berhenti berdoa untuk perdamaian, dan dia berdoa agar semua orang yang memimpin badan sipil dan religius di seluruh dunia bekerja untuk menghindari ketegangan,” isi pesan tersebut.

Paus Fransiskus juga menyerukan dimulainya kembali dialog antara orang-orang Palestina dan Israel untuk menemukan solusi yang menciptakan koeksistensi damai untuk dua negara dengan perbatasan yang disepakati bersama dan diakui secara internasional. Dia juga menyerukan untuk menghormati sifat khusus kota Yerusalem, nilai yang melampaui negosiasi mengenai tanah.*/Sirajuddin Muslim

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Keluarga Saudi Sedih Berpisah dengan TKW Indonesia setelah Kerja 33 Tahun http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2018/01/19/133488/keluarga-saudi-sedih-berpisah-dengan-tkw-indonesia-setelah-kerja-33-tahun.html Fri, 19 Jan 2018 07:55:39 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=133488

Al-Arfaj juga mengatakan kepada Arab News bahwa dia tidak menyangka video tersebut akan bersifat vira

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com—Sebuah video perpisahan dari keluarga Arab Saudi dengan seorang pembantunya, Houriya asal Indonesia menjadi viral di media sosial Arab Saudi.

Mereka yang menonton video tersebut tidak dapat menahan air mata lain sementara Houriya mengucapkan selamat tinggal kepada semua anggota keluarga yang mengirimnya ke bandara.

Dari kecil, remaja hingga orang dewasa, satu per satu berkat Houriya karena menyimpannya selama 33 tahun.

“Houriya mulai bekerja ke rumah kakek dari pihak ibu pada tahun 1986 dan telah berada di keluarga kami selama 33 tahun, sering kembali ke Indonesia untuk mengunjungi keluarganya,” ujar seorang anggota keluarga bernama Abdullah Al-Arfaj, mengatakan kepada kantor Berita Arab Saudi, Arab News.

Baca: Majikan Arab Saudi Bayar Gaji TKW Asal Indramayu Rp 459 Juta

“Dialah yang membantu meningkatkan paman saya, generasi saya, dan sekarang anak-anak kami, dia bersama tiga generasi keluarga kami, dan kami menghormatinya seperti orang tua kami.”

“Setelah ditinggal dia beberapa hari, ini adalah ketenangan yang biasanya terjadi dengan kehadiran orang dewasa di keluarga. Nenek saya meninggal pada tahun 2012, sementara kakek berusia 1993. Kekosongan yang ditinggalkan dengan kepergian Houriya adalah sesuatu yang dirasakan keluarga kami.”

Baca: KJRI Jedah Temukan Juariah Mastara Setelah 19 Tahun Hilang

Al-Arfaj juga mengatakan kepada Arab News bahwa dia tidak menyangka video tersebut akan bersifat viral. Dia mengungkapkan hal itu bukan niatnya, atau keluarganya, untuk meng-upload video tersebut apalagi untuk mendapat perhatian.

“Dia adalah orang yang kita hargai yang harus kita lepaskan, bukan karena sakit atau kelelahan, tapi sebagai tanda hormat pada seorang yang sudah tua, kita merasa kasihan padanya dan ingin memberinya kesempatan untuk beristirahat selama masa hidupnya.”

Menurut laporan Arab News, keluarganya berencana mengunjungi Houriya dan mereka menunggu teleponnya segera setelah dia tiba di Indonesia.*

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Militer AS akan Terus di Suriah untuk Melawan Bashar Assad http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2018/01/19/133484/militer-akan-terus-di-suriah-untuk-melawan-bashar-assad.html Fri, 19 Jan 2018 07:21:05 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=133484

Penarikan total personel Amerika saat ini akan mengembalikan Assad melanjutkan perlakuan brutal atas rakyatnya sendiri

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com–Sekretaris Negara AS, Rex Tillerson, menegaskan pasukan AS akan tetap berada di Suriah untuk memerangi tentara Bashar al Assad.

Pada saat yang sama, mereka juga berniat untuk mengambil alih kekuasaan pemerintah dari Presiden, Bashar al-Assad dan sekutunya, Iran.

“Penarikan total personel Amerika saat ini akan mengembalikan Assad melanjutkan perlakuan brutal atas rakyatnya sendiri.

“Individu yang membunuh orang mereka sendiri tidak akan bisa mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk menciptakan stabilitas dalam jangka panjang,” katanya di Universitas Stanford dikutip AFP.

Baca: PBB: Pasukan Bashar al Assad Dalang Serangan Gas Sarin

Tillerson menekankan bahwa misi militer AS adalah menghancurkan kelompok  DAESH/ISIS dan mencegah kembalinya mereka.

“Pembantai bangsanya sendiri tidak bisa menghasilkan kepercayaan yang dibutuhkan bagi stabilitas jangka panjang,” cetusnya.

Baca: Assad Bilang Barat Mengubah Sikap dan Amerika Mendekatinya

AS telah mengerahkan sekitar 2.000 tentara angkatan darat ke Suriah dan patroli-patroli tempur di sebelah timur negara tersebut. Pasukan itu memburu sisa-sisa kelompok ISIS.

Bekerja sama dengan Pasukan Demokrat Suriah (SDF), milisi yang didominasi pejuang Kurdi, yang dipandang Washington sebagai basis bagi pasukan perbatasan berkekuatan 30.000 personel buat mengawal Suriah timur.*

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Arab Saudi Suntik 2 Miliar Dolar ke Bank Central Yaman http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2018/01/19/133475/arab-saudi-suntik-2-miliar-dolar-ke-bank-central-yaman.html Fri, 19 Jan 2018 07:13:14 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=133475

Pemberontak Hothi menguasai Ibu Kota Sana'a akhir 2014, mengendalikan pelabuhan Laut Merah Hudaydah yang strategis

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com–Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al-Saud, memerintahkan pengalihan $ 2 miliar atau sekitar Rp28,57 triliun ke Bank Sentral Yaman kemarin, dilansir dari Middle Eye Monitor (MEE).

Mata uang Yaman telah anjlok pada tingkat yang drastis sejak eskalasi perang sipil Yaman pada Maret 2015. Mata uang negara tersebut saat ini berada di 500 Riyal Yaman ke satu dolar.

Dalam pengumumannya, dana itu diberikan dalam rangka mengurangi penderitaan rakyat Yaman dan ‘membantu mereka untuk mengatasi beban ekonomi akibat penderitaan yang disebabkan oleh kejahatan dan pelanggaran milisi Syiah Houthi yang diukung rezim Iran’.

Pengalihan dilakukan setelah Presiden Abd Rabbuh Mansyur Hadi yang diakui secara internasional mengeluh kepada Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman tentang kemerosotan ekonomi.

Baca:  Jenderal Tertinggi Yaman Gabung Saudi Melawan Houthi

Juru bicara resmi kelompok pemberontak Syiah al Houthi, Mohammed Abdel Salem, menyalahkan mata uang yang jatuh pada “agresi” koalisi pimpinan-Saudi di Yaman.

“Mereka [Arab Saudi] memberlakukan pengepungan total terhadap orang-orang Yaman, memindahkan Bank Sentral dari Sana’a, memblokir kedatangan uang tunai ke Yaman, memberlakukan perwalian di sebagian besar pelabuhan Yaman dan benar-benar menghancurkan infrastruktur,” katanya.

Dua tahun yang lalu di bulan April dilaporkan bahwa pemberontak Houthi masuk ke markas besar Bank Sentral di ibu kota dan mencuri $ 107 juta.

Pemberontak Houthi juga telah menjarah kekayaan negara dan mengambil alih pendapatan badan-badan usaha milik pemerintah, termasuk menjual hasil olahan minyak bumi dan mengumpulkan kekayaan berbentuk mata uang riyal Yaman.

Baca: Mantan Presiden Yaman Saleh Tewas Dibunuh Pemberontak Houthi

Yaman telah sering menyaksikan perampokan bank pada tahun lalu, terutama di Yaman selatan. Tahun lalu di bulan Juli, sebuah kelompok bersenjata berseragam dari 10 penyerang menggerebek Bank Nasional Yaman.

Sejak Maret 2015 Arab Saudi telah memimpin sebuah koalisi negara-negara Arab sejak diundang oleh Hadi untuk menetralisir ancaman yang ditimbulkan oleh Houthi di Yaman tengah.

Huthi menguasai Ibu Kota Sana’a pada akhir 2014, dan juga mengendalikan pelabuhan Laut Merah Hudaydah yang strategis yang secara langsung mempengaruhi impor ke negara tersebut.*/Sirajuddin Muslim

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
Erdogan Berjanji Habisi ‘Tentara Teror’ Ciptaan AS yang Dipimpin Kurdi http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2018/01/19/133464/erdogan-berjanji-habisi-tentara-teror-ciptaan-yang-dipimpin-kurdi.html Fri, 19 Jan 2018 06:43:48 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=133464

Hidayatullah.com–Recep Tayyip Erdogan hari Senin berjanji akan menghabisi pasukan perbatasan bentukan AS yang dipimpin oleh Kurdi, dan mengatakan persiapan akhir […]

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com–Recep Tayyip Erdogan hari Senin berjanji akan menghabisi pasukan perbatasan bentukan AS yang dipimpin oleh Kurdi, dan mengatakan persiapan akhir sedang dilakukan untuk menyerang Afrin, daerah kekuasaan Kurdi di Suriah, karena ketegangan kembali meningkat antar sekutu yang nyata di Suriah, lapor  Middle East Eye (MEE), Selasa (16/01/2018).

Ia menyampaikan pidatonya itu di Ankara sehari setelah AS mengumumkan akan membentuk 30.000 pasukan perbatasan yang dipimpin milisi YPG Kurdi, sebuah kelompok yang dianggap Turki sebagai teroris dan terkait dengan organisasi PKK di Turki.

“Sebuah negara yang kita sebut sekutu bersikeras untuk membentuk tentara teror di perbatasan kita,” kata Erdogan. “Apa yang bisa disasar tentara teror itu kalau bukan Turki? Misi kita adalah mencekiknya bahkan sebelum dia lahir.”

“Inilah yang harus kita katakan kepada semua sekutu kita: jangan berada di antara kita dan organisasi teroris, atau kita tidak akan bertanggung jawab atas konsekuensi yang tidak diinginkan,” kata Erdogan.

“Entah Anda melepaskan bendera Anda untuk organisasi teroris tersebut, atau kami harus menyerahkan bendera itu kepada Anda … Operasi kita akan berlanjut sampai tidak ada satu teroris pun yang tersisa di sepanjang perbatasan kita.”

Baca: Erdogan Ancam Beri Sanksi Ekonomi Menyeluruh pada Kurdi Iraq

Erdogan juga mengatakan bahwa angkatan bersenjata Turki telah menyelesaikan persiapan untuk operasi penyerangan ke Afrin. Pada hari Ahad, dia mengatakan kepada anggota partai AKP-nya: “Jika teroris di Afrin tidak menyerah, kita akan mengalahkan mereka.”

Rusia juga menentang rencana AS tersebut, dan memperingatkan bahwa hal itu bisa mengarah pada pemecahbelahan Suriah.

Rencana pembentukan pasukan perbatasan itu mencakup 15.000 pejuang dari Syrian Democratic Forces (Pasukan Demokratik Suriah/SDF), sebuah milisi yang didominasi oleh YPG Kurdi.

Pasukan tersebut direncanakan akan ditempatkan di sepanjang perbatasan dengan Turki, di Suriah utara, perbatasan dengan Iraq di tenggara, dan di sepanjang lembah Sungai Efrat.

SDF memainkan peran strategis dalam membantu koalisi pimpinan AS di Suriah mengalahkan kelompok ISIS.

Baca:  Mossad Berperan dalam Referendum Kemerdekaan Kurdi, kata Erdogan

Fawaz Gerges,  profesor hubungan internasional di London School of Economics, memperingatkan bahwa, bagi Turki, pasukan perbatasan yang didukung AS itu adalah “tamparan pada wajah” dan telah memperuncing ketegangan antara kedua negara itu.

“Meskipun hubungan itu di bawah tekanan, mereka tidak akan memotong tali pusar yang dimiliki kedua belah pihak,” kata Gerges kepada MEE.

“Faktanya adalah bahwa warga Kurdi telah menjadi sekutu yang paling setia dan penting bagi Amerika. Mereka telah menumpahkan darah untuk menghancurkan basis ISIS dan ini penting bagi AS.”*/Abd Mustofa

 

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>
“Tak Ada Pasar Beras Sentral setiap Wilayah, Biaya Logistik jadi Mahal” http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2018/01/19/133468/tak-ada-pasar-beras-sentral-setiap-wilayah-biaya-logistik-jadi-mahal.html Fri, 19 Jan 2018 06:43:30 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=133468

“Beras di Indonesia hanya distok dari 6 dari 33 provinsi dan semua terkonsentrasi 67 persen di Pasar Beras Cipinang (PBC) dan akan tour ke daerah-daerah."

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>

Hidayatullah.com– Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Saidah Sakwan mengatakan, problem terkait beras di Indonesia merupakan problem yang diulang-ulang. Padahal di Indonesia ada enam provinsi/wilayah pemasok beras terbesar.

“Problem beras kok menjadi problem yang berulang, apalagi situasi hari ini dengan pernyataan pemerintah yang akan mengimpor beras sebanyak 500 ribu ton. Padahal sebenarnya pemasok terbesar beras di Indonesia berada pada enam provinsi,” ujarnya saat diskusi soal impor beras di Menteng, Jakarta, Rabu (17/01/2018).

Baca: KPPU: Hindari Eksploitasi Pasar, Perlu Konsolidasi Data Perberasan

Enam provinsi tersebut, jelasnya, yaitu Sumatera Utara memasok sekitar 5,4 persen atau 5,4 juta ton, Sumatera Selatan 6,6 persen atau 4,7 juta ton, lalu Jawa hampir memasok beras 50 persen, dan Sulawesi Selatan.

“Beras di Indonesia hanya distok dari 6 dari 33 provinsi dan semua terkonsentrasi 67 persen di Pasar Beras Cipinang (PBC) dan akan tour ke daerah-daerah.

Jadi beras ini benar-benar tour, dan akibatnya ada cost (biaya) logistik yang mahal, karena kita tidak punya pasar beras sentral di setiap wilayah. Dan ini manajemen stok dan tidak dilakukan oleh pemerintah,” paparnya mengkritisi.

Baca: Senator: Betulkah Kita Tak Ada Stok Beras?

Selain itu, ia menilai, diperlukan adanya konsolidasi data soal perberasan agar tidak ada oknum yang mengeksploitasi pasar.

Hal ini jelasnya terkait permasalahan impor beras dan tidak adanya persamaan data antara Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Perdagangan (Kemendag), dan Badan Urusan Logistik (Bulog) terkait beras.

“KPPU konsen betul dengan soal konsolidasi data perberasan nasional bersama,” ujarnya.* Zulkarnain

Baca: DPR Pertanyakan Urgensi Impor Beras

(Admin Hidcom,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )

]]>